Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: ARMSD Ingatkan Giant Seawall Bisa Jadi Bumerang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

ARMSD Ingatkan Giant Seawall Bisa Jadi Bumerang

Proyek Giant Seawall digadang-gadang bakal jadi tameng Pantai Utara Jawa dari ancaman rob dan kenaikan muka laut. Tapi bagi warga yang hidup berdampingan dengan banjir pesisir setiap hari, tembok raksasa belum tentu jadi jawaban.

T. Budianto
Last updated: Juni 19, 2026 6:29 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SEMAKIN TERENDAM: Salah satu warga Dukuh Pandansari, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak di depan rumahnya yang semakin terendam air laut, beberapa waktu lalu. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Rencana pembangunan Giant Seawall (GSW) atau tanggul laut raksasa di Pantai Utara Jawa kembali menuai sorotan. Kali ini datang dari Aliansi Rakyat Miskin Semarang Demak (ARMSD), jaringan warga pesisir Semarang dan Demak yang selama ini terdampak rob, abrasi, dan penurunan muka tanah.

Dalam pernyataan sikap yang disampaikan Jumat (19/6/2026), ARMSD meminta pemerintah tidak hanya mendengar pandangan teknokrat dan investor, tetapi juga melibatkan masyarakat pesisir yang selama ini merasakan langsung dampak krisis lingkungan.

Menurut mereka, proyek Giant Seawall sepanjang sekitar 535 kilometer dari Banten hingga Gresik dengan nilai investasi mencapai 80 miliar dolar AS harus benar-benar berpihak kepada kepentingan warga, bukan hanya menjadi proyek infrastruktur berskala besar.

Baca juga: Proyek Giant Sea Wall Pantura Dimulai

ARMSD menilai keterlibatan akademisi memang penting dalam proses perencanaan. Namun, mereka berharap akademisi yang dilibatkan juga membawa perspektif dan kepentingan masyarakat pesisir, bukan semata-mata pendekatan teknis.

Selain itu, mereka mengingatkan pemerintah agar tidak melupakan wilayah yang saat ini sudah berada dalam kondisi darurat, seperti Dukuh Timbulsloko di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Menurut ARMSD, sebagian warga di kawasan tersebut sudah bertahun-tahun hidup di atas rumah panggung karena permukiman mereka terus tergenang air laut. Jalan lingkungan pun kerap hilang saat rob datang. “Bagi kami, kondisi seperti di Timbulsloko tidak perlu menunggu Giant Seawall. Penanganannya harus segera dilakukan,” tulis mereka.

Penumpang Gelap

Hal lain yang menjadi perhatian adalah potensi hadirnya “penumpang gelap” di balik proyek raksasa tersebut. ARMSD mengkhawatirkan kepentingan masyarakat hanya dijadikan alasan, sementara manfaat terbesar justru dinikmati pemilik modal dan kawasan industri di pesisir.

Mereka juga meminta pemerintah belajar dari pembangunan tembok laut di kawasan Tambaklorok. Meski proyek tersebut baru rampung beberapa tahun terakhir, warga mengaku sudah menemukan retakan di sejumlah titik dan rembesan air laut saat rob terjadi.

Tak hanya itu, ARMSD mengutip berbagai hasil penelitian yang menyebut pembangunan struktur berskala besar berpotensi menambah beban tanah sehingga dapat mempercepat amblesan di wilayah yang memang sudah mengalami penurunan muka tanah.

Baca juga: 274,7 Kilometer Tanggul Raksasa Bakal Bentengi Pantura Jateng

Menurut mereka, pembangunan Giant Seawall juga dikhawatirkan memicu aktivitas penambangan material dalam skala besar di kawasan hulu. Kondisi tersebut dinilai bisa memperparah kerusakan lingkungan sekaligus memperpanjang siklus banjir di wilayah Pantura.

Karena itu, ARMSD meminta pemerintah menjadikan pengalaman warga sebagai bagian penting dalam proses penyusunan kebijakan, bukan sekadar menjadikan masyarakat sebagai objek pembangunan.

Tanggul laut memang bisa menahan ombak. Tapi kalau yang dibangun hanya tembok beton tanpa mendengar suara warga, jangan sampai proyek yang disebut melindungi pesisir justru meninggalkan retakan baru, bukan hanya di daratan, tetapi juga pada kepercayaan masyarakat. (tebe)

You Might Also Like

Penertiban Truk Besar di Ngaliyan, Dishub Gerak Cepat atau Sudah Terlambat?

Truk Triplek Nyungsep di Silayur, Bikin Warga Makin Cemas: Kok Terulang Lagi

Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Cik Mel: Kenapa Lebih Berat dari Pegawai BNI?

Sekolah Keagamaan Gratis Dimatangkan, Nasib Guru Ikut Disorot

Oknumn TNI Jadi Backing Matel, Kopral R Terlibat Pembacokan Anggota Brimob Banten

TAGGED:armsdgiant sea wallheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Luthfi Ajak Warga Buka Pintu buat Sensus Ekonomi 2026
Next Article NIKAH MASSAL--Maria tersenyum lebar usai dipinang suaminya di nikah massal Unnes, Jumat (19/6/2026). (bae) Bu Maria Riang-Gembira Dipinang Berondong di Nikah Massal Unnes

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

KPK Pasrah? MAKI Duga Nusron akan Jepang Mangkir dari Pemeriksaan

Mencuri Karena Terdesak? Lantas, Siapa yang Memikirkan Korban?

Ilustrasi Mabes Polri dijaga rantis dan Brimob bersenjata lengkap.

Viral Kabar Dua Jenderal Polisi Bintang 2 Ditangkap, Jenderal Bintang 4 Dilepas

Turun Kasta, 11 Juta Kelas Menengah Jadi Miskin

Diiming-imingi Rp400 Juta, Ternyata Zonk.. WNI Dijebak Jadi Tentara Rusia

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua DPR RI Dr. HC. Puan Maharani bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, Saan Musthofa dan Cucun Ahmad Syamsurijal saat memberikan keterangan kepada awak media soal evaluasi MBG di Senayan Jakarta. Foto: dok.
Nasional

DPR Kawal Ketat Program MBG, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

September 25, 2025
Info

Stop Naik Gajah! Semarang Zoo Bilang: Cukup Difoto, Jangan Ditunggangi

Februari 6, 2026
Info

Trump vs Paus Leo: Nyinyir Dibalas Santai, “Saya Nggak Takut”

April 14, 2026
Hukum

Usik Toraja, Pandji Kena Denda Kerbau Sebanyak Ini

November 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: ARMSD Ingatkan Giant Seawall Bisa Jadi Bumerang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?