Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Proyek Giant Sea Wall Pantura Dimulai
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Proyek Giant Sea Wall Pantura Dimulai

Kalau laut makin dekat ke rumah tiap tahun, itu bukan drama, itu realita warga yang tinggal di wilayah Pantura. Dan sekarang, pemerintah akhirnya bilang: oke, ini darurat, kita gas duluan di Jateng.

T. Budianto
Last updated: Mei 4, 2026 6:15 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
GIANT SEA WALL: Kick off proyek Giant Sea Wall yang dipimpin langsung Menko Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono bersama sejumlah kepala daerah dan stakeholder di Gedung Mina Bahari III, Jakarta, Senin (4/5/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA– Kawasan Pantai Utara Jawa alias Pantura, khususnya di Jawa Tengah, resmi masuk “jalur cepat” penanganan rob, abrasi, sampai penurunan tanah. Pemerintah pusat mulai tancap gas lewat proyek perlindungan pesisir terpadu yang dibahas dalam rapat di Gedung Mina Bahari III, Senin (4/5/2026).

Rapat ini dipimpin langsung Menko Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono bareng Kepala Badan Otorita Pantura, Didit Herdiawan dan stakeholder lainnya.

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin, bilang ini bukan sekadar rapat biasa, ini tanda dimulainya proyek gede: pembangunan giant sea wall alias tanggul laut raksasa. “Ini kick off untuk mulai pembangunan. Kajian di Jateng sudah selesai,” katanya.

Wilayah yang bakal jadi prioritas? Nggak jauh-jauh dari titik rawan: Demak, Kota Semarang, dan Kendal. Tiga daerah yang udah lama “langganan” rob dan abrasi.

Baca juga: Gus Yasin Sebut Giant Sea Wall Semarang Demak akan Dibikin Lebih Panjang, sampai Mana?

Menurut AHY, Pantura itu nggak bisa ditangani pakai satu resep buat semua. Tiap wilayah punya masalah beda, jadi solusinya juga harus fleksibel. Nggak melulu tembok beton panjang dari ujung ke ujung, tapi bisa kombinasi: tanggul, teknologi, sampai solusi alami kayak mangrove. “Kita identifikasi yang paling rentan dulu, seperti Jakarta dan Semarang,” tegasnya.

Di Jateng sendiri, garis pantainya tembus 1.127 km, dan lebih dari setengahnya ada di Pantura. Selain jadi jalur ekonomi super sibuk, wilayah ini juga jadi “langganan masalah”: rob, abrasi, tanah ambles, sampai rusaknya ekosistem.

Makanya, penanganannya nggak cuma soal nahan air laut, tapi juga mikirin masa depan: termasuk penyediaan air bersih lewat kolam retensi.

Penanaman Mangrove

Sebenarnya, Pemprov Jateng sudah mulai duluan. Lewat program Mageri Segoro, jutaan mangrove sudah ditanam. Sepanjang 2025 saja, tembus 2,3 juta batang.

Ditambah lagi proyek-proyek seperti Tol Tanggul Laut Semarang-Demak, tanggul di Pekalongan dan Rembang, sampai rencana hybrid sea wall di Demak.

Didit Herdiawan bilang, penanganan Pantura bakal dibagi per segmen. Salah satu fokus penting ada di kawasan Kendal-Semarang yang sudah lewat berbagai kajian teknis, dari kondisi tanah sampai pemodelan lapangan.

Baca juga: Proyek Tanggul Laut Semarang Udah Jalan, Mengapa Walhi Konsisten Mengkritik?

Dan yang jelas, proyek ini nggak bisa jalan sendiri. Harus bareng-bareng, dari pusat sampai daerah, termasuk masyarakat yang tinggal di garis depan.

Pantura itu unik. Setiap tahun daratannya berkurang, tapi rapatnya nambah. Untung kali ini bukan cuma bahas-bahas, tapi mulai bangun. Tinggal nanti, antara laut yang berhenti maju… atau kita yang terus mundur. (tebe)

You Might Also Like

Daftar Sultan Indonesia Geser-Geseran, Duitnya Bikin Kepala Cenat-Cenut

Said Iqbal ke PT Victory: Jangan Kabur Dulu, Hak 846 Buruh Harus Beres!

Kepala Rumah Tangga Eks-Jampidsus Febrie Tewas Misterius, Sengaja Dihabisi?

Stok Hewan Kurban di Jateng Aman

Soekarno Cup Jadi Jalan Anak Muda Mengejar Mimpi

TAGGED:giant sea wallheadlinepantura jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Satu Aplikasi Buat Semua Urusan, Pemkot Luncurkan SDGs
Next Article Tukar Botol Jadi Lumpia: Semarang Pecah Rekor Dunia

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SAPA LEBIH DEKAT - Dewan Komisaris PLN Icon Plus, Saifullah Mashum, bertemu dan berdialog langsung dengan insan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah.

Sapa Lebih Dekat: Komisaris Dengarkan Aspirasi Insan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah

KASUS TPPU--Tim jaksa penuntut umum (sisi kiri) mengikuti sidang kasus TPPU dengan terdakwa Gus Yazid (kemeja hijau), di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Jaksa Tak Terima Gus Yazid Dihukum Ringan Setahun Bui, Nyatakan Banding

Siswa SLB Blitar Pingsan, Diduga Tahan Sakit Keracunan MBG

Influenza A Naik, Begini Bedanya dengan Covid-19

Ilustrasi judi online (judol).

Bansos Dicoret Gegara Judol, Dinsos DIY Buka Sanggahan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Yolla Yuliana Pamit dari Timnas, Pilih Mundur Demi Ini

Juni 18, 2025
Pendidikan

Nyaris Gantung Seragam, Kini Bisa Sekolah Gratis

Juni 8, 2026
Fokus

Gombel Ditutup, Jangli Ikut “Sesak Napas”

Mei 7, 2026
Info

Lokasi Strategis RS Samsoe Hidajat, Dekat Bandara Ahmad Yani Semarang

Juli 31, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Proyek Giant Sea Wall Pantura Dimulai
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?