Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Hafal Alquran Dapat Bonus Rp1 Juta
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Hafal Alquran Dapat Bonus Rp1 Juta

Di tengah banyak bantuan yang biasanya ribet urusan domisili dan administrasi, Peprov Jateng justru mengambil langkah berbeda. Sebanyak 76 santriwati penghafal Alquran di Kudus menerima tali asih Rp1 juta per orang tanpa melihat asal daerah.

T. Budianto
Last updated: Juni 11, 2026 11:35 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
HAFLATUL HIDZAQ: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen dan istri menghadiri Haflatul Hidzaq ke-5 Pondok Tanfidz Putri Yanbu’ul Quran 2, Kudus, Rabu (10/6/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, KUDUS– Pemprov Jateng kembali menunjukkan dukungannya terhadap dunia pesantren. Kali ini, sebanyak 76 santriwati penghafal Alquran dari Pondok Pesantren Tanfidz Putri Yanbu’ul Quran 2 Kudus menerima tali asih atau bisyaroh sebesar Rp1 juta per orang.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen dalam acara Haflatul Hidzaq ke-5 Pondok Tanfidz Putri Yanbu’ul Quran 2, Rabu (10/6/2026).

Yang menarik, program ini tidak mensyaratkan penerima harus ber-KTP Jawa Tengah. Selama menjadi santri penghafal Alquran yang menempuh pendidikan di Jateng, mereka tetap berhak menerima apresiasi tersebut. “Tidak melihat asal daerahnya. Yang kami apresiasi adalah para penghafal Alquran yang belajar di Jateng,” tegas Taj Yasin.

Dari total 76 penerima, sebanyak 19 santriwati bahkan berasal dari luar Jateng. Mereka datang dari berbagai daerah seperti Jabar, Jatim, DKI Jakarta, DI Yogyakarta hingga Kalimantan.

Baca juga:Ratusan Hafiz Terima Tali Asih dari Pemprov Jateng, Setiap Santri Dapat Rp1 Juta

Pria yang akrab disapa Gus Yasin itu berharap keberadaan para hafiz dan hafizah bisa menjadi sumber keberkahan bagi masyarakat sekaligus memberikan energi positif bagi jalannya pembangunan di Jateng.

Salah satu penerima tali asih, Lintang Parahita, santriwati asal Karawang, Jabar mengaku bahagia menerima bantuan tersebut. Ia bahkan sudah memiliki rencana untuk memanfaatkan uang yang diterimanya. “Rencananya ditabung untuk melanjutkan kuliah di Mesir,” ujarnya.

Kebahagiaan serupa juga dirasakan Filda Rania, santriwati asal Surabaya yang baru saja menyelesaikan proses wisuda tahfidz. Dengan wajah penuh syukur, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Jateng atas perhatian yang diberikan kepada para penghafal Alquran. “Semoga berkah dan sukses selalu Pemprov Jateng,” katanya.

Sambut Positif

Tak hanya para santri, orang tua juga menyambut positif program tersebut. Salah satunya Hasan Chabibie yang hadir mendampingi putrinya saat prosesi wisuda.

Meski harus segera kembali ke Jakarta untuk menjalankan tugas, ia menyempatkan diri mengikuti momen penting tersebut dan mengapresiasi perhatian Pemprov Jateng terhadap pendidikan pesantren.

Menurut Hasan, program tali asih seperti ini bukan semata soal nominal bantuan, tetapi bentuk penghargaan terhadap perjuangan para santri dalam menuntaskan hafalan Alquran. “Ini sangat positif untuk pengembangan dan pembelajaran para santri di pondok pesantren,” ujarnya.

Baca juga: Bisyarah di Semarang Nambah Banyak, Negara Ikut Patungan

Ia berharap program tersebut mampu menjadi pemantik semangat bagi para santri lainnya untuk terus belajar dan mengembangkan kapasitas diri. Bagi banyak santri, penghargaan itu menjadi bukti bahwa perjuangan menghafal Alquran mendapat perhatian dan apresiasi dari pemerintah. Bukan hanya sebagai capaian pribadi, tetapi juga sebagai investasi moral dan spiritual bagi masyarakat.

Di saat banyak bantuan harus melewati verifikasi berlapis dan kadang tersandung urusan domisili, para penghafal Alquran ini justru cukup membawa hafalan, bukan KTP. Karena ternyata ada penghargaan yang tidak melihat alamat rumah, melainkan seberapa banyak ayat yang berhasil dijaga di dalam hati. (tebe)

You Might Also Like

Main 10 Orang, PSIS Gagal Bawa Pulang Kemenangan

Tangis Siswa, Sikap PGRI, dan Klarifikasi Walikota di Balik Drama Kepala Sekolah Prabumulih

TNI Tewas Ditembak TNI Gara-gara Senggolan saat Joget, Keluarga Syok

Belajar Bahasa Korea Bareng Oppa, Siswa Semarang Auto Semangat. Ada Beasiswanya?

Kota Lama Sudah Glow Up, Tapi Masih Sepi Nyawa

TAGGED:hafiz alquranheadlinetaj yasintali asihwagub jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Luthfi Minta Ulama Jadi Pendingin Suasana
Next Article Bensin Campur Bioetanol Segera Jalan, Mobil Perlu Khawatir Nggak?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jelang Turnamen Percasi, BMCC Gelar Pembekalan Tim

BELAJAR POLITIK - Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Demak belajar berdemokrasi melalui Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (Pemilos), Jumat (11/9/2026).

Pemilos Jadi Ajang Belajar Politik Sejak Dini, Bawaslu Demak Dorong Demokrasi Inklusif di SLB

Penjabat Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Tengah Albert Dwijaya. (ist)

Luar Biasa! MTQ Nasional Bikin Okupansi Hotel di Semarang Capai 90 Persen

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja.

PLN Icon Plus Dorong Kepedulian Kesehatan Personel melalui Daily Health Checking

PENUMPANG KERETA API--Penumpang kereta api memadati Stasiun Poncol Semarang. (ist)

Jelang MTQ Nasional, Stasiun Kereta di Kota Semarang Makin Ramai

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Melon Kini Bisa Dipantau Lewat HP, Unwahas Pasang Smart Farming di Meteseh

Agustus 29, 2026
Hukum

KPK Bedah Pengakuan Delapan Camat soal Ratusan Jabatan Kosong

Juli 15, 2026
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung pemerintah sebenarnya punya niat baik: anak sekolah kenyang, cerdas, dan sehat. Tapi realitanya, justru banyak siswa keracunan massal di berbagai daerah. Programnya keren di pidato, tapi di lapangan? Bisa bikin perut mules berjamaah.
Pendidikan

Maraknya Keracunan MBG, Begini Kata Ahli UGM

Oktober 6, 2025
Info

Penduduk Indonesia Tembus 290 Juta Jiwa

Agustus 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Hafal Alquran Dapat Bonus Rp1 Juta
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?