Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gempolan Didorong Jadi Sentra Durian
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Gempolan Didorong Jadi Sentra Durian

Kalau udah terkenal enak, kenapa masih setengah-setengah? Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo, Karanganyar lagi didorong buat nggak cuma jadi “tempat beli durian”, tapi naik kelas jadi pusat durian yang serius, dari kebun sampai pasar.

T. Budianto
Last updated: April 22, 2026 7:53 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
TEMU TANI: Ketua DPRD Jateng Sumanto menghadiri Temu Tani Desa di Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo, Karanganyar, belum lama ini (Foto: DPRD Jateng)
SHARE

BACAAJA, KARANGANYAR- Ketua DPRD Jateng, Sumanto ngajak warga Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo, Karanganyar buat maksimalkan potensi desa sebagai sentra durian. Menurutnya, durian bukan sekadar buah musiman, tapi bisa jadi “mesin ekonomi” kalau digarap serius.

“Gempolan ini udah punya nama. Orang cari durian enak ke sini. Tinggal fokus dikembangkan,” ujarnya saat Temu Tani Desa beberapa waktu lalu.

Baca juga: Ketua DPRD Jateng: Sayur dan Buah Jateng Harus Naik Kelas!

Buat Sumanto, kuncinya bukan cuma nanam dan panen. Tapi juga mikirin hulu sampai hilir, mulai dari bibit unggul, teknik budidaya modern, sampai pengolahan pascapanen dan akses pasar. Artinya, warga nggak cukup jadi petani, tapi juga harus mulai mikir jadi pelaku bisnis.

Ia juga nyaranin kolaborasi dengan kampus. Bukan sekadar teori, tapi buat dorong riset pertanian, bahkan kemungkinan lahirnya varietas durian baru khas Gempolan. “Kalau dikelola serius, bukan nggak mungkin Gempolan punya durian signature sendiri,” tambahnya.

Bisa Bersaing

Secara potensi, durian Gempolan dinilai bisa bersaing dengan daerah lain seperti Kabupaten Banjarnegara atau Kabupaten Wonosobo yang lebih dulu dikenal sebagai penghasil durian.

Nggak berhenti di situ, Sumanto juga lempar ide biar durian nggak cuma dijual di kebun: bikin Festival Durian. Tujuannya jelas, narik wisatawan, pecinta durian, sekaligus buka peluang usaha baru. Konsepnya? Bisa dikemas jadi wisata agro. Orang datang, makan durian, foto-foto, bahkan belajar langsung dari kebunnya.

Baca juga: Ketua DPRD Jateng: Musrenbang Jangan Cuma Rapi di Kertas

Anggota DPRD Karanganyar, Suyono yang ikut hadir bilang, sebenarnya Gempolan udah lama dikenal sebagai “kampung durian”. Tinggal gimana potensi itu benar-benar jadi sumber kesejahteraan warga. “Kalau infrastrukturnya sudah mendukung, ekonomi masyarakat juga harus ikut naik,” katanya.

Kadang masalahnya bukan nggak punya potensi, tapi terlalu nyaman jadi “cukup terkenal”. Padahal, di zaman sekarang, yang setengah serius gampang kalah sama yang all in. Jadi, mau tetap jadi tempat mampir beli durian… atau sekalian jadi destinasi yang dicari? Pilihannya sebenarnya sudah jelas. (tebe)

You Might Also Like

PDIP Rombak Kursi Kader di DPR, Rieke ‘Oneng’ Sekarang di Komisi Ini

Coblosan Mau Go Digital? Usul E-Voting Pilkada Mulai Dipikirin Serius

DPR Soroti Lambatnya Pembangunan Pembangkit EBT

Kantor Baru Megawati Institute Rampung

Buruh SPAMK Semarang Minta Upah Naik 630 Ribu

TAGGED:ketua dprd jatengpdippotensi desasentra durian
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article GAJI - Ilustrasi uang rupiah sebagai gaji bulanan. Tanggal Muda Datang, Gaji Aman Atau Sekadar Lewat Saja
Next Article Ilustrasi godaan mudahnya pencairan pinjaman online (pinjol). Utang Pinjol RI Tembus Rp100 Triliun, Gen Z dan Milenial Paling Banyak Terjerat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

1,2 Juta NIK Diduga Bocor, Pemprov Bilang Aman: “Belum Ada Korban”

WADUK MENGERING: Dampak kemarau panjang di Waduk Botok, Kedawung, Sragen, Jateng beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

BMKG Sebut Kemarau 2026 Punya Pola Tak Biasa

TURNAMEN FREE FIRE - Komunitas e-sport RIKAS bersama Warmindo Mayoritas kembali menggelar turnamen Free Fire Clash Squad 4v4, dengan kuota terbatas hanya 64 tim.

Slot Cuma 64 Tim, Turnamen Free Fire di Warmindo Mayoritas Kembali Dibuka

KEMBALIKAN MAHAR--Kades Kayen, Agus Riyanto (baju batik dan berpeci) menjelaskan pengembalian mahar seleksi perangkat desa, saat bersaksi dalam sidang dugaan korupsi Bupati Pati nonaktif Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). (bae)

Seusai OTT Sudewo, Kades di Pati Bergegas Kembalikan Mahar Seleksi Perangkat Desa

RUWATAN - Massa Jateng Guyub meruqyah atau meruwat Kantor Gubernur Jawa Tengah, sebagai simbol tolak bala atas matinya nurani pemerintah.

Massa Jateng Guyub Kantor Gubernur, Tabur Bunga dan Dupa di 8 Penjuru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

PEDAGANG MENGELUH - Pedagang kecil di Pasar Ngaliyan mengeluhkan mahalnya kedelai impor sebagai harga bahan baku tempe. (dul)
Ekonomi

Rakyat Gak Butuh Dolar tapi Ukuran Tempe Jadi Kecil, Pedagang Ngeluh Sepi Pembeli

Mei 26, 2026
Ekonomi

Jelang Iduladha, Pertamina Tambah Pasokan Elpiji 3 Kg

Mei 26, 2026
Ekonomi

Agustina: Biar Ekonomi Jalan, Seni Jangan Diam

Oktober 20, 2025
Ekonomi

Banyak Gerai Indomaret Tutup, Wah Ada Apa Ini?

Juni 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gempolan Didorong Jadi Sentra Durian
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?