Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Getas Bersiap Jadi Desa BRILiaN, KKN-T 136 Undip Turun Bawa Jurus Kopi, Kambing, dan Wisata
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Getas Bersiap Jadi Desa BRILiaN, KKN-T 136 Undip Turun Bawa Jurus Kopi, Kambing, dan Wisata

Desa maju ternyata bukan cuma soal bangun jalan atau gedung baru. Di Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, langkah menuju Desa BRILiaN justru dimulai dari mengulik potensi yang sudah ada.

T. Budianto
Last updated: Juni 18, 2026 6:55 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
BERI SAMBUTAN: Manager Bisnis Mikro BRI Branch Office Kendal, Andi Irawan (dua dari kiri) memberikan sambutan pada acara penerimaan mahasiswa KKN-T 136 Undip di Balai Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Kamis (18/6/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, KENDAL– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 136 Universitas Diponegoro (Undip) resmi diterima Pemerintah Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Kamis (18/6/2026).

Penerimaan yang digelar di Balai Desa Getas itu menjadi awal kolaborasi antara kampus, pemerintah desa, masyarakat, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Kendal untuk memperkuat pengembangan Desa BRILiaN.

Acara tersebut dihadiri Kepala Desa Getas beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dosen pembimbing lapangan, mahasiswa KKN-T 136 UNDIP, hingga perwakilan BRI.

Program KKN kali ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Desa BRILiaN, sebuah inisiatif BRI yang mendorong desa berkembang lewat kepemimpinan yang kuat, kolaborasi lintas sektor, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal dan target Sustainable Development Goals (SDGs).

Kepala Desa Getas, Budiyono, mengatakan kehadiran mahasiswa menjadi energi baru bagi desa untuk terus berinovasi. “Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Undip di Desa Getas. Kami berharap berbagai program yang akan dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat potensi desa, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Baca juga: Tim KKN-T Undip 21 Dorong Petani Gedong Ciptakan Produk Inovasi Kopi

Babinsa Desa Getas juga mengingatkan mahasiswa agar cepat berbaur dengan masyarakat. Menurutnya, pembangunan desa tidak akan berjalan maksimal jika hanya dikerjakan satu pihak. Kolaborasi antara pemerintah desa, warga, perguruan tinggi, hingga dunia usaha menjadi kunci agar desa mampu meningkatkan kapasitas dan daya saingnya.

Manager Bisnis Mikro BRI Branch Office Kendal, Andi Irawan menilai, Desa Getas memiliki banyak potensi yang layak dikembangkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

“Desa Getas memiliki sumber daya dan potensi unggulan yang sangat menjanjikan. Dengan kolaborasi yang kuat dan program yang tepat sasaran, potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat posisi Desa Getas dalam Program Desa BRILiaN,” katanya.

Pengembangan Desa

Ia berharap kehadiran mahasiswa Undip mampu mempercepat pengembangan desa melalui peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan kelembagaan, literasi keuangan, hingga pemanfaatan teknologi digital.

Koordinator Dosen Pembimbing Lapangan KKN-T 136 Desa Getas, Dr Ir Cahya Setya Utama, SPt, MSi, IPM menjelaskan, seluruh program mahasiswa disusun berdasarkan hasil pemetaan kondisi desa yang dilakukan sebelum penerjunan.

Menurutnya, pendekatan berbasis data itu membuat program yang dijalankan tidak sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Hasil pemetaan menunjukkan bahwa Desa Getas memiliki berbagai potensi strategis yang layak dikembangkan. Karena itu, program kerja mahasiswa dirancang untuk mendukung penguatan potensi lokal sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa,” jelasnya.

Dalam pemaparan program kerja, mahasiswa menetapkan tiga sektor unggulan sebagai fokus utama, yakni pengembangan komoditas kopi, budidaya kambing, serta penguatan desa wisata melalui promosi dan pengelolaan yang lebih terarah.

Baca juga: Ribuan Mahasiswa Undip Turun ke Desa

Selain itu, mahasiswa juga akan mendampingi masyarakat dalam pengembangan usaha berbasis potensi lokal, penguatan kelembagaan desa, literasi keuangan, digitalisasi, hingga berbagai kegiatan pemberdayaan yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Kolaborasi antara Undip, Pemerintah Desa Getas, BRI, dan masyarakat diharapkan mampu menjadi katalisator lahirnya berbagai inovasi baru sekaligus memperkuat langkah Desa Getas menjadi salah satu desa percontohan dalam Program Desa BRILiaN.

Potensi desa sebenarnya tidak pernah benar-benar hilang. Yang sering hilang justru keberanian untuk mengelolanya bersama. Desa BRILiaN bukan lahir karena banyaknya spanduk atau seremoni, melainkan ketika kopi, kandang, wisata, dan kolaborasi benar-benar berubah menjadi kesejahteraan warga. (tebe)

You Might Also Like

Undip Bantu UMKM Jabungan Tentukan Harga Jual Produk

Ya Ampun.. Sekolah Negeri Disegel, Anak-Anak Belajar di Tenda

Mahasiswa Sentil Ketimpangan Fasilitas Madrasah di Jateng

Dari Hama Jadi Cuan: BEM FEB Undip Bikin Ikan Red Devil Jadi Produk Hits Desa Asinan

Dari Bambu ke Beton, Jalan Sekolah Kini Lebih Aman, Ini yang Dilakukan Polres Banjarnegara

TAGGED:bridesa getaskkn-t undipundip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng Ngebut Soal Integritas ASN
Next Article NOBAR DI BAR--Tamu Grand Candi berkumpul di Teratai Lounge, bar hotel, menunggu siaran pertandingan Piala Dunia. (ist) Grand Candi Tebus Lisensi Rp10 Juta untuk Gelar Nobar Eksklusif di Teratai Lounge

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi banjir yang menghanyutkan kayu gelondongan.

Padang Diterjang Banjir Bandang, Kayu Gelondongan Ikut Hanyut ke Permukiman

Baru Datang, Besok Habis! Satu Tangki Air Bersih di Jabungan Tak Kuat Lawan Kemarau

SIDANG KORUPSI--Kades dan warga Pati menjadi saksi sidang korupsi terdakwa Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (3/8/2026). (bae)

Endus Permainan Politik? Kuasa Hukum Sudewo Ungkit Penyidik KPK Diduga Kerabat Mantan Bupati Haryanto

TAK RAMAI LAGI - Pedagang bendera dan umbul-umbul sedang merapikan dagangan mereka, di pinggir jalan di Semarang. Pelapak bendera curhat, dagangan mereka kini sepi tak seramai dulu lagi. Kata mereka, lapak bendera pinggir jalan kalah saing sama pedagang online. (dul)

Curhat Getir Pedagang Bendera di Awal Agustus, Lapak Sepi Pembeli Perkara Ini

Baru 30 Menit, Ludes! Makan Gratis Darul Hisan Diserbu Warga Semarang Tiap Pagi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin, menjadi keynote speech pada seminar “Menghadapi Tantangan Radikalisasi dalam Mempertahankan Ideologi Negara”, di kampus FISIP Undip.
Unik

Langkah Kolaboratif Bendung Penyebaran Radikalisme di Jateng, Gus Yasin: Harus Kita Dorong

Juni 15, 2025
Pendidikan

Sekda Jateng: Enam Hari Sekolah Masih Dikaji

November 24, 2025
Pendidikan

Anak Semarang Udah Nggak Takut Sekolah!

Oktober 22, 2025
Pendidikan

Sekolah Rakyat Segera Masuki Tahap Belajar, Seragam dan Laptop Siap Dibagikan

Juli 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Getas Bersiap Jadi Desa BRILiaN, KKN-T 136 Undip Turun Bawa Jurus Kopi, Kambing, dan Wisata
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?