Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Juleha di Jateng Harus Bersertifikat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Juleha di Jateng Harus Bersertifikat

Kalau selama ini banyak orang mikir nyembelih hewan kurban itu “asal bisa dan berani”, sekarang ceritanya beda. Di Jateng, profesi Juru Sembelih Halal alias Juleha mulai dipoles serius. Bukan sekadar motong sapi atau kambing, tapi juga belajar soal standar halal, kebersihan, sampai cara bikin hewan nggak stres sebelum disembelih.

T. Budianto
Last updated: Mei 27, 2026 1:55 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KESEHATAN HEWAN: Petugas memeriksa kesehatan hewan di salah satu peternakan di Jateng. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng terus memperkuat ekosistem halal di sektor peternakan lewat peningkatan kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha).

Sampai 2026 ini, tercatat hampir 706 juru sembelih sudah mengikuti bimbingan teknis maupun sertifikasi kompetensi yang digelar Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Jateng.

Pokja Kesehatan Masyarakat Veteriner Distannak Jateng, Diana Dwie Ariantie mengatakan, program pelatihan Juleha mulai digencarkan sejak 2021 hingga 2022 untuk mendukung penguatan ekonomi syariah di Jateng.

“Dari 2021 sampai 2026 ini, sudah hampir 700-an yang mengikuti bimtek maupun sertifikasi kompetensi,” ujar Diana di Tarubudaya-Ungaran, Selasa (26/5/2026).

Baca juga: PDIP Jateng Kurban 17 Sapi dan 20 Kambing, Sumanto: Kami Salurkan ke Berbagai Wilayah

Menurutnya, keberadaan tenaga penyembelih bersertifikat sekarang jadi syarat penting buat rumah potong hewan (RPH) maupun unit usaha unggas yang ingin mengurus sertifikasi halal. Minimal, setiap rumah potong harus punya dua tenaga penyembelih yang sudah tersertifikasi.

Program ini juga masuk prioritas pemerintahan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen dalam penguatan ekonomi syariah untuk program pembangunan daerah 2027.

Tahun 2026 sendiri, Distannak Jateng ditarget melatih 180 peserta. Sampai Mei, sudah ada 120 orang yang ikut pelatihan, masing-masing 60 peserta di Kabupaten Kudus dan 60 peserta di Ungaran menjelang Iduladha.

Sertifikasi Kompetensi

Selain pelatihan, tahun ini juga ditargetkan ada 100 juru sembelih yang mengikuti sertifikasi kompetensi resmi lewat Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang terhubung dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Pertanian dan BNSP.

“Di Jawa Tengah, TUK yang berhubungan langsung dengan LSP Pertanian ada di Dinas Pertanian dan Peternakan,” jelas Diana. Ia menambahkan, sertifikasi ini makin penting karena bukan cuma dibutuhkan di Indonesia, tapi juga jadi syarat tenaga kerja di luar negeri.

Diana juga mencontohkan program unik dari Kabupaten Brebes yang mendorong gerakan “Satu Desa Satu Juleha Bersertifikat”. Bahkan, daerah itu ikut mendukung pembentukan kantor DPD Juleha.

“Harapannya setiap desa punya minimal satu juru sembelih bersertifikat,” katanya. Salah satu peserta bersertifikat, Ahmad Bashit mengaku pelatihan itu bikin dirinya lebih paham soal penyembelihan halal dan ihsan.

Baca juga: Kurban Sendiri Atau Patungan, Mana Lebih Mantap Buat Iduladha

Bukan cuma soal sah secara agama, tapi juga bagaimana memperlakukan hewan dengan baik sebelum disembelih. “Artinya memperlakukan binatang yang akan disembelih dengan penanganan yang baik,” ujar warga Gunungpati, Kota Semarang itu.

Ia menjelaskan, hewan yang akan disembelih wajib dijauhkan dari kondisi stres. Bahkan sekadar mengasah pisau pun harus dilakukan jauh dari pandangan hewan.

Setelah proses penyembelihan selesai, bagian daging, jeroan, kulit, dan lainnya juga harus dipisahkan supaya meminimalkan kontaminasi bakteri dan menjaga kualitas daging tetap baik. Tak cuma praktik penyembelihan, para Juleha juga mulai aktif turun ke musala dan masjid buat berbagi edukasi soal penyembelihan halal dan ihsan.

Karena ternyata urusan kurban bukan cuma tentang siapa yang pegang pisau paling berani. Tapi juga siapa yang paling paham cara menghormati kehidupan sampai detik terakhir. (tebe)

You Might Also Like

Harga Ambles Bikin Emosi, Peternak Solo Protes Guyur Badan Pakai Telur

Qatar dan Arab Saudi Tuan Rumah Putaran Keempat Kualifikasi

Investor Asing Masuk Deras, Pemprov Pasang “Radar”

Atlet NPC Solo Panen 15 Medali di ASEAN Para Games Tailan, Respati Siapkan Fasilitas Khusus

Sampah Numpuk? Pemkot Langsung Gercep

TAGGED:distannak jatengjulehapemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SERAHKAN HEWAN KURBAN - Sekretaris DPD PDIP Jateng secara simbolis menyerahkan hewan kurban kepada panitia kurban. (ist) PDIP Jateng Kurban 17 Sapi dan 20 Kambing, Sumanto: Kami Salurkan ke Berbagai Wilayah
Next Article GAJI - Ilustrasi uang rupiah sebagai gaji bulanan. Rata-rata Gaji Dosen Indonesia Rp3,36 Juta per Bulan, Lebih Gede Bayaran Pegawai MBG?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

JALANI PEMRIKSAAN: Bupati Sukoharjo, Etik Suryani didampingi petugas bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih, Jakarta, Sabtu, (12/7/2026). (Foto: Ist)

Etik Minta Rp500 Juta, KPK Ungkap Skema Setoran Bupati Sukoharjo

Presiden RI, Prabowo Subianto. (gerindra)

Gaji TNI-Polri Kecil? Prabowo: Aparat Harus Sejahtera, Biar Gak Meras Rakyat

DIKEKANG - Ilustrasi pola asuh yang telalu mengekan anak. (ist)

Jangan Overprotective! Psikolog: Anak Butuh Belajar Gagal, Jatuh, dan Bangkit

TANAM CEMARA--Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng (depan) bersama Karang Taruna Kecamatan Tugu, menanam cemara laut di Pulau Tirang, Minggu (12/7/2026). (ist)

Wali Kota Agustina Bareng Karang Taruna Tanam Cemara Laut di Pulau Tirang

Parasit Komodo Mulai Terkuak, Ancaman Baru Ikut Terbaca

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Satu Kambing Buat Serumah, Kurban Keluarga Ternyata Tetap Sah

Mei 26, 2026
Puncak Gunung Slmaet.
Info

Syafiq Ditemukan di Watu Langgar Gunung Slamet, Cuaca Ekstrem Jadi Tantangan Evakuasi

Januari 14, 2026
Daerah

Pemprov Relokasi 900 Rumah di Kawasan Tanah Gerak Tegal

Februari 12, 2026
Pergantian Sekjen Gerindra dari Ahmad Muzani ke Sugiono di pribadi Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jumat 1 Agustus 2025. (Instagram/@ahmadmuzani2)
DaerahPolitik

PAN KAYA KIE BAE? Janji Muzani Malah Buyar

Agustus 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Juleha di Jateng Harus Bersertifikat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?