BACAAJA, SEMARANG- Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wali Kota Semarang Agustina mengajak seluruh masyarakat ikut menyemarakkan Bulan Kemerdekaan melalui berbagai kegiatan di lingkungan masing-masing.
Ajakan tersebut disampaikan melalui surat Sekda Kota Semarang atas nama Wali Kota mengenai penyampaian tema, logo, serta partisipasi masyarakat dalam memeriahkan HUT ke-81 RI Tahun 2026.
Surat itu menjadi pedoman bagi perangkat daerah, camat, lurah, pelaku usaha, hingga masyarakat agar bersama-sama menghidupkan suasana kemerdekaan sesuai arahan pemerintah pusat.
Baca juga: Pesona Puan Dengan Kebaya Lime, Selendang Merah, Vibes Pejuang Kemerdekaan
Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, mengatakan peringatan Hari Kemerdekaan merupakan momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Semangat kemerdekaan terlihat dari kepedulian warga terhadap lingkungannya. RT dan RW memiliki peran strategis menggerakkan masyarakat bergotong royong, menjaga kebersihan, mempererat silaturahmi, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap lingkungan tempat tinggalnya,” ujar Handi.
Menurutnya, keberhasilan peringatan HUT RI tidak diukur dari seberapa meriah acara digelar, melainkan dari tingginya partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, aman, tertib, dan harmonis.
Pasang Dekorasi
Melalui camat dan lurah, Pemkot mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelaku usaha, perkantoran, pusat perbelanjaan, hotel, rumah makan, hingga komunitas untuk ikut menyemarakkan Bulan Kemerdekaan.
Warga diimbau memasang dekorasi, umbul-umbul, poster, spanduk, baliho, maupun ornamen lain sesuai pedoman identitas visual resmi HUT ke-81 RI. Selain itu, masyarakat juga diajak mengibarkan Bendera Merah Putih selama 1-31 Agustus 2026, mempercantik lingkungan, menjaga kebersihan, keamanan, serta ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang digelar Pemkot Semarang.
Handi berharap semangat kemerdekaan tidak hanya terasa saat upacara atau perlombaan, tetapi benar-benar hidup dalam keseharian masyarakat. “Kami ingin semangat kebersamaan tumbuh dari lingkungan terkecil. Ketika warga bersama-sama menghias kampung, melaksanakan kerja bakti, mengikuti perlombaan, hingga menjaga keamanan lingkungan, di situlah nilai-nilai persatuan dan gotong royong benar-benar hadir. Itulah esensi peringatan kemerdekaan yang ingin terus kita rawat,” katanya.
Baca juga: Dari Salah Jalan ke Cinta Tanah Air, Napiter Cipinang Rayakan Kemerdekaan
Pemerintah Republik Indonesia menetapkan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” sebagai tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026. Pemkot Semarang mengajak seluruh warga menerjemahkan tema tersebut melalui aksi nyata di lingkungan masing-masing, sehingga semangat kemerdekaan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial, persatuan, dan rasa cinta terhadap Kota Semarang serta Indonesia.
Merah putih memang mudah dipasang di depan rumah. Tapi semangat kemerdekaan baru benar-benar berkibar ketika warga mau saling bantu, kerja bakti, dan menjaga kampung bersama. Karena yang paling meriah bukan gapuranya, melainkan rasa guyub warganya. (tebe)

