BACAAJA, SEMARANG- PSIS Semarang nggak mau sekadar numpang lewat di laga pamungkas. Meski hasil pertandingan udah nggak ngaruh ke nasib mereka musim ini, Laskar Mahesa Jenar tetap pasang target menang saat tandang ke markas PSS Sleman.
Laga pekan ke-27 Championship 2025/2026 bakal digelar di Stadion Maguwoharjo, Minggu (3/5/2026) pukul 15.30. Buat PSIS, ini bukan cuma soal formalitas nutup musim, tapi juga soal harga diri.
Baca juga: PSIS Selamat dari Zona Panas, Rival Kepeleset di Detik Terakhir
Pelatih PSIS, Kas Hartadi bilang timnya tetap bakal tampil all out. Nggak ada istilah main santai meski target bertahan di liga sudah tercapai. “Ya tetap fight, kami main dengan kekuatan terbaik. Justru karena target sudah tercapai, pemain bisa tampil lebih lepas,” kata Kas Hartadi usai memimpin sesi latihan di Lapangan POJ City, Rabu (29/4/2026).
Dirinya juga memastikan bakal menurunkan skuad terbaiknya. Dalam beberapa hari terakhir, tim fokus berbenah, terutama soal penyelesaian akhir yang masih jadi PR.
Penyelesaian Akhir
“Penyelesaian akhir kita maksimalkan, terus kita latih supaya lebih tajam. Peluang sekecil apa pun harus bisa dimaksimalkan,” lanjutnya.
Meski datang tanpa beban, PSIS tetap waspada. Soalnya, PSS Sleman lagi dalam mode “harus menang”. Bermain di kandang sendiri, Super Elang Jawa jelas bakal tampil habis-habisan demi mengamankan tiket promosi ke Super League tanpa harus lewat drama play-off.
Baca juga: Promosi Dicanangkan, PSIS Siap “Bongkar Pasang” Tim
Pasalnya, PSS yang kini memuncaki klasemen punya poin sama dengan Persipura di posisi kedua, yakni 53. “Sleman tim kuat, mereka butuh menang. Tapi kita juga punya keinginan yang sama. Kita fokus ke permainan sendiri dan tetap berusaha ambil poin penuh,” tegasnya.
Di atas kertas, ini laga “nggak penting” buat PSIS. Tapi justru di pertandingan kayak gini, sering lahir plot twist, tim santai bisa jadi pengacau. Jadi, kalau mimpi PSS tiba-tiba goyang di kandang sendiri… mungkin itu bukan nasib, tapi tamu yang datang tanpa beban. (tebe)

