Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Murid SD Negeri Makin Sedikit, Komisi X DPR: “Jangan Langsung Salahkan Sekolah”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Murid SD Negeri Makin Sedikit, Komisi X DPR: “Jangan Langsung Salahkan Sekolah”

Sekolah dasar negeri yang sepi murid belakangan jadi pemandangan yang makin sering ditemui. Tapi menurut DPR, jangan buru-buru menyimpulkan kalau masyarakat sudah tak lagi percaya pada sekolah negeri.

T. Budianto
Last updated: Juli 17, 2026 1:12 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
DUA MURID: SD Negeri 1 Gedung Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung hanya menerima dua siswa baru untuk jenjang kelas I pada hari pertama masuk sekolah, Senin (13/7/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Fenomena sekolah dasar negeri (SDN) yang kekurangan siswa baru mendapat perhatian Komisi X DPR RI. Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani menilai, kondisi tersebut tidak bisa dipandang hanya dari sisi menurunnya minat masyarakat terhadap sekolah negeri.

Menurut Ari, sapaan akrabnya, ada banyak faktor yang saling berkaitan hingga membuat sejumlah SD negeri kini kesulitan mendapatkan peserta didik baru. “Fenomena sekolah negeri yang jumlah siswanya sangat sedikit bukan semata-mata karena minat masyarakat terhadap sekolah tersebut menurun,” kata Ari, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, penurunan angka kelahiran menjadi salah satu penyebab utama. Selain itu, perpindahan penduduk, persebaran sekolah yang belum proporsional, hingga kualitas dan daya saing masing-masing satuan pendidikan juga ikut memengaruhi kondisi tersebut.

Baca juga: Saat SD Negeri Mulai Kehilangan Siswa

Karena itu, Ari meminta pemerintah tidak mengambil keputusan secara tergesa-gesa. Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memetakan kondisi pendidikan di setiap daerah secara akurat. “Dengan data yang tepat, kebijakan yang diambil akan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Komisi X DPR dikatakannya, akan mendorong pemerintah melakukan penataan ulang distribusi sekolah secara hati-hati tanpa mengabaikan hak anak memperoleh akses pendidikan.

Sejumlah Opsi

Beberapa opsi yang dinilai perlu dikaji antara lain penggabungan sekolah dengan jumlah murid sangat sedikit, peningkatan mutu pembelajaran, pemerataan distribusi guru, hingga penguatan sarana dan prasarana pendidikan.

Namun, Ari mengingatkan seluruh kebijakan tersebut harus melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat agar solusi yang diambil tidak hanya berorientasi pada efisiensi anggaran, tetapi juga tetap menjamin kualitas layanan pendidikan.

Sorotan terhadap sekolah negeri yang sepi murid menguat setelah SD Negeri 1 Gedung Meneng, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, hanya menerima dua siswa baru pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026).

Baca juga: Pemkot Semarang Siapkan Jurus Sikapi SD Negeri Sepi Peminat

Sekolah yang memiliki delapan guru dan sekitar 40 siswa aktif itu tetap menyambut kedua murid baru dengan antusias. Meski jumlahnya minim, para guru memastikan pelayanan pendidikan tetap berjalan maksimal.

Fenomena serupa kini mulai muncul di berbagai daerah dan menjadi sinyal bahwa pemerintah perlu menyusun strategi baru dalam pemerataan layanan pendidikan di tengah perubahan demografi masyarakat.

Bangku-bangku sekolah sebenarnya masih kokoh berdiri. Yang mulai berubah justru peta penduduk dan jumlah anak usia sekolah. Kalau kebijakan masih memakai cara lama, jangan heran kalau nanti yang paling ramai di SD bukan ruang kelasnya, melainkan ruang guru. (tebe)

You Might Also Like

Korupsi Rp237 Miliar PT CSA Cilacap: Gus Yazid Mengaku Hanya Dititipi

Nggak Ada Open House, Luthfi Pilih Lebaran Bareng Anak Panti & Penyandang Disabilitas

Gelombang PHK Massal Mengintai, 2 Pabrik Otomotif di Jatim Berencana Pindah ke Vietnam

Cemburu Keras! Istri Potong Kemaluan Suami hingga Tewas

Tangis Haru Sambut ABK Korban Kapal Karam di Cirebon

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangspmb 2026
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article DUKUNG SENSUS--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengajak masyarakat mendukung Sensus Ekonomi 2026, Kamis (16/7/2026). (ist) Sensus Ekonomi Seret! Pendataan Baru 38 Persen, Ini yang Dilakukan Wali Kota Agustina
Next Article NAIK KERETA--Turis asing sedang bertanya dengan petugas saat mau menaiki kereta sebagai moda transportasi. (ist) Kereta Makin Diminati, 51 Ribu Turis Tercatat Naik KA Daop 4 Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pingin Dagangan Laris? Ikuti Doa-doa Ini

Masya Allah Kalimat Singkat Maknanya Dalam Banget, Kapan Penggunaannya?

Semut Datang Terus? Coba Amalkan Doa Nabi Sulaiman AS Ini

PERIKSA KESEHATAN RUTIN - Pemeriksaan kesehatan harian merupakan implementasi nyata budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang terus ditanamkan di lingkungan PLN Icon Plus.

Personel Sehat, Layanan Hebat: PLN Icon Plus Konsisten Perkuat Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

NAIK KERETA--Turis asing sedang bertanya dengan petugas saat mau menaiki kereta sebagai moda transportasi. (ist)

Kereta Makin Diminati, 51 Ribu Turis Tercatat Naik KA Daop 4 Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Dari kiri ke kanan: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Gus Yahya, dan Sekjen PBNU Gus Ipul.
Info

Final Islah! PBNU Adem Lagi, Gus Yahya & Gus Ipul Kembali Gojegan

Desember 29, 2025
Unik

Sepanjang 2025 Jateng Diterpa 361 Bencana

Januari 2, 2026
Pengumuman penarikan album 'Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" milik penyanyi cilik Gandhi Sehat.
Viral

Baru Rilis Langsung Hilang! Album Cita-citaku (Ga Jadi Polisi) Mendadak Ditarik, Ada Apa?

Februari 14, 2026
Hukum

Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru, Status Febrie Jadi Saksi, Batal Tersangka?

Juli 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Murid SD Negeri Makin Sedikit, Komisi X DPR: “Jangan Langsung Salahkan Sekolah”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?