Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Usai Anak Krakatau, Semeru Menyusul Erupsi Abu Vulkanik Membumbung 1.000 Meter
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Usai Anak Krakatau, Semeru Menyusul Erupsi Abu Vulkanik Membumbung 1.000 Meter

Nugroho P.
Last updated: September 6, 2026 11:49 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Gunung Semeru erupsi.
SHARE

BACAAJA, LUMAJANG – Aktivitas gunung api kembali bikin perhatian tertuju ke Jawa Timur. Setelah Gunung Anak Krakatau erupsi, kini giliran Gunung Semeru yang memuntahkan material vulkanik pada Minggu (6/9/2026).

Erupsi Semeru terpantau dengan kolom abu yang membubung sekitar 1.000 meter di atas puncak. Aktivitas ini terekam oleh alat pemantau kegempaan dan menjadi perhatian karena kawasan sekitar Semeru masih menyimpan potensi bahaya susulan.

Badan Geologi mencatat erupsi tersebut berlangsung selama 102 detik. Amplitudo maksimum yang terekam di seismograf mencapai 23 milimeter.

Menyikapi aktivitas tersebut, Badan Geologi meminta masyarakat tidak melakukan kegiatan di sektor tenggara Gunung Semeru, terutama di sepanjang Besuk Kobokan.

Larangan aktivitas berlaku hingga jarak 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi. Kawasan ini dinilai berisiko terdampak material vulkanik yang meluncur mengikuti aliran sungai.

Masyarakat yang berada di luar radius tersebut juga diminta tidak beraktivitas terlalu dekat dengan tepian sungai. Jarak aman yang diminta setidaknya 500 meter dari sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan.

Pasalnya, perluasan awan panas maupun aliran lahar masih berpotensi terjadi. Jangkauannya bahkan bisa mencapai sekitar 17 kilometer dari puncak Semeru.

Bukan cuma aliran sungai, area sekitar kawah juga perlu dihindari. Badan Geologi meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak karena masih ada risiko lontaran batu pijar.

Warga juga diminta tetap waspada terhadap sejumlah ancaman lain yang bisa muncul sewaktu-waktu. Di antaranya awan panas, guguran lava, hingga lahar.

Potensi bahaya terutama perlu diwaspadai di sepanjang sungai dan lembah yang berhulu dari puncak Semeru. Besuk Kobokan menjadi salah satu jalur yang mendapat perhatian khusus.

Selain itu, kewaspadaan juga diperlukan di sepanjang Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Sungai-sungai kecil yang menjadi anak sungai Besuk Kobokan juga berpotensi menjadi jalur aliran lahar.

Badan Geologi mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan rekomendasi tersebut. Aktivitas vulkanik bisa berubah dengan cepat sehingga kondisi di sekitar gunung perlu terus dipantau.

Erupsi Semeru ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian terhadap aktivitas gunung api di Indonesia. Sebelumnya, Gunung Anak Krakatau juga dilaporkan mengalami erupsi dan menimbulkan dampak abu vulkanik.

Kondisi tersebut membuat masyarakat di sekitar kawasan rawan bencana diminta lebih sigap mengikuti informasi resmi. Terutama mereka yang tinggal atau beraktivitas di dekat sungai yang berhulu di kawasan Semeru.

Warga sebaiknya tidak mendekati zona yang sudah dinyatakan berbahaya hanya untuk melihat aktivitas erupsi dari dekat. Keselamatan tetap menjadi prioritas, apalagi ancaman awan panas dan lahar bisa datang mengikuti jalur sungai.

Dengan aktivitas erupsi yang masih berlangsung, perkembangan Gunung Semeru pun terus dipantau. Masyarakat diminta mengikuti arahan Badan Geologi dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. (*)

You Might Also Like

KAI Semarang Tambah Kapasitas KA Kaligung untuk Dukung MTQ Nasional

Angin Sapu Banyumas Semalam, Puluhan Bencana Datang Barengan

Kecelakaan Arus Mudik di Tol Bawen: Taruna Menuju Solo Ringsek Ditabrak Kijang

Sakit Kepala Gak Selalu Sepele, Otak Kadang Kasih Kode Pelan

Sempat Terganggu Akibat Banjir, Jalur KA Kaliwungu – Kalibodri Kendal Berangsur Normal

TAGGED:anak krakatauerupsi semerugunung semeru
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Erupsi Anak Krakatau Bikin Soekarno-Hatta Stop Terbang
Next Article Rudal Iran Bikin Kapal Perang AS Terancam

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MTQ Tinggal Hitungan Hari, Tinggal Bikin Simpang Lima Kinclong

MENUNGGU KERETA--Penumpang menunggu kereta api berhenti di Stasiun Semarang Tawang. (ist)

KAI Semarang Tambah Kereta ke Jakarta Antisipasi Lonjakan Penumpang Imbas Erupsi

Erupsi Anak Gunung Krakatau, Belasan Penerbangan Semarang Terganggu

Rudal Iran Bikin Kapal Perang AS Terancam

Usai Anak Krakatau, Semeru Menyusul Erupsi Abu Vulkanik Membumbung 1.000 Meter

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Sastra Sulap Puitik Yoga Bagus, Cara Baru Bikin Bahasa Jadi Seru

Oktober 24, 2025
Hukum

AKBP Basuki Akui Salah tapi Tak Pernah Minta Maaf Atas Kematian Levi

Maret 17, 2026
Hukum

Napi Ngopi Santai di Kendari, Petugas Langsung Disorot

April 16, 2026
UANGKAP KASUS--Jajaran Polda Jateng merilis pengungkapan kasus alih fungsi lahan sawah jadi tambak udang, Rabu (10/6/2026). (ist)
Hukum

Sulap Sawah Jadi Tambak, Pengusaha Batang Jadi Tersangka

Juni 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Usai Anak Krakatau, Semeru Menyusul Erupsi Abu Vulkanik Membumbung 1.000 Meter
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?