Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bill Gates Dulu Malas Matematika, Kok Bisa?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Teknologi

Bill Gates Dulu Malas Matematika, Kok Bisa?

Nugroho P.
Last updated: Agustus 24, 2026 3:37 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Bill Gates
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Siapa sangka sosok di balik raksasa teknologi Microsoft ternyata pernah merasa matematika itu membosankan. Bill Gates mengaku semasa SMP dirinya justru kurang bergairah saat harus berhadapan dengan pelajaran yang belakangan menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan teknologinya.

Cerita itu dibagikan Gates saat berbincang dengan Sal Khan, pendiri Khan Academy. Ia mengenang masa ketika masih duduk di kelas delapan dan belum melihat matematika sebagai sesuatu yang menarik.

Padahal, gurunya sudah melihat Gates punya potensi besar. Sang guru bahkan berusaha mencari cara agar muridnya yang satu ini lebih tertarik belajar, termasuk memberinya buku untuk dibaca.

“Saat awal belajar matematika, saya agak malas,” kata Gates dalam wawancara tersebut.

Gates mengaku saat itu dirinya merasa materi yang dipelajari kurang seru. Ia bahkan pernah menyampaikan kepada gurunya bahwa kegiatan belajar yang dilakukan belum terasa menarik.

Namun, buku yang diberikan sang guru perlahan membuat cara pandangnya berubah. Gates mulai melihat bahwa sesuatu yang terasa praktis dan bisa langsung diterapkan justru punya daya tarik tersendiri.

“Hal ini mengubah semua pandangan saya tentang pendidikan. Menurut saya, semakin sedikit usaha yang Anda lakukan, hal itu semakin keren,” ujarnya.

Perjalanan Gates kemudian berlanjut ke Universitas Harvard. Meski sempat menikmati pengalaman belajar di kampus bergengsi tersebut, ia akhirnya memilih meninggalkan bangku kuliah pada 1975 untuk membangun Microsoft bersama Paul Allen.

Keputusan itu diambil karena Gates merasa perkembangan dunia komputer sedang melaju cepat. Ia khawatir jika tetap bertahan di kampus, dirinya justru kehilangan momentum revolusi komputasi yang sedang berlangsung.

Meski menjadi contoh terkenal soal mahasiswa yang drop out lalu sukses besar, Gates tetap menyarankan mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi. Menurutnya, kuliah tetap memberikan pengalaman dan pendidikan yang berharga.

Di dunia kerja, Gates dikenal punya etos kerja yang sangat tinggi. Saat masih berusia 30-an hingga 40-an, ia bahkan mengaku pernah berlomba dengan rekan-rekannya untuk tidur sesedikit mungkin demi pekerjaan.

Namun, gaya hidup itu kini sudah berubah. Gates lebih memperhatikan kesejahteraan dirinya, termasuk memantau kualitas tidur untuk menjaga kesehatan otak.

Menariknya, ada sisi lain Gates yang mungkin tidak banyak diketahui. Pendiri Microsoft itu ternyata juga cukup dekat dengan dunia game.

Dalam sebuah tulisan di blog pribadinya, Gates membahas novel “Tomorrow, and Tomorrow, and Tomorrow” karya Gabrielle Zevin. Buku tersebut bercerita tentang dunia video game dan membuat Gates teringat pada pengalamannya sendiri.

“Saya tidak pernah mengira saya akan bersinggungan dengan buku tentang game, tetapi saya suka Tomorrow, and Tomorrow, and Tomorrow,” tulis Gates.

Gates awalnya merasa dirinya belum pantas disebut gamer. Alasannya sederhana, ia tidak menghabiskan berjam-jam setiap hari untuk memainkan game atau mendalami berbagai seluk-beluknya.

Meski begitu, ia mengaku sejak muda sudah menikmati permainan arcade. Salah satu yang paling ia kuasai adalah Tetris, game puzzle yang populer pada era 1980-an.

Belakangan, Gates juga rutin memainkan sejumlah game online ringan. Ia menyebut Spelling Bee dan berbagai varian Wordle sebagai beberapa permainan yang pernah ia mainkan.

Karena definisi gamer sekarang makin luas, Gates akhirnya merasa tak masalah jika dirinya ikut disebut gamer. Menurutnya, seseorang tak harus menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar untuk bisa menikmati permainan.

“Dalam beberapa tahun terakhir, saya mulai memainkan banyak permainan online seperti Spelling Bee dan beberapa varian Wordle,” kata Gates.

“Definisi seorang gamer menjadi jauh lebih luas dan lebih inklusif, dan mungkin adil untuk mulai memanggil saya begitu,” lanjutnya. (*)

You Might Also Like

Bos Google Bilang Investasi AI Sudah Lebay dan Irasional, tapi . . .

Bikin Greget! Ada Drama Aplikasi Wajib di Ponsel Baru India

Komdigi Berulah, Jual Beli HP Bakal Kaya Motor Bekas

HP Android Kebanyakan Iklan, Ternyata Ada Cara Bikin Anteng

Bill Gates Keluar dari Top 10 Orang Terkaya AS

TAGGED:Bill Gateskomputermatematikateknologi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Isu Hijab di Unhan, MUI Minta Jangan Abu-Abu
Next Article UNGKAP KASUS - Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana menggelar konferensi pers kasus dugaan kasus perundungan siswa sebuah SMP hingga korban tewas, Senin (24/8/2026). Miris! Siswa SMP di Pemalang Dirundung Kakak Kelas hingga Tewas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MAKNA KEMERDEKAAN - Bagi PLN Icon Plus, semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kontribusi hadirkan solusi teknologi, telekomunikasi, konektivitas, dan layanan digital.

PLN Icon Plus Regional Jawa Bagian Tengah Maknai HUT ke-81 RI: Perkuat Sinergi dan Kontribusi bagi Indonesia

Kurangi Penggunaan Air Tanah, PDAM dan Satpol PP Mulai “Sisir” Kawasan Industri

Empat Sekolah Satu Meja, BOSKIN Tak Cuma Habis di Laporan

ATAS PERMINTAAN APARAT - Bank Mandiri, melalui akun IG resmi mereka menyatakan pemblokiran rekening Supriyono alias Botok, warga Pati, atas permintaan aparat. Namun, Mandiri tak menjelaskan instirusi aparat negara tersebut.

Teguh Pati Pertanyakan Rekening Bank Mandiri Botok Diblokir: Kami Ini Salah Apa?

Dari Walet hingga Produk Kayu, Ekspor Jateng Tembus Rp10,9 Triliun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi bencana banjir bandang yang menghanyutkan kayu-kayu gelondongan.
Teknologi

Riset UI Ungkap Pemicu Banjir Bandang di Batang Toru, Singgung Siklon Senyar

Agustus 23, 2026
Viral

Perpanjang SIM Dubai Lebih Cepat Dari Masak Mie Instan

November 22, 2025
Tanggal 27 September jadi feonemena matematika istimewa abad ini.
Unik

Tanggal 27 September 2025: Fenomena Matematika Paling Gokil Abad Ini

September 27, 2025
HP Infinix Note 60 yang bisa tersambung dengan satelit saat sinyal hilang.
Teknologi

Infinix Note 60: HP Murah Gak Bikin Kamu Tersesat, Bisa Nyambung Satelit Anti-Lost Contact!

Januari 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bill Gates Dulu Malas Matematika, Kok Bisa?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?