Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PPPK Terancam Dirumahkan, Pakar Usul Gaji Pejabat Ikut Dipangkas Dulu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

PPPK Terancam Dirumahkan, Pakar Usul Gaji Pejabat Ikut Dipangkas Dulu

Nugroho P.
Last updated: Juli 8, 2026 9:17 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Ilustrasi PPPK.
SHARE

BACAAJA, MALUKU UTARA – Wacana merumahkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di sejumlah daerah memicu perdebatan. Di tengah tekanan efisiensi anggaran, muncul pertanyaan mengapa yang lebih dulu terdampak justru para PPPK, bukan pemangkasan gaji pejabat atau anggota DPRD.

Isu tersebut menguat setelah beberapa pemerintah daerah mengaku kesulitan membayar gaji PPPK hingga akhir tahun. Kondisi ini membuat ribuan pegawai berada dalam situasi yang penuh ketidakpastian.

Salah satu daerah yang sempat menyampaikan persoalan itu adalah Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Gubernur Sherly Tjoanda sebelumnya mengungkapkan anggaran daerah belum mencukupi untuk membayar seluruh gaji PPPK sampai penghujung 2026.

Situasi serupa juga mencuat di Kota Tidore Kepulauan. Sekitar 2.000 PPPK dikabarkan berpotensi dirumahkan, bahkan rencana tersebut sempat memicu aksi unjuk rasa dari para pegawai.

Pakar Otonomi Daerah, Djohermansyah Djohan, menilai kebijakan memangkas gaji pejabat tinggi sebenarnya belum menjadi kebiasaan di Indonesia. Karena tidak ada contoh dari pemerintah pusat, pemerintah daerah cenderung enggan mengambil langkah tersebut.

Menurutnya, selama ini kebijakan efisiensi lebih sering menyasar lapisan pegawai di bawah. Pola seperti itu terus berulang karena belum ada tradisi pemotongan penghasilan pejabat sebagai bagian dari penghematan anggaran.

Djohermansyah mengatakan kondisi tersebut membuat kepala daerah merasa serba sungkan jika harus lebih dulu memangkas gaji pejabat di daerah. Padahal langkah itu bisa menjadi bentuk kepedulian sekaligus solidaritas terhadap kondisi keuangan daerah.

Ia justru mendorong pemerintah daerah berani mengambil inisiatif. Menurutnya, gubernur, pejabat eselon, hingga anggota DPRD dapat mempertimbangkan pemotongan gaji sebagai salah satu pilihan menghadapi tekanan anggaran.

Langkah tersebut dinilai lebih mencerminkan semangat berbagi beban dibanding langsung mengorbankan PPPK. Selain membantu efisiensi, kebijakan itu juga bisa menjadi sinyal kepada pemerintah pusat.

Di luar pemotongan gaji pejabat, Djohermansyah juga menyarankan daerah lebih fokus memangkas belanja yang kurang mendesak. Pengeluaran bersifat seremonial maupun operasional yang tidak terlalu penting dinilai masih bisa ditekan.

Menurutnya, masih banyak pos anggaran yang dapat dievaluasi tanpa harus mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Efisiensi seharusnya dilakukan secara selektif agar tidak berdampak pada sektor vital.

Ia juga menegaskan bahwa merumahkan PPPK bukanlah solusi yang tepat. Sebagai aparatur sipil negara, PPPK memiliki hak yang harus dipenuhi pemerintah, termasuk pembayaran gaji.

Jika kebijakan itu dipaksakan, dampaknya bukan hanya dirasakan pegawai. Pelayanan publik di berbagai sektor juga berpotensi terganggu karena banyak PPPK bertugas di bidang pendidikan, kesehatan, kebersihan, hingga pemadam kebakaran.

Berkurangnya tenaga di layanan publik dikhawatirkan akan menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Akibatnya, beban kerja pegawai yang tersisa justru semakin berat.

Karena itu, Djohermansyah menilai pemerintah pusat perlu ikut mengambil peran. Daerah yang benar-benar mengalami kesulitan fiskal seharusnya memperoleh dukungan agar kewajiban pembayaran gaji PPPK tetap terpenuhi.

Menurutnya, bantuan tersebut dapat disalurkan melalui skema Transfer ke Daerah (TKD) atau mekanisme khusus lainnya. Dengan begitu, daerah tidak perlu mengambil langkah ekstrem yang berdampak pada ribuan pegawai.

Ia menegaskan bahwa keberadaan PPPK merupakan bagian penting dalam menjalankan roda pemerintahan. Mereka bukan sekadar pelengkap, tetapi juga menjadi ujung tombak berbagai layanan dasar kepada masyarakat.

Perdebatan mengenai efisiensi anggaran pun diperkirakan masih akan terus bergulir. Di tengah keterbatasan keuangan daerah, pemerintah diharapkan mampu mencari solusi yang tetap menjaga pelayanan publik tanpa mengorbankan hak para PPPK. (*)

You Might Also Like

Musorprov Jateng Siap Gas, Calon Ketua Udah “Fix Satu Nama”!

Tiga Hari Full Daging, Napi Lapas Semarang Auto Lupa Menu Tempe

Tiket Ludes Duluan, Kampung Rambutan Makin Ramai

Kapolri Suyudi Punya Banyak PR di Internal Polri

Kader Banteng Tetap Serahkan Koin Patungan meski Hasto Sudah Bebas, Untuk Apa?

TAGGED:dirumahkanpejabatPPPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kuota Sekolah Rakyat Bertambah, Orangtua Masih Ragu Lepas Anak SD
Next Article Jago Bobol Celah NASA, Siswa Pinrang Bikin Daerah Ikut Bangga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Politik Uang Kini Tak Perlu Amplop, NHS Wanti-wanti Bahaya Transaksi Digital

70 Pelajar Naik Ring, Tinju Semarang Cari Bibit Baru

PEMBACAAN PUTUSAN - Suasana sidang pengucapan putusan sengketa Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres, di Ruang Sidang MK, Jakarta, Selasa (6/1/2026).

MK Nyatakan Tak Ada Bukti Gibran Punya Ijazah tapi Gak Bisa Memakzulkan, Kenapa?

Redam Debu Sisa Kebakaran, Jalan Sekitar Jatibarang Disiram

SERU - Ilustrasi nonton bareng (nobar) partai final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia melawan Thailand di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (5/10/2026) malam

Gila! Parkir Motor Nobar di Gubernuran Digetok Rp10.000, Pemprov Jateng Angkat Bicara

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

AI Bikin Aib: Wajah Siswa Disulap Jadi Video Mesum!

Oktober 15, 2025
Olahraga

255 Petinju Siap Unjuk Gigi di Kejuaraan Tinju Piala Bupati Banjarnegara 2025, Catat Tanggalnya!!

Agustus 24, 2025
Info

Ogoh-ogoh Bikin Carnival Purbalingga Makin Nendang

Agustus 23, 2026
Penyerang Liverpool Mohamed Salah merayakan golnya ke gawang Burnley. Gol yang mengantarkan The Reds memuncaki Klasemen Liga Inggris muism 2025-2026 di pekan ke-4.
Sepak Bola

Dramatis Banget! Gol Penalti Salah di Injury Time Antar Liverpool Menang Tipis atas Burnley

September 15, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PPPK Terancam Dirumahkan, Pakar Usul Gaji Pejabat Ikut Dipangkas Dulu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?