Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Piala Dunia Datang, Turis Malah Hilang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Piala Dunia Datang, Turis Malah Hilang

Piala Dunia biasanya identik dengan lautan suporter, hotel penuh, dan harga kamar yang meroket. Tapi cerita berbeda justru muncul di Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026

T. Budianto
Last updated: Juni 14, 2026 3:49 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
RAYAKAN GOL: Para pemain AS merayakan gol ke gawang Paraguay pada laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026 di Angeles Stadium, Sabtu (13/6/2026) pagi WIB. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Euforia Piala Dunia 2026 ternyata belum berhasil mengerek industri pariwisata Amerika Serikat seperti yang diharapkan banyak pihak. Alih-alih kebanjiran wisatawan, sejumlah kota tuan rumah justru menghadapi penurunan pemesanan hotel dan penerbangan selama turnamen berlangsung.

Sejumlah pelaku industri mengaku kondisi saat ini jauh dari proyeksi awal yang sempat digadang-gadang bakal menjadi pesta ekonomi terbesar sepanjang sejarah sepak bola dunia.

Data perusahaan analisis penerbangan Cirium menunjukkan pemesanan tiket pesawat dari Eropa menuju sebagian besar kota tuan rumah selama Juni hingga Juli turun rata-rata 3,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan paling mencolok terjadi di New York, kota yang akan menjadi lokasi partai final Piala Dunia pada 19 Juli 2026. Pemesanan penerbangan menuju kota tersebut tercatat anjlok hingga 15,8 persen secara tahunan.

Baca juga: Trump Minta Iran Dicoret dari Piala Dunia 2026, Ganjar Sampaikan Respons Menohok

Kondisi itu membuat pelaku usaha perhotelan mulai mengoreksi ekspektasi mereka. CEO Hotel Association of New York City Vijay Dandapani bahkan menyebut situasi saat ini cukup mengecewakan. “Secara keseluruhan ini mengecewakan,” ujarnya.

Asosiasi hotel New York memangkas proyeksi pendapatan kamar yang berkaitan dengan Piala Dunia hingga 60 persen. Dari yang semula diperkirakan mencapai sekitar 150 juta dolar AS, kini hanya diproyeksikan menyentuh 60 juta dolar AS atau sekitar Rp1,07 triliun.

Perkiraan jumlah wisatawan yang datang juga ikut direvisi. Jika sebelumnya FIFA memprediksi sekitar 1,2 juta suporter akan memadati New York selama turnamen berlangsung, kini asosiasi hotel setempat hanya memperkirakan sekitar 500 ribu pengunjung.

Naik Tipis

Data dari perusahaan analisis properti CoStar menunjukkan tingkat pemesanan hotel di seluruh kota tuan rumah hanya naik tipis 0,5 persen dibandingkan tahun lalu.

Minimnya permintaan membuat sejumlah hotel mulai memangkas tarif kamar. Salah satunya New York Hilton Midtown yang disebut menurunkan harga kamar hingga setengah dari tarif yang dipasarkan pada Desember lalu. Kini harga kamar hotel tersebut berada di kisaran 415 dolar AS atau sekitar Rp7,4 juta per malam.

Analis menilai tingginya biaya perjalanan menjadi faktor utama yang membuat banyak suporter berpikir dua kali untuk datang langsung ke stadion. Selain tiket pesawat dan hotel yang mahal, harga tiket pertandingan juga mengalami lonjakan signifikan setelah FIFA menerapkan sistem harga dinamis dan memperbolehkan penjualan kembali tiket tanpa batas harga tertentu.

Berdasarkan data TicketData, harga tiket termurah di sejumlah kota tuan rumah seperti New York dan Miami kini mendekati 1.000 dolar AS atau setara Rp17,9 juta per lembar.

Baca juga: Italia Satu Kelas dengan Indonesia, Tidak Lolos Piala Dunia 2026

Belum lagi persoalan visa yang masih menjadi tantangan bagi sebagian wisatawan internasional. Kompleksitas perjalanan juga bertambah karena pertandingan digelar di 16 kota berbeda yang tersebar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Menariknya, di tengah lesunya hotel dan maskapai penerbangan, sektor penyewaan rumah jangka pendek justru menikmati momentum positif. Airbnb menyebut Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi salah satu ajang terbesar dalam sejarah perusahaan karena semakin banyak wisatawan memilih alternatif akomodasi yang lebih fleksibel dan relatif lebih terjangkau dibanding hotel konvensional.

Piala Dunia biasanya bikin kota tuan rumah sesak oleh turis. Kali ini yang sesak justru daftar harga tiketnya. Ketika nonton satu pertandingan bisa setara cicilan motor dan menginap semalam terasa seperti bayar kontrakan bulanan, tak heran banyak fans memilih jadi pelatih dadakan dari depan televisi. Stadion mungkin tetap penuh, tapi kursi pesawat dan kamar hotel rupanya belum tentu ikut sold out. (tebe)

You Might Also Like

Dongkrak Produksi Susu, Jateng Andalkan Teknologi Inseminasi Buatan

Buruh Minta UMK Naik 10 Persen, Abjat: Upah Masih di Bawah KHL

Kasus Kucing Ditendang di Blora Gagal Damai, Lanjut Sidang!

Jateng Jadi Provinsi Paling Cuan dari Pariwisata, Kalahkan Bali dan Jogja

Minimal 28 Juta Warga Indonesia Gangguan Jiwa, Jangan-jangan yang Duduk di Kursi Kekuasaan Juga?

TAGGED:FIFAheadlinepiala dunia 2026
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi siswa sedang menyantap MBG. Dapur MBG Kebanyakan, Anggaran Bakal Dikurangi
Next Article PAD Naik, Kepala Daerah Dapat Bonus? Usulan Tito Bikin Publik Garuk Kepala

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Viral Bayi di Bulukumba Meninggal Kelaparan, Saking Miskinnya Diduga Gak Makan & Minum Susu 10 Hari

Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti.

Gubernur BI Respons Pernyataan Adik Prabowo Rupiah Berpotensi Tembus Rp22.000 Per Dolar AS

TERIMA KUNJUNGAN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah menerima kunjungan industri dari SMK Patriot Pituruh di PLN Hub Yogyakarta, lingkungan PLN UID Yogyakarta.

PLN Icon Plus Terima Kunjungan Industri SMK Patriot Pituruh di PLN Hub Yogyakarta

Adik Prabowo Peringatkan Dolar Bisa Tembus Rp22.000: Punya Dampak Politik Luar Biasa Negatif

RAIH PRESTASI - Veri Saputra dan Muhamad Raffi Dimas Wahyudi, dua mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang menorehkan prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.

Mahasiswa FISIP Untag Semarang Sabet Emas dan Perak Voli Pantai Porprov Jateng 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Jateng Lagi Ramai: Dari Desa Sunyi Sampai Borobudur, Semua Jadi Magnet

Januari 9, 2026
DaerahSepak Bola

Pulang ke Rumah, Rio! PSIS Panggil Lagi Bek Andalan Lama

Januari 21, 2026
Wagub Jateng, Gus Yasin (berpeci) bareng Forkopimda meninjau lokasi sumur minyak meledak di Blora, Jumat (22/8/2025). Foto: dok.humas
Unik

Sumur Ilegal di Blora Meledak, Tiga Nyawa Melayang, Baru Ingat Aturan?

Agustus 22, 2025
Sepak Bola

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Maret 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Piala Dunia Datang, Turis Malah Hilang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?