Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Capratar Akpol Asal Papua Barat Daya Meninggal di Kompleks Akpol
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Capratar Akpol Asal Papua Barat Daya Meninggal di Kompleks Akpol

Suasana Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang berubah duka pada Kamis, (30/7/2026) malam. Seorang calon perwira taruna (Capratar) dilaporkan meninggal dunia di kompleks Akpol.

T. Budianto
Last updated: Juli 31, 2026 3:41 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Suasana komplek Akademi Kepolisian Semarang. (Foto: eks)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Seorang Calon Perwira Taruna (Capratar) Akademi Kepolisian (Akpol) meninggal dunia di kompleks Akpol, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Kamis (30/7/2026) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berinisial AMM (19), merupakan taruna pengiriman Polda Papua Barat Daya yang mengikuti pendidikan tahun 2026.

Peristiwa terjadi di Gedung Werving Hoegeng, salah satu gedung yang berada di lingkungan Akademi Kepolisian. Informasi sementara yang diperoleh menyebutkan, sejak sore para taruna dan taruni mengikuti rangkaian kegiatan di gedung tersebut, mulai dari aktivitas bersama, bersih-bersih, beribadah, hingga makan malam.

Baca juga: Dua Bintara Polisi Terseret Kasus Calo Masuk Akpol 2025

Saat apel malam dilaksanakan, komandan melakukan pengecekan kehadiran dan mendapati satu taruna tidak berada di barisan. Setelah dilakukan pencarian, korban diketahui berada di lantai tiga gedung. Tak lama kemudian terjadi insiden yang menyebabkan korban mengalami luka berat.

Korban segera dievakuasi ke RS Bhayangkara Akpol yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan. “Saat apel malam kurang satu orang. Setelah dicari berada di lantai tiga Gedung Werving Hoegeng,” ujar sumber di lapangan yang enggan disebutkan identitasnya.

Kronologi Lengkap

Hingga Jumat (31/7/2026), jenazah korban masih berada di RS Bhayangkara Akpol. Peristiwa tersebut kini ditangani Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang dengan dukungan penyelidikan dari Polda Jawa Tengah. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi lengkap serta penyebab pasti meninggalnya korban.

Diketahui, pada seleksi tingkat nasional tahun 2026, Akpol menerima 350 calon taruna, terdiri atas 320 laki-laki dan 30 perempuan. Adapun Gedung Werving Hoegeng selama ini digunakan sebagai lokasi berbagai kegiatan Akademi Kepolisian, termasuk seleksi tingkat pusat calon Taruna Akpol maupun Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS).

Baca juga: Taruna Baru, Perwira Lulus, Semarang Jadi Rumah Kedua…

Gedung berlantai tiga tersebut berada tidak jauh dari Gedung Serbaguna dan RS Bhayangkara Akpol, serta menjadi salah satu fasilitas yang rutin digunakan dalam aktivitas pendidikan di lingkungan Akademi Kepolisian.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Akademi Kepolisian maupun Polda Jawa Tengah mengenai penyebab pasti peristiwa tersebut. Polda Jateng dijadwalkan memberikan penjelasan resmi kepada awak media pada Jumat, (31/7/2026) siang. (eks)

You Might Also Like

Total Empat Kepala Daerah di Jateng Kena OTT Sepanjang Tahun Ini

24 Rute Mulai Disiapkan, Trans Jateng Kejar Target 209.000 Penumpang per Hari pada 2045

Delapan Pompa Ngebut Sedot Banjir Semarang

Halal Bihalal Bacaaja: Hangatnya Kebersamaan, Menguatkan Semangat Baru Pascalebaran

Preman Sok Jago Tendag Wanita Hamil Sampai Kesakitan

TAGGED:akpol semarangheadlinepolda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Viral Sekolah Roboh, Luthfi Minta Semua SD-SMP di Jateng Dicek Ulang
Next Article Kaesang Nyaleg, Belum Tentu Lolos Bos…

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Karhutla Hanguskan 29 Ribu Hektare, 20 Korporasi Tersangka

Solar Subsidi Disedot dari Sopir Truk, 1.110 Liter Disita

178 Kursi Kades Ngawi Segera Diperebutkan, Pemkab Siapkan Rp20 Miliar!

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Berapa Estimasi Biaya Pilkades di Jateng? Fantastis, Capai Miliaran Rupiah

LATIHAN KEAMANAN: Petugas sedang latihan keamanan menghadapi dugaan ancaman bom di Bandara Ahmad Yani Semarang, Kamis (29/10/2026). (ist)

Bandara Ahmad Yani Uji Kesiapan Petugas Hadapi Ancaman Bom

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SAMBUT SISWA: Guru kelas dan badut menyambut 3 siswa baru SDN Purwoyoso 1 Semarang dalam rangkaian MPLS, Senin (13/7/2026). (Foto: bae)
Fokus

SDN Purwoyoso 1 Cuma Terima 3 Murid Baru, MPLS Tetap Dibikin Serasa Pesta

Juli 13, 2026
Hukum

Bahaya Banget!! Jambret Beraksi di Kemayoran, Gadis 21 Tahun Meregang Nyawa

Desember 31, 2025
Info

Kentongan Masih Menggema di Langit Purbalingga

Oktober 14, 2025
Kader PMII mengikuti seremonial perayaan Harlah ke-66 PMII di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (17/4/2026). (ist)
Info

Harlah ke-66 PMII, Fathan Subkhi Dorong Kader di Jateng Ambil Peran Nyata

April 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Capratar Akpol Asal Papua Barat Daya Meninggal di Kompleks Akpol
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?