Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kerangka Mayat di Tebing Tol Jangli Ungkap Misteri Hilangnya Mozza
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kerangka Mayat di Tebing Tol Jangli Ungkap Misteri Hilangnya Mozza

R. Izra
Last updated: September 4, 2026 9:05 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
EVAKUASI - Petugas mengevakuasi kerangka manusia dari semak-semak di tebing Tol Jangli, Semarang.
EVAKUASI - Petugas mengevakuasi kerangka manusia dari semak-semak di tebing Tol Jangli, Semarang.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Misteri hilangnya remaja perempuan Mozza Axillia Gunarsa (18) warga Gebugan RT04/RW01, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, menemukan titik terang. Penemuan kerangka manusia utuh di lereng Jalan Tol Jangli, arah perumahan Candigolf, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jumat (4/9/2026), menyibak kabut gelap hilangnya Mozza.

Kerangka mayat itu ditemukan terbungkus karung plastik. Tergeletak begitu saja semak-semak di tebing Tol Jangli, Kota Semarang. Penemuan ini mengindikasikan mayat itu memang sengaja dibuang, tak dikuburkan.

Informasi yang dihimpun, penemuan kerangka di TKP itu setelah polisi mengamankan pria yang diduga kuat berkaitan dengan hilangnya Mozza.

Dari identifikasi forensik, kerangka itu dari jasad berkelamin perempuan. Identifikasi salah satunya dari tulang rahang bawah lebih landai dan struktur pinggul. Perkiraan usia 17 hingga 25 tahun diidentifikasi dari struktur gigi rahang bawah paling belakang yang baru akan tumbuh.

Hasil identifikasi juga menemukan resapan darah di tengkorak kiri atas dan tulang pipi kiri. Diduga dari luka yang menyebabkan kematian.

Jasad korban tampak dibungkus karung, dan ditemukan pula sarung. Ditemukan baju sewater lengan panjang warna krim, bekas rambut yang masih terdapat jepit rambut motif bunga.

Di dalam karung, ditemukan pula kabel ties dan sejumlah tali rafia yang diduga untuk mengikat jenazah sebelum dibungkus lapis demi lapis.

Perihal temuan ini, pihak Polres Semarang telah memanggil orang tua dari Mozza untuk dimintai keterangan lebih lanjut, terutama untuk keperluan pencocokan identitas. Sebelumnya, orang tua korban telah melaporkan kehilangan Mozza pada Juni tahun 2025 lalu.

“Orang tuanya sudah kita undang ke RS Bhayangkaraa Semarang, kita periksa. Nanti hasilnya seperti apa, apakah itu sudah cukup atau perlu atau perlu tes DNA lagi, itu nanti dari ahlinya,” kata Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo, kepada wartawan, Jumat.

Dia mengiyakan adanya penemuan jenazah yang sudah jadi kerangka di wilayah hukum Polrestabes Semarang. Dia mengatakan jenazahnya dibungkus karung, lalu dibuang di pinggir jalan tol.

“Itu kan kita harus betul-betul pastikan bahwa itu si korban, jadi kan harus scientific investigation,” lanjutnya.

Dia membenarkan adanya seorang laki-laki yang diamankan, yang diduga berkaitan dengan penemuan jenazah itu.

Mozza Axillia Gunarsa dilaporkan ayahnya Singgih (42) ke Polres Semarang pada 28 Juni 2026. Mozza lahir di Kabupaten Semarang 20 Juli 2007, tinggal di Gebugan RT4/RW01, Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Tak berapa lama dari hilangnya Mozza, di Kota Semarang di sejumlah tempat, ditemukan ponsel, KTP dan SIM miliknya.

Ketika dilaporkan, Mozza punya ciri fisik; berat badan sekira 50kg, tinggi badan 160cm, rambut ikal panjang, mata coklat. Ciri khususnya; tahi lalat di sebelah pipi kanan dan tanda lahir bintik warna coklat sebelah pelipis kanan.

Di sisi lain, petugas Reserse Kriminal maupun Reserse PPA – PPO Polrestabes Semarang pada Jumat siang juga mengecek sebuah tempat kos di Jalan Garuda nomor 5 RT04/RW12, Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Di situ, diduga merupakan lokasi pembunuhan korban.

Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto membenarkan adanya penemuan jenazah di wilayah hukum Polrestabes Semarang itu.

“Ditangani Polrestabes Semarang, kami masih melakukan serangkaian penyelidikan, sedang kami dalami,” kata Yuliyanto saat diwawancara di Mako Ditreskrimsus Polda Jateng, Jumat (4/9/2026) siang.

Kepala Satuan Reserse PPA – PPO Polrestabes Semarang Kompol Ni Made Sriniti mengatakan dari temuan kerangka itu ditemukan sejumlah kesamaan dengan ciri-ciri korban yang sebelumnya dilaporkan hilang.

“Cici-ciri pakaian dan tinggi badannya sudah sesuai,” kata Ni Made.

Dia mengatakan identifikasi DNA juga dilakukan untuk memastikan identitas korban. “Masih ada DNA-nya, masih diambil proses itu samaa pihak rumah sakit,” lanjutnya.

Dia menyebut gelar perkara penyidik dilakukan Jumat sore ini untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya. (eka)

You Might Also Like

AI Bikin Aib: Wajah Siswa Disulap Jadi Video Mesum!

Dorong Inklusi, Nawal Yasin Minta Program Difabel Masuk ke Kecamatan Berdaya

Hati-Hati! Asap TPA Jatibarang Mengandung Partikel Berbahaya

20 Guru Besar Adu Argumen Soal Amnesti Koruptor, Singgung Kewenangan Presiden

Glowing Instan Bisa Berujung Petaka, dr. Teddy: Gak Segampang Itu, Kecantikan Bukan Sulap

TAGGED:headlinekerangka manusiaorang hilangtebing jalan tol
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BGN: Kasus Keracunan MBG Mulai Masuk Penyidikan
Next Article Ilustrasi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Keracunan MBG Sidoarjo, Anak-anak Disiapkan Trauma Healing

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PERMINTAAN MAAF: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terkait polemik isu kepemilikan tanah oleh negara. Permintaan maaf tersebut ia sampaikan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (12/8/2025). (ist)

Melacak Keberadaan Nusron Wahid, Dirjen Imigrasi: Belum Terinformasi Kembali ke Indonesia

GUNUNG KEBAKARAN: Asap kebakaran mengepul di dekat area puncak Gunung Sumbing, Selasa (20/10/2026) siang. (ist)

Gunung Sumbing Kebakaran, Kepulan Asap Membubung hingga Puncak

MENINGGAL DI ATAS MOTOR - Seorang ibu di Ponorogo, Lu’luatun Nikmah, meninggal dunia di atas motor saat dalam perjalanan membeli obat, di kawasan Nailan, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim), Sabtu sore (17/10/2026). Ibu empat orang anak itu meninggal tepat di samping anak bungsunya yang masih balita.

Pilu! Ibu di Ponorogo Meninggal di Samping Anak Balitanya saat Perjalanan Beli Obat

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Cara Wonosobo Turunkan Angka Kemiskinan hingga 4,33 Persen, Bupati Afif: Gak Cukup Andalkan Bansos!

Pemprov Jateng Biayai Kuliah 482 Santri hingga Lulus

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Ketua Siwo: Wartawan Olahraga Harus Jadi Bagian dari Solusi, Bukan Sekadar Penonton

September 9, 2025
Sepak Bola

Salah Tendang, Karier Langsung Tamat

Januari 23, 2026
Ilustrasi pajak.
Hukum

Sandera Pajak di Semarang Akhirnya Bebas, Tunggakan Rp25 Miliar Dilunasi

Januari 16, 2026
UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Olahraga

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asian Games 2026

Oktober 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kerangka Mayat di Tebing Tol Jangli Ungkap Misteri Hilangnya Mozza
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?