Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Awalnya Kayak Flu Biasa, Hantavirus Tiba-Tiba Bikin Paru Kacau
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Awalnya Kayak Flu Biasa, Hantavirus Tiba-Tiba Bikin Paru Kacau

Belakangan, perhatian terhadap hantavirus kembali naik setelah adanya investigasi kasus di kapal ekspedisi MV Hondius. Meski belum jadi wabah besar, kemunculan virus ini lagi-lagi bikin banyak ahli kesehatan waspada karena tingkat fatalitasnya tergolong tinggi dibanding banyak infeksi pernapasan lain.

Nugroho P.
Last updated: Mei 18, 2026 8:00 pm
By Nugroho P.
6 Min Read
Share
ilustrasi Hantavirus. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Nama hantavirus mungkin tidak sepopuler Covid-19 atau flu burung, tapi setiap kali virus ini muncul dalam laporan kesehatan dunia, suasananya langsung berubah tegang. Bukan karena jumlah kasusnya banyak, melainkan karena cara virus ini menyerang tubuh dikenal sangat cepat dan brutal. Orang yang awalnya cuma demam dan pegal biasa bisa mendadak mengalami gagal napas hanya dalam hitungan hari.

Belakangan, perhatian terhadap hantavirus kembali naik setelah adanya investigasi kasus di kapal ekspedisi MV Hondius. Meski belum jadi wabah besar, kemunculan virus ini lagi-lagi bikin banyak ahli kesehatan waspada karena tingkat fatalitasnya tergolong tinggi dibanding banyak infeksi pernapasan lain.

Yang bikin menipu, gejala awal hantavirus sering terlihat seperti flu biasa. Penderitanya biasanya cuma merasa demam, nyeri otot, sakit kepala, badan lemas, atau pegal-pegal seperti kecapekan berat. Karena mirip penyakit harian yang umum terjadi, banyak orang tidak sadar kalau tubuhnya sedang menghadapi infeksi yang jauh lebih serius.

Masalah mulai muncul ketika kondisi tiba-tiba berubah drastis. Dalam sebagian kasus, tubuh mendadak masuk fase kritis. Napas mulai terasa berat, tekanan darah turun cepat, kadar oksigen anjlok, lalu organ-organ tubuh mulai kesulitan bekerja normal. Perubahan ini bisa terjadi hanya dalam waktu 24 sampai 48 jam.

Banyak orang mengira hantavirus cuma menyerang paru-paru. Padahal sebenarnya virus ini lebih dulu menyerang pembuluh darah, tepatnya sel endotel yang melapisi bagian dalam pembuluh darah manusia. Ketika lapisan ini rusak, pembuluh darah menjadi “bocor” dan cairan mulai keluar ke jaringan tubuh.

Paru-paru jadi salah satu organ yang paling terdampak. Cairan perlahan memenuhi alveoli atau kantung udara kecil tempat pertukaran oksigen terjadi. Akibatnya, oksigen tidak bisa masuk ke darah dengan baik dan tubuh mulai kekurangan pasokan udara.

Kondisi inilah yang dikenal sebagai hantavirus pulmonary syndrome atau HPS, bentuk infeksi hantavirus yang paling berat. Pada tahap ini, pasien sering membutuhkan ventilator dan perawatan intensif karena paru-parunya tidak lagi mampu bekerja normal.

Yang lebih menyeramkan, kerusakan berat pada hantavirus bukan hanya disebabkan virus itu sendiri. Dalam banyak kasus, sistem imun tubuh justru ikut memperparah situasi. Saat melawan virus, tubuh melepaskan molekul peradangan dalam jumlah besar agar infeksi cepat dihancurkan.

Namun pada hantavirus, respons imun ini kadang berubah terlalu agresif dan memicu fenomena yang disebut badai sitokin. Tubuh seperti menyerang terlalu keras sampai akhirnya ikut merusak dirinya sendiri. Peradangan makin tidak terkendali dan kebocoran pembuluh darah jadi makin parah.

Fenomena ini menjelaskan kenapa sebagian pasien tampak baik-baik saja di awal, lalu tiba-tiba drop dalam waktu singkat. Banyak dokter menyebut hantavirus sebagai salah satu infeksi yang progresinya sangat cepat dan sulit diprediksi.

Kecepatan perburukan inilah yang membuat hantavirus sangat ditakuti. Ada pasien yang pagi masih bisa berjalan normal, lalu malamnya harus masuk ICU karena sesak napas berat. Dalam fase kritis, tekanan darah juga bisa turun drastis akibat cairan keluar dari pembuluh darah, memicu syok hingga gangguan multiorgan.

Masalah lain yang bikin hantavirus berbahaya adalah diagnosisnya sering terlambat. Karena gejala awalnya mirip flu biasa, banyak pasien baru datang ke rumah sakit saat kondisi paru-parunya sudah mulai berat. Akibatnya waktu penanganan jadi makin sempit.

Hantavirus sendiri sebenarnya terdiri dari banyak strain berbeda. Di Amerika, strain seperti Sin Nombre virus lebih sering menyebabkan gangguan paru berat atau HPS. Sementara di beberapa wilayah Asia dan Eropa, hantavirus lebih banyak menyerang ginjal dan memicu kondisi hemorrhagic fever with renal syndrome atau HFRS.

Ada juga strain Andes virus yang cukup membuat ilmuwan waspada karena dalam kondisi tertentu diduga bisa menular antarmanusia. Meski kasus seperti itu masih tergolong jarang, keberadaan strain tersebut membuat penelitian hantavirus terus diperhatikan serius oleh dunia medis.

Tingkat kematian akibat HPS dilaporkan bisa mencapai sekitar 30 sampai 40 persen. Angka itu jauh lebih tinggi dibanding banyak penyakit virus pernapasan lain yang lebih umum ditemukan sehari-hari.

Sampai sekarang, belum ada antivirus khusus yang benar-benar efektif untuk semua kasus hantavirus. Karena itu penanganan utama masih berupa terapi suportif seperti bantuan oksigen, pengaturan cairan tubuh, pemantauan ketat, dan perawatan intensif.

Meski terdengar mengerikan, bukan berarti semua orang yang terkena hantavirus pasti meninggal. Banyak pasien juga berhasil pulih total setelah mendapat penanganan cepat dan perawatan intensif yang tepat. Faktor usia, kondisi kesehatan awal, jumlah paparan virus, dan kecepatan diagnosis sangat memengaruhi peluang kesembuhan.

Para ahli kesehatan menekankan bahwa deteksi dini jadi kunci penting. Semakin cepat gejala dikenali dan pasien mendapat pengawasan medis, semakin besar peluang mencegah kondisi berubah menjadi fatal.

Di tengah munculnya berbagai penyakit baru dalam beberapa tahun terakhir, hantavirus kembali mengingatkan bahwa ancaman kesehatan tidak selalu datang dari virus yang paling menular. Kadang justru virus yang jarang muncul bisa jauh lebih berbahaya karena menyerang tubuh dengan cepat dan sulit dikenali di awal.

Karena itu, memahami gejala dan cara kerja hantavirus dianggap penting bukan untuk menimbulkan kepanikan, melainkan meningkatkan kewaspadaan. Sebab dalam banyak kasus, perbedaan antara kondisi selamat dan kritis sering ditentukan oleh satu hal sederhana: seberapa cepat infeksi dikenali sebelum paru-paru mulai kewalahan bernapas. (*)

You Might Also Like

Kentod FC Datangkan Eks-Timnas Indonesia U-19, Bidik Target Besar Naik Liga 1

Serius Dorong EBT, Danantara Investasikan 120 Juta Dolar AS untuk Pertamina NRE

Ini Cara Luthfi Bikin Solar Ngalir di SPBUN Jongor

Bocoran Juara Olimpiade, Jangan Takut Soal Susah

Transaksi Soloraya Great Sale 2025 Tembus Rp10,3 Triliun

TAGGED:hanta virushantavirus
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Handi Resmi Jadi Sekda Semarang, Agustina Langsung Kasih PR
Next Article Dusun Buddhis Krecek Mulai Dilirik Wisatawan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asean-Games 2026

Lapas Purwodadi Pastikan Data Pemilih Warga Binaan Tetap Terdata

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

Hati-Hati! Asap TPA Jatibarang Mengandung Partikel Berbahaya

Sabut Kelapa Buatan Warga Binaan Lapas Semarang Tembus Yunani

Giant Sea Wall Diharap Jadi Solusi Banjir dan Rob

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

EVAKUASI KORBAN - Tim gabungan berupauya mencari dan mengevakuasi korban gempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Info

Gempa Susulan Flores NTT Capai 13.156 Kali, BMKG: Aktivitas Mulai Menurun

September 7, 2026
Info

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

Mei 12, 2026
Hukum

Banyak Utang, Eks Kepala Gudang Jual Susu Cimory Kedaluwarsa

Juni 8, 2026
DEMO BURUH: Ratusan buruh Sritex demo di depan kantor Gubernur Jateng, beberapa waktu lalu.(bae)
Info

Buruh Sritex Meradang, Nasibnya Kayak Roller Coaster Gak Jelas Arahnya

September 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Awalnya Kayak Flu Biasa, Hantavirus Tiba-Tiba Bikin Paru Kacau
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?