BACAAJA, BANJARNEGARA – Musim kemarau mulai bikin warga di sejumlah wilayah Banjarnegara harus ekstra mencari air bersih. Kondisi itu salah satunya dirasakan warga Desa Kebutuhjurang, Kecamatan Pagedongan, yang mendapat kiriman 25.000 liter air dari Polres Banjarnegara, Kamis (24/9/2026).
Lima mobil tangki dikerahkan untuk mengangkut bantuan tersebut. Masing-masing kendaraan membawa 5.000 liter air yang kemudian disebar ke sejumlah titik penampungan warga di Desa Kebutuhjurang.
Bantuan ini diberikan setelah jajaran Polres Banjarnegara mengetahui langsung kondisi kekeringan yang dialami warga. Sebelumnya, persoalan air bersih itu disampaikan kepala desa saat Kapolres Banjarnegara berkunjung dalam kegiatan Satkamling.
Lima Tangki Air Dikirim ke Kebutuhjurang
Penyaluran bantuan diawali dengan pelepasan kendaraan tangki dari Mapolres Banjarnegara. Kapolres Banjarnegara AKBP Dr. Aruma Chandra Dewi, SIK, M.Krim memimpin langsung kegiatan tersebut bersama sejumlah pejabat utama Polres Banjarnegara.
Dari Polres, lima kendaraan tangki kemudian bergerak menuju kompleks perumahan relokasi bencana tanah bergerak di Dukuh Kalientok, Desa Kebutuhjurang. Di lokasi tersebut, warga sudah menyiapkan bak penampungan untuk menerima pasokan air.
Kapolres mengatakan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan sebelumnya ke Desa Kebutuhjurang. Saat itu, pihak desa menyampaikan bahwa warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kemarau.
“Terima kasih atas penyambutan kepada kami. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kami beberapa waktu lalu saat kunjungan Satkamling di sini. Saat itu Pak Kades menyampaikan bahwa Desa Kebutuhjurang mengalami kekeringan dan krisis air bersih,” ujar Aruma.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan bisa sedikit meringankan kebutuhan warga selama kemarau masih berlangsung. Polres Banjarnegara juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait supaya distribusi air bisa dilakukan secara berkala sesuai kondisi di lapangan.
Air Langsung Masuk Bak Penampungan
Penyaluran air dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Banjarnegara kepada warga. Air dari kendaraan tangki kemudian dialirkan ke bak-bak penampungan yang telah disiapkan masyarakat.
Setelah proses simbolis selesai, empat tangki lainnya langsung melanjutkan distribusi ke beberapa titik penampungan milik warga. Langkah ini dilakukan agar bantuan tidak hanya terpusat di satu lokasi.
Bagi warga yang tengah menghadapi keterbatasan air, tambahan pasokan tersebut menjadi bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terlebih, kebutuhan air tetap berjalan meski sumber air mulai sulit diandalkan saat kemarau.
Polres Banjarnegara menyatakan distribusi air akan dikoordinasikan dengan pihak terkait. Pola penyaluran berikutnya akan menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan kondisi kekeringan di wilayah tersebut.
Siswa SD Ikut Sambut Rombongan
Kedatangan Kapolres bersama rombongan juga mendapat sambutan dari siswa-siswi SDN 1 Kebutuhjurang. Suasana kunjungan makin cair ketika Kapolres turut membagikan susu kotak kepada para pelajar.
Kegiatan tersebut tak hanya menjadi agenda penyaluran air bersih, tetapi juga menjadi kesempatan jajaran kepolisian berinteraksi langsung dengan warga. Bantuan diberikan di tengah kondisi masyarakat yang sedang menghadapi dampak kemarau.
Camat Pagedongan Purwanto, SE, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Polres Banjarnegara atas perhatian yang diberikan kepada warga. Menurutnya, bantuan air sangat berarti bagi masyarakat yang sedang mengalami kekeringan.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Pagedongan, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Kapolres Banjarnegara beserta rombongan atas kedatangan dan pemberian bantuan air bersih kepada warga kami yang mengalami kekeringan, khususnya di Desa Kebutuhjurang,” ungkap Purwanto.
Kebutuhjurang Masuk Wilayah Distribusi
Pemerintah Kecamatan Pagedongan mencatat Desa Kebutuhjurang menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan distribusi bantuan air bersih selama periode kekeringan. Kondisi tersebut membuat penanganan kebutuhan air harus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak.
Bantuan dari Polres Banjarnegara menjadi salah satu upaya untuk menjaga ketersediaan air bagi warga selama musim kemarau. Distribusi dilakukan langsung ke titik-titik penampungan sehingga masyarakat bisa memanfaatkan air yang dikirim.
Dengan 25.000 liter air yang disalurkan dalam satu kali distribusi, warga Kebutuhjurang mendapat tambahan pasokan di tengah kondisi sumber air yang terbatas. Koordinasi lintas instansi juga disiapkan agar bantuan berikutnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan warga.
Musim kemarau yang belum sepenuhnya berakhir membuat persoalan air bersih masih perlu dipantau. Warga Kebutuhjurang kini bisa memanfaatkan pasokan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari sambil menunggu kondisi sumber air kembali membaik. (*)

