Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Hari Ini Empat Kelompok Turun ke DPR, Tuntutannya Beda
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Hari Ini Empat Kelompok Turun ke DPR, Tuntutannya Beda

Nugroho P.
Last updated: Agustus 27, 2026 6:44 am
By Nugroho P.
7 Min Read
Share
ilustrasi Demonstrasi di Jakarta.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Jakarta kembali ramai oleh rencana aksi massa. Sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa dijadwalkan menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).

Contents
AMPB Soroti Koruptor dan RUU Perampasan AsetAMDB Tambah Isu Harga KebutuhanGERAM Datang dengan 10 TuntutanRMP4 Justru Bawa DukunganPerjalanan Massa Pati Diwarnai KendalaJalur Menuju Jakarta Diperketat

Bukan satu isu saja yang dibawa ke jalan. Sedikitnya ada empat kelompok yang akan menyampaikan aspirasi, mulai dari desakan pengesahan RUU Perampasan Aset, persoalan harga kebutuhan pokok, kritik terhadap kebijakan pemerintah, sampai dukungan untuk program Presiden Prabowo Subianto.

Empat kelompok tersebut yakni Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB), Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), serta Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4). Masing-masing datang dengan agenda yang cukup berbeda.

AMPB Soroti Koruptor dan RUU Perampasan Aset

AMPB membawa dua tuntutan utama dalam aksi kali ini. Mereka mendesak DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset Koruptor dan meminta hukuman mati bagi koruptor.

Massa Pati juga meminta DPR memberikan pernyataan tertulis soal komitmen mempercepat pengesahan aturan tersebut. Selain itu, mereka mendorong agar kasus dugaan korupsi yang melibatkan pejabat Pemerintah Kabupaten Pati segera dituntaskan.

Salah satu perkara yang menjadi sorotan adalah kasus yang menjerat Bupati Pati Sudewo terkait dugaan suap dan korupsi proyek jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Meski membawa kritik keras, AMPB menegaskan aksinya bukan gerakan untuk menjatuhkan pemerintahan Prabowo-Gibran. Mereka menyebut fokus aksi tetap pada tuntutan yang telah disampaikan kepada DPR.

AMDB Tambah Isu Harga Kebutuhan

Aliansi Masyarakat Depok Bersatu membawa tuntutan yang mirip dengan AMPB, tetapi ditambah persoalan kebutuhan sehari-hari. Mereka meminta RUU Perampasan Aset segera disahkan dan hukuman mati bagi koruptor.

Selain itu, AMDB mendesak pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok. Kelompok ini sebelumnya berencana menggelar aksi di DPRD Kota Depok sebelum bergabung dengan massa Pati di Jakarta.

AMDB juga ikut menyoroti penundaan transaksi rekening yang digunakan untuk menampung donasi masyarakat bagi aksi warga Pati.

GERAM Datang dengan 10 Tuntutan

Berbeda dari dua kelompok sebelumnya, GERAM membawa daftar tuntutan yang jauh lebih panjang. Total ada 10 poin yang akan mereka suarakan di depan DPR.

GERAM meminta pertanggungjawaban politik dan hukum Prabowo-Gibran atas kebijakan yang mereka nilai memperluas militerisme, melemahkan demokrasi, dan memperbesar ketimpangan ekonomi.

Mereka juga menyerukan penghentian Koperasi Desa Merah Putih dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), disertai evaluasi transparansi anggaran serta potensi patronase politik.

Soal ekonomi, GERAM meminta kebijakan pajak yang dinilai membebani rakyat dihentikan, sekaligus mendorong pajak progresif bagi pemilik modal besar. Mereka juga menuntut harga kebutuhan pokok turun dan upah buruh naik.

Di sektor pendidikan dan kesehatan, GERAM mendorong layanan gratis, ilmiah, dan berkualitas. Mereka menolak komersialisasi kampus serta pemangkasan anggaran layanan dasar.

Isu bencana juga masuk daftar tuntutan. GERAM meminta bencana di Sumatera dan NTT ditetapkan sebagai bencana nasional dan penanganannya dipercepat.

Mereka turut menyoroti hak pekerja rumah tangga, demiliterisasi, penghentian pembangunan batalyon, serta penghentian kriminalisasi terhadap aktivis. GERAM juga meminta seluruh aset koruptor disita untuk kemudian dimanfaatkan bagi pendidikan, kesehatan, dan pemulihan wilayah terdampak bencana.

GERAM memperkirakan sekitar 1.000 orang akan ikut dalam aksi yang dijadwalkan mulai pukul 14.00 WIB. Mereka juga meminta pimpinan DPR turun langsung menemui massa untuk berdialog.

RMP4 Justru Bawa Dukungan

Kalau tiga kelompok sebelumnya datang membawa kritik dan tuntutan, RMP4 mengambil posisi berbeda. Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo berencana datang ke Jakarta untuk menyuarakan dukungan terhadap sejumlah program pemerintah.

Sekitar 500 tiket keberangkatan disiapkan untuk massa dari Bangkalan, Jawa Timur. Mereka berasal dari beragam latar belakang, mulai dari tukang becak, buruh, kuli, sopir, tukang, hingga sales.

Salah satu program yang mereka dukung adalah MBG. Menurut RMP4, program tersebut membantu keluarga karena anak-anak mendapat makanan bergizi, sementara uang saku mereka bisa disimpan.

Meski mendukung, RMP4 tetap meminta program MBG dievaluasi. Mereka menilai sejumlah dapur perlu dibenahi agar pelaksanaannya makin rapi dan manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.

Perjalanan Massa Pati Diwarnai Kendala

Jelang aksi, perjalanan massa AMPB menuju Jakarta juga sempat diwarnai sejumlah kejadian. Polisi meminta penundaan transaksi pada rekening yang digunakan untuk menampung donasi masyarakat sejak Jumat (21/8/2026).

Polda Metro Jaya menyatakan langkah tersebut bukan pemblokiran permanen. Transaksi ditunda selama lima hari kerja untuk kepentingan penyelidikan aliran dana, dengan proses yang turut melibatkan OJK dan Kementerian Sosial.

Massa AMPB juga menyebut sejumlah bus yang membawa warga Pati dihentikan aparat saat perjalanan menuju Jakarta. Meski begitu, sebagian massa yang sudah berada di Jakarta tetap bersiap mengikuti aksi.

Dalam perjalanan lainnya, sebuah bus berisi 17 orang dari Pati disebut dilempari batu dari atas jembatan penyeberangan orang di Tol Jakarta-Cikampek, kawasan Karawang. Tiga orang dilaporkan mengalami luka ringan akibat pecahan kaca.

Persiapan aksi pada Rabu (26/8/2026) malam juga sempat memanas di depan Gedung DPR. Ketegangan muncul setelah kelompok lain datang menyampaikan imbauan agar massa yang hendak berdemo tidak membuat kericuhan.

Polisi kemudian membuat barikade untuk memisahkan kelompok yang terlibat ketegangan. Setelah dilakukan negosiasi, massa AMPB akhirnya meninggalkan area depan gerbang utama sekitar pukul 20.12 WIB, sementara sebagian logistik dipindahkan ke trotoar.

Jalur Menuju Jakarta Diperketat

Mengantisipasi pergerakan massa dari luar Jakarta, polisi memperketat pengawasan di sejumlah akses masuk. Pemantauan dilakukan di jalur tol, terminal, stasiun, hingga sejumlah pintu masuk wilayah Bekasi dan Tangerang.

Polisi juga memberi perhatian pada bus dan kendaraan bak terbuka yang dinilai berpotensi membawa massa menuju lokasi aksi. Pemeriksaan dilakukan secara selektif untuk mencegah masuknya barang berbahaya maupun pihak yang berniat membuat kericuhan.

Dengan agenda yang beragam, demonstrasi 27 Agustus diperkirakan bakal menjadi aksi dengan warna aspirasi yang cukup kontras. Ada yang datang untuk menekan DPR, ada yang membawa kritik terhadap pemerintah, sementara kelompok lain justru turun ke Jakarta untuk menyatakan dukungan. (*)

You Might Also Like

Ghina Salsabila, Si Pendekar Muda dari Purbalingga yang Bikin Bangga Indonesia di Kancah Asia

Bos-Bos Tionghoa Diminta Gas Ekonomi Jateng

Lebaran Seru Jalan, Awas Campak Diam-Diam Ikut Ngintip Anak

Urusan Rumah Subsidi Jangan Sampai Nyangkut di Meja Izin

Dana Negara Digelontor, Bank Mandiri Gas Kredit Sektor Produktif

TAGGED:demo jakartademonstrasiheadlineRUU Perampasan Aset
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article DAMPINGI KORBAN--Zainal Petir bersama korban edit foto cabul AI. (ist) Keluarga Terlapor Kasus Foto AI Cabul Minta Damai, Begini Respons Menohok Kuasa Hukum Korban
Next Article Begini Persiapan Polisi Amankan Demo Hari Ini

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Demo DPR Polisi Amankan 65 Orang

BARANG BUKTI--Barang bukti paket sabu-sabu diamankan polisi. (ist)

Polisi Tangkap 2 Bandar Sabu di Semarang, Sita 51 Paket Hemat Siap Edar

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Apa yang Bikin Rakyat Kecewa? Survei Tempo: Kepuasan Kinerja Prabowo-Gibran Anjlok Jadi 37 Persen

CEK KESEHATAN RUTIN - Daily Health Checking PLN Icon Plus meliputi pemeriksaan tekanan darah, suhu tubuh, denyut nadi, kadar saturasi oksigen, serta kondisi fisik secara umum.

Melalui Daily Health Checking, PLN Icon Plus Perkuat Penerapan HSSE

BERI KETERANGAN: Kuasa Hukum korban Zainal Petir saat memberi keterangan di Mapolda Jateng, Kamis (6/8/2026). (dul)

Perut Gadis Autis Makin Besar, Pria yang Diduga Menghamili Menghilang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

IHSG KEMBALI RONTOK - Ilustrasi bursa saham kembali nyungsep. IHSG kembali rontok.
Ekonomi

IHSG Kembali Nyungsep 2,5% setelah Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif

Februari 6, 2026
Tim Bhayangkara Presisi Juara PLN Mobile Proliga 2025 Putra
Olahraga

Bhayangkara Presisi Pertahankan Gelar Proliga

Mei 12, 2025
Ilustrasi pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT) menggunakan tenaga surya dan kincir angin.
Sirkular

Pertamina NRE Ekspansi ke Luar Negeri, Borong Saham Perusahaan EBT di Filipina

Juni 20, 2025
Sepak Bola

Duel Tim Impresif: DPD 1 dan Kabupaten Semarang Siap Bentrok di Final Soekarno Cup 2025

Juni 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Hari Ini Empat Kelompok Turun ke DPR, Tuntutannya Beda
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?