Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pajak Seret, Pemkot Semarang Sesuaikan Belanja APBD 2026
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pajak Seret, Pemkot Semarang Sesuaikan Belanja APBD 2026

R. Izra
Last updated: Agustus 15, 2026 9:58 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Sekda sekaligus Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Semarang, Handi Priyanto. (ist)
Sekda sekaligus Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Semarang, Handi Priyanto. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Pemkot Semarang mulai menyesuaikan belanja dalam Perubahan APBD 2026. Langkah ini diambil karena realisasi pendapatan daerah, terutama dari sektor pajak dan retribusi, masih belum sesuai target.

Penyesuaian dilakukan untuk menjaga kondisi kas daerah tetap aman sampai akhir tahun. Pemkot tidak ingin belanja terus berjalan ketika kemampuan pendapatan daerah belum mampu mengimbanginya.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Semarang, Handi Priyanto, mengatakan kondisi ekonomi tahun ini membuat target pendapatan yang sebelumnya disusun perlu dihitung kembali.

Bacaaja: 47 Pejabat Pemkot Semarang Geser Posisi
Bacaaja: Cara Unik Politikus PDIP Semarang Rawat Konstituen, Pelihara Ratusan Ekor Ayam

“Saat penyusunan APBD pertengahan tahun lalu, optimisme terhadap target pendapatan memang tinggi karena tren ekonomi mendukung. Namun kondisi lapangan tahun ini berbeda sehingga butuh penyesuaian yang realistis,” ujar Handi, Jumat (14/8/2026).

Salah satu yang menjadi perhatian yakni capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi. Hingga triwulan III 2026, realisasinya disebut belum menyentuh 50 persen dari target.

Bahkan, sejumlah jenis retribusi daerah masih berada di bawah 30 persen. Kondisi tersebut membuat Pemkot Semarang harus menyesuaikan kembali kemampuan belanja dengan kondisi pendapatan yang ada.

Perlambatan ekonomi turut menjadi faktor. Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi turun dari 5,61 persen pada kuartal I menjadi 5,29 persen pada kuartal II 2026.

Sebagai kota yang banyak mengandalkan sektor jasa dan perdagangan, penerimaan dari pajak dan retribusi menjadi salah satu tumpuan penting pendapatan Kota Semarang.

Handi menyebut penyesuaian belanja diperlukan untuk mencegah munculnya masalah pembayaran di akhir tahun. Menurutnya, pemerintah harus memastikan kegiatan yang dijalankan memang memiliki dukungan kas yang cukup.

“Jika kegiatan fisik maupun nonfisik tetap dipaksakan sementara kas tidak mencukupi, ada risiko pekerjaan selesai tetapi tidak bisa dibayar. Risiko gagal bayar ini yang ingin kami cegah sejak awal,” tegasnya.

Sejumlah pos belanja kemudian mulai diperketat. Di antaranya perjalanan dinas ASN, penggunaan ATK, serta belanja makan dan minum.

Belanja barang yang belum mendesak juga menjadi sasaran penyesuaian. Pengadaan kendaraan dinas dan alat elektronik, misalnya, dapat ditunda untuk menjaga kemampuan keuangan daerah.

Pemkot juga melihat kembali sejumlah proyek fisik yang belum masuk tahap lelang. Kegiatan yang diperkirakan tidak bisa selesai hingga akhir tahun akan dipertimbangkan untuk ditunda.

Meski demikian, penyesuaian belanja tidak menyasar pelayanan publik mendasar. Pemenuhan hak belanja pegawai tetap menjadi prioritas.

Begitu juga dengan pembangunan yang sudah memiliki kontrak dan sedang berjalan. Kegiatan tersebut tetap diperhatikan agar tidak menimbulkan kewajiban yang tidak bisa dibayarkan.

Handi memastikan langkah tersebut dilakukan agar struktur APBD tetap sesuai dengan kemampuan pendapatan daerah. Pemkot ingin memastikan seluruh kewajiban keuangan dapat dipenuhi sampai akhir 2026. (bae)

You Might Also Like

Sekolah Gratis Makin Meluas, Orangtua Jakarta Bisa Lega

Tujuh Juta Batang Rokok Ilegal & Ribuan Liter Miras Dimusnahkan Bea Cukai Semarang

351 KK di Semarang Terendam Banjir, Dampak Tanggul Plumbon Jebol

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Jangan Asal Pilih Sekolah untuk Anak Berkebutuhan Khusus

TAGGED:apbd kota semarangekonomi lesuhadi priyantoketua tapd semarangpajakpenyesuaiansekda semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Lima Kuliner Legendaris Pilihan Pramono Anung
Next Article GEMPAT NTT - Warga di NTT menunjukkan kerusakan rumah terdampak gempa, Sabtu (15/8/2026). Ada 37 Gempa Susulan Guncang NTT, BNPB: Dua Korban Jiwa di Sikka

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

Lisa Punya Bayi Lagi, Anak Gajah Lahir Sehat

Siswa Sekolah Rakyat Tak Kuat Tinggal di Asrama, Pilih Mundur

172 PPDS Unair Tumbang Usai Santap Makanan Pradik

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Alat berat mengurai tumpukan sampah yang menggunung di TPA Putri Cempo, Solo, Kamis (12/2/2026).
Info

Antrean Truk TPA Putri Cempo Terurai! Enam Alat Berat Bikin Penanganan Sampah Ngebut

Februari 12, 2026
Info

Operasi Ketupat 2026 Sasar Lima Titik Rawan

Maret 1, 2026
SATUKAN SOLUSI - Kehadiran PLN Hub di Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hadirkan layanan yang terintegrasi bagi pelanggan. Ragam solusi hadir dalam satu layanan.
Info

PLN Hub Hadir di Yogyakarta, Satu Layanan Terintegrasi untuk Beragam Solusi PLN Group

September 9, 2026
Sepak Bola

Hadapi Barito, PSIS Siapkan Strategi Khusus

April 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pajak Seret, Pemkot Semarang Sesuaikan Belanja APBD 2026
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?