Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Warga Tolak Geothermal Semarang-Kendal, ESDM Jateng Buka Suara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sirkular

Warga Tolak Geothermal Semarang-Kendal, ESDM Jateng Buka Suara

Belum juga masuk tahap pengeboran, rencana pengembangan geothermal di wilayah Kabupaten Semarang dan Kendal sudah lebih dulu bikin sebagian warga waswas.

T. Budianto
Last updated: September 1, 2026 2:28 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
Kepala Dinas ESDM Provinsi Jateng, Agus Sugiharto. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng meminta masyarakat tidak panik menyikapi rencana pengembangan potensi energi panas bumi atau geothermal di wilayah Kabupaten Semarang dan Kendal.

Pemerintah memastikan rencana tersebut masih berada pada tahap awal. Bahkan, sepanjang semester kedua tahun 2026, kegiatan yang dilakukan masih sebatas studi sosial, sosialisasi kepada masyarakat hingga tingkat desa, serta proses pengurusan perizinan.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Jateng, Agus Sugiharto mengatakan, pemerintah daerah terus memantau perkembangan rencana pengembangan panas bumi tersebut, meski kewenangan utamanya berada di pemerintah pusat sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.

Baca juga: Gunung Ungaran Mau Dibor? Tenang, Jalannya Masih Panjang

“Pada 2026 di semester dua ini baru akan dilakukan studi-studi terkait studi sosial, pelaksanaan sosialisasi sampai tingkat desa, kemudian ngurus perizinan,” ujar Agus di Gedung DPRD Jateng, Semarang, Senin (31/8/2026).

Agus menegaskan, pengembangan energi panas bumi tidak serta-merta dilakukan dengan pengeboran di sembarang lokasi. Penentuan titik maupun kedalaman pengeboran nantinya harus melalui kajian teknis berdasarkan posisi reservoir atau sumber uap di bawah permukaan.

Ia pun meluruskan kekhawatiran sebagian masyarakat yang menganggap kawasan wisata maupun kawah akan menjadi lokasi pengeboran. “Jadi, terus ojo ngartine ning kawah dibor, yo enggak,” tegasnya.

Energi Terbarukan

Menurut Agus, energi panas bumi justru termasuk salah satu sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan. Namun, keberlanjutan energi tersebut sangat bergantung pada kondisi lingkungan di sekitar reservoir.

Karena itu, kelestarian kawasan menjadi salah satu hal penting yang harus dijaga dalam pengembangan geothermal. Lingkungan di sekitar sumber panas bumi harus tetap hijau agar keseimbangan air dan reservoir tetap terjaga.

“Di dunia, energi panas bumi itu merupakan salah satu energi yang green energy atau ramah lingkungan,” jelas Agus. Ia mencontohkan pengelolaan panas bumi di kawasan Dieng. Dalam prosesnya, air sisa pengolahan tidak dibuang begitu saja, melainkan diinjeksi kembali ke dalam tanah untuk menjaga keseimbangan cadangan air.

Di sisi lain, munculnya penolakan dan kekhawatiran masyarakat terhadap rencana geothermal di Semarang dan Kendal juga menjadi perhatian pemerintah. Agus menilai perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi.

“Orang berpendapat atau tidak sependapat itu salah satu bentuk demokrasi, tapi kan perlu dipahami dan dipelajari dasar-dasarnya,” katanya. Menurutnya, berbagai kekhawatiran yang muncul justru dapat menjadi masukan sekaligus rambu bagi pemerintah dan pengembang agar lebih berhati-hati dalam menjalankan setiap tahapan proyek.

Baca juga: Geothermal Belum Jalan, Warga Lawu Sudah Rasakan Dampak Lingkungan: Banjir Jadi Alarm

Pemerintah, kata Agus, juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan pihak terkait sebelum menentukan langkah-langkah teknis, termasuk titik pengeboran.

“Bentuk kekhawatiran itu merupakan rambu-rambu bagi pelaksana untuk memperhatikan hal-hal yang dikhawatirkan masyarakat supaya tidak terjadi,” pungkas Agus.

Singkatnya, geothermal Semarang-Kendal saat ini masih di fase “ngobrol, mengkaji, dan ngurus izin”, belum fase “angkat bor, gas!”. Jadi, warga boleh kritis. Pemerintah juga wajib transparan. Sebab kalau soal proyek besar, yang dibutuhkan bukan cuma energi panas bumi, tapi juga kepala yang tetap dingin. (dul)

You Might Also Like

Cak Imin Minta Tradisi Santri Nguli di Pesantren Dikaji: Gak Boleh Bangun Gedung Tanpa Izin

Pengakuan Emak-emak Massa Bayaran Demo Dukung MBG: Dapat Uang Jajan, Seratus

Sidang Vonis Aktivis Pati Disorot! Putri Gus Dur hingga Ketua BEM UGM Datang, Ingatkan Soal Ini

IHSG Ambrol Purbaya Murka! Perintahkan BEI Beresin Saham Gorengan Sebelum Maret

Cari Nahkoda Baru KONI Jateng, Tim Penjaringan Resmi Start Mesin!

TAGGED:Geothermalheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tujuh Pejabat Polres Banjarnegara Resmi Berganti
Next Article Kursi Komisi Informasi Jateng Dibanjiri Peminat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PRABOWO WARGA NU - Presiden Subianto menerima Kartu Tanda Anggota NU (Kartanu) yang berlaku seumur hidup. Kartanu diserahkan langsung Rais Aam KH Miftachul Akhyar saat rangkaian acara penutupan Muktamar NU di Jombang.

Prabowo Terima Karta Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup

DPR Minta Pungli Pendidikan Jangan Jadi Kebiasaan

Presiden Prabowo Subianto. (ist)

Prabowo Kasih “Privilege” Dayak Pedalaman Masuk TNI

Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo, Magelang, KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf).

Gagal Jadi Calon Ketua Umum PBNU, Gus Yusuf Titip Pesan untuk Gus Kikin

ISI BBM - Ilustrasi pelanggan mengisi BBM di SPBU.

Pemerintah Naikin Kuota Subsidi BBM, Bikin Warga Gembira: Lega, Bisa Hemat Pengeluaran!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Pembenahan Tata Ruang Kunci Cegah Banjir Rob Berulang

April 29, 2026
Olahraga

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Agustus 12, 2026
Ilustrasi OTT KPK.
Hukum

Daftar 7 Bupati/Wali Kota Hasil Pilkada 2024 yang Terjaring OTT KPK, Dua dari Jateng

Maret 3, 2026
Info

Speling Butuh Amunisi, 33 Jurusan Dokter Spesialis Baru Gaspol dari Solo

Februari 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Warga Tolak Geothermal Semarang-Kendal, ESDM Jateng Buka Suara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?