Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tiga Calon Manajer KDMP Meninggal saat Latihan Dasar Militer, DPR: Evaluasi Total!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tiga Calon Manajer KDMP Meninggal saat Latihan Dasar Militer, DPR: Evaluasi Total!

Mereka mendaftar sebagai calon manajer KDMP, bukan komponen cadangan (komcad) atau semacamnya. Namun, mereka meninggal saat mengikut latihan militer.

R. Izra
Last updated: Juni 25, 2026 10:56 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)
LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Sebenarnya, mereka itu hendak jadi manajer Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP) atau mau dijadikan komandan komponen cadangan?

Namanya manajer, kan harusnya yang dilatih secara serius adalah dasar-dasar manajemen, bukan skil militer dasar.

DPR RI minta pola pelatihan terhadap calon manajer KDMP dievaluasi total, setelah tiga calon manajer KDMP meninggal dunia saat mengikuti pendidikan semi militer.

Bacaaja: Lewat KDMP, Negara Justru Bersaing dengan Rakyatnya Sendiri
Bacaaja: Bangunan KDMP Tutup Jalan Umum, Dandim Temanggung Ajak Warga Iuran Bikin Jalan Baru

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap penyebab meninggalnya tiga calon manajer Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil) di sejumlah lokasi pendidikan militer.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan peserta pertama yang meninggal adalah Anisa Muyassaroh.

Ia mengikuti pelatihan di Balikpapan dan mengalami gangguan kesehatan pada 18 Juni 2026. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Anisa meninggal akibat heat stroke yang disertai henti jantung.

Peserta kedua, Yonanda Muhammad Taufiq, yang mengikuti pelatihan di Baturaja, Sumatera Selatan, dilaporkan mengalami penurunan kondisi kesehatan pada 17 Juni sebelum dirujuk ke rumah sakit. Yonanda dinyatakan meninggal dunia akibat cardiac arrest atau henti jantung.

Sementara peserta ketiga, Novia Rahmadhani Sihotang, menjalani pelatihan di Jakarta. Novia mengalami gangguan kesehatan pada 22 Juni dan sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr. Esnawan Antariksa. Namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal sehari kemudian.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi kesehatan yang dialami berkaitan dengan penyakit Tuberkulosis (TB),” ujar Rico.

Kemenhan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan evaluasi pelaksanaan program sedang dilakukan bersama panitia seleksi nasional. Pengawasan kesehatan peserta juga akan diperketat agar kejadian serupa tidak terulang.

Evaluasi total

Kasus ini turut mendapat perhatian DPR. Anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiyah, meminta pemerintah mengevaluasi skema rekrutmen dan pembinaan calon manajer Kopdes Merah Putih.

Menurutnya, standar mitigasi risiko, pemeriksaan kesehatan yang lebih ketat, pendampingan medis, hingga pemetaan kemampuan fisik peserta harus menjadi bagian penting dalam proses pelatihan.

“Kalau ada peserta dengan riwayat penyakit tertentu atau kondisi fisik yang tidak memungkinkan mengikuti aktivitas berintensitas tinggi, perlu disiapkan pola pembinaan yang lebih sesuai,” tegasnya.

Imas menilai evaluasi menyeluruh diperlukan agar tujuan mencetak pengelola koperasi yang tangguh tetap tercapai tanpa mengabaikan aspek keselamatan peserta. (*)

You Might Also Like

MBG Lima Hari Aja? Santai, Daerah 3T Dapat “Bonus Sabtu”

Rasain! Dua ASN yang Pungli Rp1 M ke Guru Peserta PPG Mulai Diadili

Pelanggar Lalin Kini Diawasi dari Langit

Fakta Baru Kematian Diplomat Arya Daru: Misteri 4 Sidik Jari di Lakban

Musrenbang Jateng: 37 Ribu Usulan Senilai Rp37,8 T Diajukan

TAGGED:calon manajerheadlinekdmplatihan militermanajer kdmpmeninggal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bidan Janjikan Kursi BUMN, Uang Puluhan Juta Malah Melayang
Next Article PDIP Balik Serang Isu BEM UBK Terima Uang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wayang Jadi Jurus Dakwah Sunan Kalijaga

Warga Takut Kasus Geotermal Dieng Terulang di Gunung Ungaran

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja.

PLN Icon Plus Dorong Penerapan Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

AKSI DI GUBERNURAN--Warga yang melakukan aksi jalan kaki dari Gedong Songo membaur dengan massa aksi Jateng Guyub di depan Gubernuran, Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)

Jalan Kaki dari Gedong Songo, Warga Suarakan Penolakan Geotermal di Gubernuran

Tujuh Kafilah Semarang Dapat Hadiah Umrah dari Wali Kota

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi mobil diesel dan pesawat terbang. Harga avtur atau BBM untuk pesawat saat ini lebih mahal dari harga solar non-subsidi. (ai)
Ekonomi

Avtur Lebih Murah dari Harga Solar, Terbang Jadi Lebih Hemat dari Naik Mobil Diesel?

April 20, 2026
Info

23 Prajurit Marinir AL Tertimbun Longsor Cisarua, KSAL: 4 Personel Ditemukan Gugur

Januari 26, 2026
Setiyadi, korban selamat dalam kecelakaan maut bus PO Cahaya Trans, di Tol Krapyak, Semarang, Senin (22/12/2025). (bae)
Info

Kesaksian Korban Selamat Bus Maut PO Cahaya Trans: Jalan Menikung, Sopir Malah Ngegas

Desember 22, 2025
Daerah

OTT Bupati Cilacap, Pemprov: Era Pengepul Jabatan Harus Tamat

Maret 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tiga Calon Manajer KDMP Meninggal saat Latihan Dasar Militer, DPR: Evaluasi Total!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?