Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Judol Seret Ribuan Pegawai Jabar, Transaksi Rp14 Miliar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Judol Seret Ribuan Pegawai Jabar, Transaksi Rp14 Miliar

Nugroho P.
Last updated: Juli 14, 2026 8:36 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Ilustrasi judi online (judol).
Ilustrasi judi online (judol).
SHARE

BACAAJA, BANDUNG – Temuan mengejutkan muncul dari lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sebanyak 2.663 aparatur dan pegawai pemerintah terverifikasi terlibat dalam aktivitas judi online dengan total nilai transaksi yang tercatat mencapai sekitar Rp14 miliar.

Data tersebut berasal dari hasil verifikasi informasi yang diterima dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Pemerintah daerah kini masih mendalami tingkat keterlibatan masing-masing pegawai.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Barat, Dedi Supandi, mengatakan dari 2.694 data yang diterima, sebanyak 2.663 di antaranya telah berhasil diverifikasi.

Rinciannya terdiri dari 419 aparatur sipil negara (ASN), 634 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), dan 1.610 PPPK paruh waktu.

Menurut Dedi, nilai transaksi yang ditemukan sangat beragam. Ada pegawai yang hanya melakukan transaksi bernilai kecil, tetapi ada juga yang mencapai ratusan juta rupiah.

Ia menyebut transaksi paling rendah yang tercatat hanya sebesar Rp10.000. Sementara transaksi terbesar mencapai Rp600 juta dan dilakukan oleh seorang pegawai di salah satu dinas.

Meski demikian, BKD tidak mengungkap identitas maupun instansi tempat pegawai tersebut bekerja. Pemeriksaan masih terus dilakukan agar seluruh proses berjalan sesuai aturan.

Dedi menjelaskan, angka Rp14 miliar merupakan akumulasi seluruh aktivitas transaksi yang tercatat dalam sistem. Nilai tersebut tidak hanya mencakup uang yang disetor untuk bermain, tetapi juga dana yang kembali ke rekening pemain setelah memperoleh kemenangan.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih melakukan pemeriksaan terhadap seluruh nama yang masuk dalam daftar. Langkah itu dilakukan untuk mengetahui tingkat keterlibatan masing-masing pegawai sebelum menentukan sanksi.

Pemeriksaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk hasil klarifikasi dari pegawai yang bersangkutan. Pemerintah ingin memastikan keputusan yang diambil berdasarkan fakta yang telah diverifikasi.

Jika terbukti melanggar, sanksi yang diberikan akan disesuaikan dengan tingkat kesalahan. Mulai dari penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat, penurunan pangkat, hingga pemutusan kontrak bagi PPPK.

Untuk pelanggaran yang dinilai berat, sanksi paling tegas berupa pemberhentian sebagai aparatur sipil negara juga menjadi opsi. Pemprov Jawa Barat menegaskan penanganan kasus ini akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku agar menjadi efek jera sekaligus menjaga integritas birokrasi. (*)

You Might Also Like

Mantan Buruh Sritex Demo Tagih Pesangon di Semarang

Bupati Pati Sudewo Dilempari Massa saat Temui Demonstran: Saya Mohon Maaf

320 WNA Sindikat Judol Internasional Digulung Polisi, Siapa Beking Mereka?

Dukungan Meluas, Bantuan Besar Mengalir dari Yayasan Yudhoyono untuk Pandanarum Bangkit

PAN KAYA KIE BAE? Janji Muzani Malah Buyar

TAGGED:judolpegawai jabarPPPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MINTA TRANSPARANSI - Sejumlah mahasiswa di Semarang geruduk Kejati Jateng, tagih transparansi pengusutan kasus korupsi dan TPPP bekas Jampidsus Febrie Ardiansyah, Selasa (14/7/2026). (dul) Desak Transparansi Kasus Eks-Jampidsus Febrie Adriansyah, Mahasiswa Geruduk Kejati Jateng
Next Article KDMP - Ilustrasi Koperasi Desa Merah Puih. Perpus Hilang Dicaplok KDMP, Siswa Kini Berburu Buku di Kelas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RT/RW di Semarang Jadi Agen Perlinsos

Gara-Gara Film The Hunger Games, Nurisa Bawa Pulang Emas Asian Games

SELIDIKI KASUS: TIM Polresta Batang menyelidiki penyerangan tim Persib Bandung U-18 di Rest Area 360B, Batang, Minggu (11/10/2026). (ist)

Polisi Selidiki Penyerangan Bus Persib U-18 di Rest Area Batang

3.000 Runner Serbu Kota Lama Semarang, Lari Malam Sekalian Napak Tilas Sejarah!

Warga Binaan Lapas Purwodadi Diajak Kenali Kategori Desil

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gubernur Ahmad Lutfhi saat memberikan sambutan di depan ribuan peserta tim mitra SPPG se-Jateng di Gor Jatidiri Semarang, Senin (6/10/2025). Foto: dok/humas/bae
Daerah

Gubernur Luthfi Soal MBG: “Nggak Cuma Kenyang, Tapi Aman!”

Oktober 7, 2025
Daerah

Duit RT Rp25 Juta Bikin Senyum, Tapi Cairnya Bikin Deg-degan

Februari 26, 2026
Daerah

Banjir Mangkang, Sinyal Riskannya Infrastruktur Semarang

Desember 26, 2025
Daerah

Gubernur Jateng: Koperasi Merah Putih Dorong Kesejahteraan Desa

Juli 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Judol Seret Ribuan Pegawai Jabar, Transaksi Rp14 Miliar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?