Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Lagi Banyak Masalah? Warga Serbu Kantor Gubernur Bawa Segudang Keluhan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jateng Lagi Banyak Masalah? Warga Serbu Kantor Gubernur Bawa Segudang Keluhan

R. Izra
Last updated: Juli 22, 2026 12:02 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
AUDIENSI - Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menerima audiensi sejumlah warga fari berbagai daerah di Jateng yang masing-masing membawa persoalan berbeda.
AUDIENSI - Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menerima audiensi sejumlah warga fari berbagai daerah di Jateng yang masing-masing membawa persoalan berbeda.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Ada banyak persoalan di Jawa Tengah yang belum terselesaikan. Mulai dari polemik lingkungan di Pegunungan Kendeng hingga nasib petani tebu di Blora dan segudang persoalan lainnya.

Kantor Gubernur Jawa Tengah mendadak berubah menjadi ruang curhat masyarakat. Puluhan aktivis dan perwakilan warga yang tergabung dalam Jateng Guyub mendatangi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi untuk menyampaikan sederet persoalan yang dinilai belum kunjung selesai, Senin (20/7/2026).

Mulai dari polemik tambang di Pegunungan Kendeng, sengketa lahan, jalan rusak, nasib petani tebu di Blora, hingga persoalan buruh menjadi daftar panjang keluhan yang disampaikan langsung kepada orang nomor satu di Jawa Tengah itu.

Bacaaja: Kisruh Tambang Kendeng: Gunretno Dipanggil Polisi, Alam Tetap Jadi Korban
Bacaaja: Warga Keluhkan Jalan Kalipancur Rusak Lagi: Baru Ditambal 3 Hari, Dihajar Truk Langsung Jebol!

Peserta audiensi datang dari berbagai daerah, seperti Rembang, Pati, Blora, Grobogan, Wonogiri, Salatiga, Kota Semarang, hingga perwakilan serikat buruh. Meski membawa isu berbeda, mereka memiliki satu harapan yang sama: pemerintah segera turun tangan menyelesaikan konflik yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

Perwakilan masyarakat Rembang, Joko Priyanto, mengatakan sebagian besar persoalan tersebut merupakan warisan dari pemerintahan sebelumnya yang kini menjadi pekerjaan rumah bagi Ahmad Luthfi.

“Saat ini pemerintah Pak Luthfi mewarisi konflik dari gubernur sebelumnya. Mau tidak mau, kami meminta persoalan itu diselesaikan,” ujarnya.

Salah satu isu yang kembali mencuat adalah aktivitas pertambangan di kawasan Pegunungan Kendeng, Rembang. Warga khawatir ekspansi tambang akan merusak lingkungan dan mengancam sumber mata air yang menjadi penopang kehidupan masyarakat.

Dari Blora, warga mengeluhkan berhentinya operasional Pabrik Gula Gendhis Multi Manis (PG GMM). Akibatnya, petani tebu harus mengirim hasil panen ke luar daerah dengan biaya angkut yang lebih mahal sehingga keuntungan mereka terus menurun.

Sementara itu, kalangan buruh menyampaikan dugaan pelanggaran hak pekerja, mulai dari persoalan upah, dugaan pemberangusan serikat pekerja, hingga lemahnya perlindungan terhadap tenaga kerja.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ahmad Luthfi menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak menutup pintu bagi masyarakat yang ingin menyampaikan kritik maupun keluhan.

“Rumah gubernur adalah rumah rakyat. Jadi siapa pun boleh datang dan menyampaikan. Apa yang disampaikan masyarakat patut kita dengarkan, patut kita lihat, dan patut kita kerjakan,” kata Luthfi.

Ia memastikan seluruh persoalan akan dipetakan berdasarkan kewenangan masing-masing. Masalah yang menjadi tanggung jawab Pemprov Jateng akan segera ditindaklanjuti, sedangkan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat maupun kabupaten/kota akan dikoordinasikan dengan instansi terkait.

Khusus persoalan petani tebu di Blora, Luthfi mengaku telah berkomunikasi dengan Menteri Pertanian untuk mencari solusi agar masalah tersebut segera ditangani.

“Yang menjadi kewenangan provinsi akan kami selesaikan. Yang menjadi kewenangan kementerian maupun kabupaten/kota akan kami koordinasikan. Untuk persoalan petani tebu Blora, saya juga sudah berkomunikasi dengan Menteri Pertanian agar segera ada penyelesaian,” pungkasnya. (dul)

You Might Also Like

BPJS PBI-JK Tiba-tiba Nonaktif? Tenang, Ini Cara Balikin Lagi Tanpa Ribet

Santri Diajak Sukseskan Program Pemerintah

Lebih dari Sekadar Tradisi, Dugderan Semarang Diperjuangkan Jadi Warisan Budaya Nasional

Prabowo Nyeplos Teheran Punya Nuklir, Kedubes Iran Bikin Pernyataan Menohok: Haram!

THR Belum Cair? Pemkot Solo Buka Posko Aduan Buat Para Pekerja

TAGGED:ahmad luthfiaudiensigubernur jatengjatengjateng banyak masalahjawa tengah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) cum Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Sudaryono. (ist) Sudaryono Jadi Kepala BGN? Nanik S Deyang Bocorkan Sosok Penggantinya: “Insyaallah Adik Saya”
Next Article Ilustrasi petugas SPPG sedang menyiapkan MBG. Kronologi Kepala SPPG Muraharjo Blora Menghilang, Pamit Salat tapi Tak Kembali Lagi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Akankah Kita Benar-Benar Kehabisan Udara Segar?

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)

PCNU Nias Serahkan Uang Rp250 Juta ke KPK, Diduga Terkait Risywah Muktamar NU di Jombang

PENANGKAPAN EKS-NAPITER -- Kolase foto eks-napiter pelaku pembakaran mi babi di Sukoharjo (kiri) dan petugas yang melakukan penangkapan. (ist)

Dua Polisi Terluka saat Tangkap Eks-Napiter Pembakar Warung Mi Babi di Sukoharjo

DEMO BERUJUNG RUSUH - Polisi menangkap peserta aksi demonstrasi di depan gedung DPRD DIY, kawasan Malioboro, Selasa (21/10/2026) malam.

Suara Petasan dan Aba-aba Serbu: Demonstrasi di Malioboro Berujung Ricuh, Massa Aksi Dikeroyok Ormas

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Disdikpora Wonosobo bakal Dipecah, Afif: 2027 Dispora Jadi OPD Sendiri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurrachman.
Politik

Ditawari Gus Rommy Jadi Calon Ketua Umum PPP, Dudung: Tak Berminat!

Mei 30, 2025
Hukum

Status Tahanan Gus Yaqut Batal, Apa Alasannya Sih?

Maret 24, 2026
JAGA SIDANG--Polisi menjaga pengadilan tempat berlangsungnya sidang perkara korupsi Bupati Sudewo, Senin (6/7/2026). (bae)
Hukum

Polisi Kecele? Full Team Jaga Sidang Sudewo, Ternyata Massa yang Datang Cuma Dikit

Juli 6, 2026
Daerah

Gubernur: Kecamatan Harus Berdaya, Jangan Cuma Jadi Kantor Stempel

April 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Lagi Banyak Masalah? Warga Serbu Kantor Gubernur Bawa Segudang Keluhan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?