Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kenapa Perempuan Lebih Rentan Cedera ACL?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kenapa Perempuan Lebih Rentan Cedera ACL?

Nugroho P.
Last updated: Agustus 17, 2026 7:29 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Cedera ACL.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Olahraga memang bagus buat tubuh, tetapi ada satu bagian yang perlu mendapat perhatian ekstra, terutama bagi perempuan yang aktif bergerak. Salah satunya lutut, karena cedera ACL bisa muncul ketika tubuh melakukan gerakan cepat yang kelihatannya sepele.

Contents
Bentuk tubuh ikut berpengaruhGerakan mendadak bisa jadi jebakanJangan skip pemanasanPerempuan bisa ikut latihan pencegahan

Cedera ini tidak hanya mengintai atlet profesional. Orang yang sekadar bermain futsal, basket, badminton, atau melakukan olahraga dengan banyak lompatan dan perubahan arah juga bisa mengalaminya.

Dokter Spesialis Ortopedi Konsultan Sports Injury RS Pondok Indah-Puri Indah, dr. Christian Silas, Sp.OT, (K) AIFO-K, menyebut perempuan punya risiko lebih tinggi mengalami cedera ACL dibandingkan laki-laki. Salah satu pemicunya berkaitan dengan bentuk anatomi tubuh.

Bentuk tubuh ikut berpengaruh

Menurut dr. Silas, perempuan memiliki sejumlah perbedaan anatomi yang bisa memengaruhi beban dan posisi lutut saat bergerak. Salah satunya adalah bentuk panggul yang cenderung lebih lebar.

“Wanita memiliki risiko lebih tinggi karena dari segi anatomi memang wanita ada perbedaan, seperti panggulnya lebih lebar, kakinya lebih lebar,” ujar dr. Silas dalam Media Discussion RS Pondok Indah Group di Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2026).

ACL atau anterior cruciate ligament merupakan salah satu ligamen penting yang membantu menjaga kestabilan lutut. Ligamen ini bekerja keras ketika seseorang berlari, melompat, mengubah arah, atau berhenti secara tiba-tiba.

Masalah bisa muncul ketika lutut mendapat tekanan berlebihan. Gerakan yang terlalu mendadak atau posisi kaki yang kurang tepat dapat membuat ligamen mengalami cedera hingga robek.

Gerakan mendadak bisa jadi jebakan

Cedera ACL tidak harus diawali benturan keras. Justru, gerakan tubuh sendiri saat berolahraga juga bisa menjadi pemicunya.

Dr. Silas menjelaskan, cedera dapat terjadi ketika lutut tiba-tiba berputar, seseorang salah mendarat setelah melompat, berhenti mendadak ketika berlari kencang, atau mengalami tabrakan.

Misalnya, saat seseorang melompat dan mendarat dengan posisi lutut yang kurang ideal. Beban tubuh yang langsung bertumpu pada kaki dalam posisi tersebut bisa memberikan tekanan besar pada ligamen.

Begitu juga ketika sedang berlari cepat lalu tiba-tiba harus berhenti atau mengubah arah. Lutut harus menahan perubahan gerakan secara cepat, sehingga risiko cedera ikut meningkat.

Jangan skip pemanasan

Persiapan tubuh sebelum olahraga juga tidak kalah penting. Otot yang belum siap bekerja dengan intensitas tinggi bisa membuat tubuh lebih rentan mengalami masalah ketika melakukan gerakan eksplosif.

Selain benturan, kurang pemanasan dan kondisi anatomi tertentu bisa ikut meningkatkan risiko cedera ligamen. Faktor anatomi memang tidak bisa diubah, tetapi kesiapan tubuh masih bisa diperbaiki.

Karena itu, pemanasan sebaiknya tidak dianggap sebagai formalitas sebelum olahraga. Tubuh perlu diberi waktu untuk menaikkan suhu otot dan mempersiapkan sendi sebelum masuk ke gerakan yang lebih berat.

Perempuan bisa ikut latihan pencegahan

Risiko yang lebih tinggi bukan berarti perempuan harus menghindari olahraga. Justru, ada latihan khusus yang bisa membantu menekan kemungkinan cedera ACL.

Menurut dr. Silas, program pencegahan dapat dilakukan melalui fisioterapi. Latihannya bisa mencakup cara mendarat setelah melompat, teknik berlari, hingga cara melakukan gerakan berhenti dengan lebih aman.

“Ada program untuk pencegahan cedera ACL pada perempuan, misalnya bisa ikut fisioterapi. Di sana wanita akan dilatih gerakan-gerakan yang lebih aman, cara mendaratnya, cara lari dan stop-nya bagaimana,” jelasnya.

Latihan tersebut membantu tubuh terbiasa melakukan gerakan dengan teknik yang tepat. Dengan begitu, tekanan berlebihan pada lutut bisa diminimalkan saat berolahraga.

Bagi perempuan yang gemar olahraga dengan gerakan cepat seperti berlari, melompat, atau sering berpindah arah, kombinasi pemanasan, latihan kekuatan, dan teknik gerakan yang benar bisa menjadi bekal penting.

Jadi, bukan berarti perempuan harus takut olahraga karena lebih rentan cedera ACL. Kuncinya justru ada pada persiapan, teknik, dan kemampuan mengenali batas tubuh sendiri. (*)

You Might Also Like

Luthfi Temui Ojol yang Capek Digas Terus Sama Aplikator

Tak Mau Kasus Kekerasan Seksual Terulang, Apa yang Dilakukan UIN Walisongo?

Semarang Disebut “Rumah Besar”, Agustina Janji Nggak Ada yang “Ditinggal” di Usia 479

Jateng Guyub Desak Tambang Bermasalah Ditutup dan Kriminalisasi Warga Dihentikan

Watch Party MotoGP di Jogja, Antusiasme Menuju Mandalika 2026 Makin Panas

TAGGED:cederacedera ACLkesehatanperempuan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kenapa Bayi Tersenyum Saat Tidur? Ini Kata Dokter
Next Article Bidan Ngada Berjuang Terangi Persalinan Pakai HP

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dajjal Masih Terikat, Tapi Pulau Ini Misterius

Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Singapura Jadi Korban Pesta Gol Malaysia

UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asian Games 2026

Lapas Purwodadi Pastikan Data Pemilih Warga Binaan Tetap Terdata

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

Hati-Hati! Asap TPA Jatibarang Mengandung Partikel Berbahaya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Kapolsek Genuk Pimpin Penyambutan Rombongan Biksu Thudong

Mei 25, 2026
Normalisasi Jalur KA di Kendal. Foto: Dok. KAI Daop 4 Semarang
Info

Sempat Terganggu Akibat Banjir, Jalur KA Kaliwungu – Kalibodri Kendal Berangsur Normal

Januari 16, 2026
Sirkular

BUMN Kompak! PLN IP & PGE Gaspol Kembangkan Energi Panas Bumi

Agustus 20, 2025
KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)
Info

Miris! Siswa SD di NTT Bundir karena Gak Bisa Beli Buku dan Pena, Surat Wasiat Bikin Nangis

Februari 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kenapa Perempuan Lebih Rentan Cedera ACL?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?