Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bantah Bullying, Undip Ungkap Penyebab Kematian Dokter Residen PPDS
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Bantah Bullying, Undip Ungkap Penyebab Kematian Dokter Residen PPDS

R. Izra
Last updated: September 1, 2026 8:28 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)
KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Universitas Diponegoro (Undip) menyatakan kematian dr Yuda Nabella Prameswari, M.Biomed., residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Jiwa, bukan karena perundungan.

Pernyataan ini disampaikan Undip merespons informasi yang ramai beredar di media sosial yang mempertanyakan dugaan praktik bullying di lingkungan pendidikan PPDS Undip.

Menurut Undip, berdasarkan laporan resmi yang diterima universitas, Nabella meninggal setelah menjalani perawatan di RSUP Dr Kariadi karena demam berdarah dengue (DBD).

Bacaaja: Dokter Residen PPDS Undip di RSUP dr Kariadi Ada yang Meninggal, Bullying Lagi?
Bacaaja: Kemenkes: Sistem Kasta Senioroitas Tak Hanya di PPDS Undip

“Almarhumah meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUP Dr. Kariadi karena sakit Demam Berdarah,” kata Direktur Jejaring Media, Komunitas dan Komunikasi Publik Undip, Nurul Hasfi, Selasa (1/8/2026).

Nabella meninggal pada 28 Agustus pukul 19.06 WIB di ICU RSUP Dr Kariadi. Sebelumnya, ia menjalani perawatan selama 15 hari dan selama dirawat didampingi keluarga serta pihak departemen dan program studi.

Jenazah Nabella kemudian dibawa kembali ke rumah keluarganya di Serang, Banten.

Undip juga menjelaskan status Nabella sebagai mahasiswa PPDS. Ia merupakan angkatan ke-85 Program Studi Kedokteran Jiwa FK Undip dan mulai mengikuti pendidikan pada 16 Juli 2026.

Saat meninggal, Nabella masih berstatus PPDS semester 1 mengikuti pendidikan. Ia juga masih menjalani masa orientasi serta mengikuti Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) di kelas.

“Almarhumah masih dalam masa orientasi dan baru menjalani perkuliahan selama sekitar 1,5 bulan serta masih mengikuti MKDU di kelas dan belum praktik di rumah sakit,” ujar Nurul. (bae)

You Might Also Like

Watch Party MotoGP di Jogja, Antusiasme Menuju Mandalika 2026 Makin Panas

Ogoh-Ogoh Turun ke Jalan, Semarang Siap Pesta Toleransi

Shin Tae-yong Dipecat di Indonesia, Kini Melatih Lagi

Pemain PSIS Tetap Dapat ‘PR’ Latihan Selama Jeda Liga

Wali Kota Semarang Akui Jalur Silayur Tak Layak Dilintasi Truk Besar

TAGGED:bullyingdokter residenheadlinePPDSppds undiprsup dr kariadiundip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bonggol Jagung Sumut Tembus Jepang, Nilainya Rp1 Miliar
Next Article BERI BANTUAN--Kejati dan Kejari Kota Semarang menyalurkan bantuan sosial kepada warga Genuk, Semarang dalam rangka Hari Lahir Kejaksaan, Selasa (1/9/2026). (ist) Kejaksaan Salurkan Bantuan ke Warga Genuk yang Kerap Terdampak Rob

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

2.500 Pelari Ikuti Susurun 2026

Warga Binaan Lapas Purwodadi Panen Ratusan Kilogram Lele Mutiara

Anak Susah Bangun? Trik Umpan Makanan Favorit Ada Syaratnya

Karhutla Bikin Anak Terjebak di Rumah, Psikolog Ingatkan Dampaknya

Anak Mendadak Takut Pipis? Jangan-Jangan Trauma Dibentak

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pemprov Kawal Korban Kasus Pesantren Agar Tetap Sekolah

Mei 7, 2026
Fokus

Gubernur Jateng Gowes ke Kantor, ASN Diajak Ikut “Waras Energi”

April 9, 2026
HADIRKAN BERDAYA - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah membawa Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BERDAYA ke SMA SLB B Yakut Purwokerto, Rabu (5/8/2026) kemarin. PLN Icon Plus dorong siswa mengenali dunia industri dan teknologi komunikasi.
Info

Program BERDAYA PLN Icon Plus Hadir di SLB B Yakut Purwokerto, Kenalkan Dunia Industri dan Teknologi Telekomunikasi

Agustus 12, 2026
DPD Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Jawa Tengah sowan ke Gubernur Ahmad Luthfi, Senin (15/9/2025). Merka curhat soal banyaknya hambatan di lapangan. Dalam curhatnya, Himperra menuturkan, para pengembang sudah siap tancap gas bangun rumah subsidi, tapi kalau urusan izin masih bertele-tele.Foto: dok/humas
Daerah

Urusan Rumah Subsidi Jangan Sampai Nyangkut di Meja Izin

September 16, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bantah Bullying, Undip Ungkap Penyebab Kematian Dokter Residen PPDS
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?