Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Setelah Pocong, Giliran Kuntilanak Palsu Ditangkap
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Setelah Pocong, Giliran Kuntilanak Palsu Ditangkap

Cerita tentang sosok yang diduga kuntilanak itu pun cepat menyebar dari mulut ke mulut. Tidak butuh waktu lama hingga kabar tersebut ramai dibahas di lingkungan sekitar. Sebagian warga mengaku penasaran, sementara yang lain memilih menghindari lokasi karena merasa takut.

Nugroho P.
Last updated: Juni 3, 2026 8:11 am
By Nugroho P.
6 Min Read
Share
Kuntilanak jadi-jadian ditangkap warga.
SHARE

BACAAJA, TUBAN – Beberapa malam terakhir, suasana di sekitar simpang empat Perumahan Grand Harmoni, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, mendadak berbeda dari biasanya. Saat malam mulai larut dan jalanan sepi, warga mengaku sering melihat sosok berpakaian putih dengan penampilan menyeramkan yang muncul secara tiba-tiba. Kemunculan figur misterius itu membuat banyak orang enggan melintas sendirian di kawasan tersebut.

Cerita tentang sosok yang diduga kuntilanak itu pun cepat menyebar dari mulut ke mulut. Tidak butuh waktu lama hingga kabar tersebut ramai dibahas di lingkungan sekitar. Sebagian warga mengaku penasaran, sementara yang lain memilih menghindari lokasi karena merasa takut.

Semakin hari, kemunculan sosok berbaju putih itu semakin sering diperbincangkan. Beberapa warga bahkan mengaku sempat melihat langsung penampakan tersebut saat melintas pada malam hari. Situasi itu membuat suasana lingkungan menjadi tidak nyaman dan memunculkan berbagai spekulasi.

Namun misteri yang membuat warga resah itu akhirnya terungkap. Sosok yang selama ini dianggap sebagai makhluk gaib ternyata adalah seorang perempuan bernama Winarsih, warga Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban.

Kapolsek Jenu, AKP Darwanto, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian berhasil mengamankan perempuan tersebut setelah menerima laporan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan aksinya.

Menurut Darwanto, laporan warga langsung ditindaklanjuti dengan melakukan pengecekan ke lokasi yang kerap menjadi tempat kemunculan sosok berpakaian putih tersebut. Polisi kemudian melakukan pemantauan untuk memastikan informasi yang beredar benar adanya.

Setelah melakukan penyelidikan, petugas akhirnya berhasil menemukan sosok yang selama ini membuat warga penasaran. Perempuan tersebut diamankan pada Sabtu malam sekitar pukul 22.15 WIB.

Saat ditemukan, Winarsih masih mengenakan pakaian serba putih dan riasan wajah yang dibuat menyerupai sosok kuntilanak seperti yang sering digambarkan dalam cerita rakyat maupun film horor.

Penampilannya memang cukup mencolok. Dengan kostum putih panjang dan dandanan yang dibuat menyeramkan, tak heran jika banyak warga yang mengira dirinya adalah sosok mistis sungguhan ketika muncul di tengah suasana malam yang sepi.

Darwanto menjelaskan bahwa petugas berhasil mengamankan Winarsih di sebuah rumah milik warga yang selama ini memberikan tempat tinggal kepadanya. Dari situlah polisi kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Setelah menerima laporan dari warga, anggota langsung melakukan pengecekan di lapangan. Yang bersangkutan kemudian berhasil diamankan saat berada di rumah salah seorang warga yang selama ini memberinya tempat tinggal,” ujar Darwanto.

Setelah diperiksa, fakta yang terungkap ternyata jauh dari dugaan banyak orang. Polisi tidak menemukan adanya unsur kejahatan maupun motif kriminal di balik aksi tersebut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tindakan Winarsih diduga hanya dilandasi rasa iseng. Ia tidak memiliki tujuan untuk melakukan penipuan, pemerasan, ataupun tindakan melawan hukum lainnya.

Temuan itu cukup mengejutkan mengingat aksinya sempat membuat keresahan di tengah masyarakat. Banyak warga yang selama ini menduga ada sesuatu yang lebih besar di balik kemunculan sosok misterius tersebut.

“Menurut keterangan yang kami peroleh, yang bersangkutan tidak memiliki tujuan kriminal. Kemungkinan hanya iseng,” kata Darwanto.

Meski demikian, polisi tetap mengambil langkah penanganan lanjutan. Mengingat yang bersangkutan beberapa kali menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat, aparat berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan pendampingan.

Pihak kepolisian kemudian menyerahkan Winarsih kepada Dinas Sosial Kabupaten Tuban guna mendapatkan penanganan yang lebih sesuai dengan kondisi yang bersangkutan.

Darwanto mengatakan langkah tersebut dipilih karena persoalan yang dihadapi tidak berkaitan dengan tindak pidana, melainkan membutuhkan pendekatan sosial yang lebih tepat.

“Kami menyerahkannya kembali kepada Dinas Sosial Kabupaten Tuban untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Dari informasi yang diterima polisi, Winarsih ternyata bukan pertama kali berurusan dengan petugas maupun Dinas Sosial. Sebelumnya ia juga pernah beberapa kali mendapatkan penanganan karena tindakan yang dianggap mengganggu ketertiban umum.

Menurut keterangan yang diperoleh dari Dinas Sosial, perempuan tersebut pernah terlibat dalam sejumlah aktivitas yang memerlukan pendampingan sosial, termasuk kebiasaan meminta-minta dan tindakan lain yang menimbulkan keluhan warga.

“Informasi dari Dinas Sosial, yang bersangkutan sudah beberapa kali diserahkan untuk penanganan sosial,” kata Darwanto.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tidak semua kejadian yang terlihat mistis benar-benar berkaitan dengan hal-hal gaib. Terkadang ada fakta yang jauh lebih sederhana di balik sebuah cerita yang telanjur berkembang di masyarakat.

Fenomena serupa ternyata bukan hanya terjadi di Tuban. Dalam beberapa waktu terakhir, Jawa Timur juga sempat dihebohkan dengan kemunculan sosok pocong jadi-jadian yang viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Seorang pemuda menjadi perhatian warga setelah tertangkap mengenakan kostum pocong dan berkeliling menggunakan sepeda motor bersama temannya.

Aksi tersebut awalnya dilakukan untuk mengerjai teman-temannya menjelang perayaan Idul Adha. Namun karena dilakukan di ruang publik, banyak warga yang terkejut dan akhirnya mengejar mereka.

Video kejadian itu kemudian menyebar luas di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, pemuda tersebut bahkan tampak dimarahi ibunya setelah aksinya membuat geger lingkungan sekitar.

Pihak kepolisian saat itu juga turun tangan untuk melakukan klarifikasi dan memberikan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Rangkaian peristiwa kuntilanak dan pocong jadi-jadian itu menunjukkan bagaimana sebuah aksi iseng dapat berkembang menjadi keresahan masyarakat ketika dilakukan di ruang publik. Di era media sosial seperti sekarang, kejadian kecil pun bisa dengan cepat menjadi viral dan memancing beragam reaksi dari warga.

Kini setelah sosok di balik teror kuntilanak Tuban berhasil diamankan, suasana di sekitar Perumahan Grand Harmoni kembali tenang. Warga yang sebelumnya dihantui rasa penasaran akhirnya mengetahui bahwa sosok yang selama ini muncul di tengah malam bukan makhluk gaib, melainkan manusia biasa yang memilih tampil dengan kostum menyeramkan. (*)

You Might Also Like

Malam Panjang di Mangkang: Banjir Datang, Pantura Ikut Tersendat

Pesawat Raksasa Rusia Mendarat di Ahmad Yani, Ini Penjelasan Imigrasi Semarang

DPRD Semarang Nggak Mau Kudet, Siap Gas ke Parlemen Digital!

Lima Ribuan Tiket Kereta Api Dikembalikan Imbas Banjir Pekalongan

Kompas Sudah Ada, Tinggal Jangan Jalan Sambil Merem

TAGGED:hantuhantu palsuheadlinekuntilanakpocong
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Seminggu Lagi Nikah, Eh Takdir Berkata Lain
Next Article STNK Mirip Banget Aslinya, Sindikat Pasuruan Akhirnya Tumbang Terbongkar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial IDAI, dr. Angga Wirahmadi.

IDAI Warning Kesehatan Mental Anak! Satu dari Tiga Remaja Indonesia Alami Masalah Psikologis

BERBINCANG - Nanik S Deyang berbincang dengan Presiden Prabowo Subianto.

Ini Alasan Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Tak Singgung soal Mega Korupsi MBG

KEPALA BGN - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang.

BREAKING NEWS: Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN

Tak Cuma Narik Pajak, UPT Bapenda Kini Ikut Promosikan Aset

RUU Kawasan Industri Digodok, Agustina Minta Pusat dan Daerah Berbagi Peran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi rekening bank.
Politik

Rekening Pejabat Makin Gendut! Presiden Teken Perpres Kenaikan Gaji Pejabat, ASN, dan TNI-Polri

September 20, 2025
Ilustrasi elemen masyarakat demo menolak MBG.
Info

MBG Nasibmu Kini, Semua Lini Dikorupsi dari Ompreng hingga Kaus Kaki

Juli 3, 2026
Olahraga

Dilepas Presiden, Atlet Langsung Mode Menggila

Desember 25, 2025
TANGANI BANJIR--Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin menyampaikan strategi tangani banjir rob saat Rembug Pembangunan Jateng di Pendopo Kabupaten Grobogan, Jumat (29/5/2026). (bae)
Info

Ogah Nanggung Beban Sendirian, Pemkot Semarang Ajak Daerah Lain Kompak Atasi Banjir-Rob

Mei 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Setelah Pocong, Giliran Kuntilanak Palsu Ditangkap
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?