Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jokowi Siap Keliling Daerah, PDIP Malah Makin Rapat Barisan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
NasionalPolitik

Jokowi Siap Keliling Daerah, PDIP Malah Makin Rapat Barisan

Djarot Saiful Hidayat, yang menilai agenda blusukan Jokowi tidak akan mengganggu konsolidasi internal partainya. Menurutnya, aktivitas politik yang dilakukan mantan kepala negara itu merupakan hak pribadi yang tidak perlu ditanggapi secara berlebihan.

Nugroho P.
Last updated: Juni 1, 2026 8:30 pm
By Nugroho P.
6 Min Read
Share
Djarot Saiful Hidayat
SHARE

BACAAJA, JAKARTA –Rencana Mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk turun langsung ke berbagai daerah bersama kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) rupanya tidak membuat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merasa terancam. Sebaliknya, partai berlambang banteng itu mengaku justru semakin percaya diri menghadapi dinamika politik yang berkembang belakangan ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, yang menilai agenda blusukan Jokowi tidak akan mengganggu konsolidasi internal partainya. Menurutnya, aktivitas politik yang dilakukan mantan kepala negara itu merupakan hak pribadi yang tidak perlu ditanggapi secara berlebihan.

Dalam beberapa waktu terakhir, kabar mengenai kemungkinan Jokowi turun ke sejumlah wilayah bersama kader PSI menjadi bahan pembicaraan di kalangan politik nasional. Langkah tersebut dianggap sebagian pihak sebagai upaya menjaga komunikasi dengan masyarakat setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden.

Namun di mata PDIP, situasi itu justru menjadi pemicu semangat baru bagi kader-kader partai. Djarot menegaskan bahwa kekuatan sebuah partai tidak ditentukan oleh aktivitas tokoh di luar struktur partai, melainkan oleh soliditas kader dan kerja nyata di tengah masyarakat.

Menurutnya, setiap kali muncul tantangan politik dari luar, kader PDIP justru semakin terdorong untuk memperkuat komunikasi internal. Kondisi tersebut dinilai penting agar mesin partai tetap bergerak dan fokus menjalankan program yang telah dirancang.

Djarot mengatakan bahwa konsolidasi yang dilakukan PDIP saat ini berjalan sebagaimana mestinya. Struktur partai dari tingkat pusat hingga daerah disebut terus melakukan penguatan organisasi tanpa terpengaruh oleh agenda politik pihak lain.

Ia menilai, jika Jokowi memilih untuk berkeliling daerah, hal itu tidak otomatis mengurangi dukungan masyarakat terhadap PDIP. Sebab, partai memiliki jaringan kader yang selama ini terus bekerja dan berinteraksi langsung dengan warga di berbagai wilayah.

Karena itu, Djarot mempersilakan Jokowi menjalankan aktivitas politiknya ke mana pun yang dianggap perlu. Baginya, ruang demokrasi memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk bertemu masyarakat dan menyampaikan pandangannya.

Dalam keterangannya, Djarot bahkan menyebut rencana blusukan tersebut bisa menjadi pemacu semangat kader PDIP untuk bekerja lebih keras. Semakin banyak dinamika politik yang muncul, menurutnya, semakin besar pula dorongan bagi kader untuk memperkuat basis dukungan.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa PDIP memilih merespons isu tersebut dengan pendekatan yang relatif tenang. Alih-alih menunjukkan kekhawatiran, partai justru menekankan pentingnya menjaga kekompakan internal.

Selain menyinggung soal agenda blusukan, Djarot juga kembali menyoroti polemik yang belakangan ramai dibicarakan terkait keaslian ijazah Jokowi. Isu tersebut beberapa kali muncul dalam ruang publik dan menjadi bahan perdebatan di berbagai platform.

Menurut Djarot, polemik yang terus bergulir akan lebih mudah diselesaikan apabila ada penjelasan yang jelas dan terbuka kepada masyarakat. Ia menilai keterbukaan dapat mengakhiri berbagai spekulasi yang selama ini berkembang.

Karena itu, Djarot berharap Jokowi dapat memberikan klarifikasi secara langsung mengenai persoalan tersebut. Menurutnya, langkah tersebut akan membantu menjawab berbagai pertanyaan yang masih muncul di tengah publik.

Ia berpendapat bahwa masyarakat akan lebih mudah menerima dan memahami jika dokumen yang dipersoalkan dapat diperlihatkan secara terbuka. Dengan begitu, ruang perdebatan yang selama ini muncul bisa berakhir dengan lebih cepat.

Pernyataan tersebut kembali memperlihatkan bahwa isu ijazah masih menjadi salah satu topik yang terus menarik perhatian sejumlah kalangan. Meski sudah beberapa kali dibahas, perdebatan mengenai hal itu belum sepenuhnya mereda.

Di sisi lain, rencana Jokowi turun ke daerah bersama kader PSI juga terus menjadi sorotan karena dinilai memiliki dimensi politik yang cukup menarik. Apalagi hubungan antara Jokowi dan PDIP dalam beberapa tahun terakhir kerap menjadi perhatian publik.

Sejak tidak lagi menjabat sebagai presiden, setiap langkah politik Jokowi hampir selalu menjadi bahan diskusi. Kehadirannya dalam berbagai kegiatan sering kali dikaitkan dengan peta politik nasional yang terus bergerak menuju konfigurasi baru.

PSI sendiri selama ini dikenal sebagai partai yang beberapa kali menunjukkan kedekatan politik dengan Jokowi. Karena itu, jika agenda blusukan tersebut benar-benar terlaksana, perhatian publik diperkirakan akan cukup besar.

Meski demikian, PDIP tampaknya memilih fokus pada agenda internal partai dibanding larut dalam spekulasi mengenai langkah politik pihak lain. Djarot menegaskan bahwa kerja organisasi dan kedekatan dengan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Baginya, kekuatan partai tidak dibangun dalam waktu singkat. Soliditas kader, konsistensi program, dan kehadiran di tengah masyarakat menjadi faktor yang lebih menentukan dibanding dinamika sesaat yang muncul dalam pemberitaan politik.

Karena itu, ia memastikan bahwa agenda konsolidasi partai akan terus berjalan seperti biasa. Kader di berbagai daerah diminta tetap fokus menjalankan tugas organisasi dan memperkuat komunikasi dengan masyarakat.

Di tengah ramainya pembahasan mengenai rencana blusukan Jokowi bersama PSI, PDIP menunjukkan sikap yang cukup percaya diri. Alih-alih merasa tertekan, partai tersebut mengklaim situasi itu justru membuat kader semakin rapat barisan dan semakin bersemangat memperkuat kerja politik di akar rumput. (*)

You Might Also Like

Angka Kematian Ibu dan Bayi di Semarang Turun, Pemkot Punya Jurus Baru

Dana BOP RT di Semarang Sisa, PKS Sentil Ribetnya Administrasi

Prajurit TNI Jadi Korban di Lebanon, PDIP: PBB Jangan Diam, Dunia Butuh Sikap Tegas!

Pemkot Semarang Lepas 105 Peserta Perjalanan Religi

Gara-gara OTT KPK, THR ASN Belum Cair

TAGGED:djarotjokowipdipPSI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Janji Ketemu Berujung Ricuh, Dini Hari Merden Geger
Next Article ilustrasi organ ginjal Saat Kreatinin Naik, Tujuh Menu Ini Mulai Dibatasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sate Berujung Maut, Menantu Klaim Dikasih Jampi-Jampi Bukan Racun

Cek, Napas Masih Panjang atau Mulai Pendek? Paru-Paru Punya Jawaban

2 Juni Dompet Mulai Senyum, Gaji Ke-13 Cair Bawa Kabar Lega

Terong Tiap Hari Memang Nikmat, Tapi Ada Batas Aman, Simak yuk

Kompas Sudah Ada, Tinggal Jangan Jalan Sambil Merem

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad usai mengikuti Rapat Paripurna DPR RI Ke-4 Masa Persidangan I. Foto: dok.
Nasional

Revisi UU Hak Cipta Dimulai! DPR dan Musisi Siap Gaspol Lindungi Hak Kreator

Agustus 26, 2025
Ketua DPR Puan Maharani saat Rapat Paripurna di Gedung DPR Kompleks Parlemen Senayan Jakarta. DPR resmi menyetujui Inosentius Samsul sebagai hakim konstitusi Mahkamah Konstitusi (MK), menggantikan Arief Hidayat. Foto: dok.
Nasional

Fix! Inosentius Samsul Disetujui Jadi Hakim MK Gantikan Arief Hidayat

Agustus 22, 2025
Kapolri Listyo Sigit Prabowo memluk keluarga ojol yang tewas dilindas kendaraan Brimob, di Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Nasional

Kata Kapolri kepada Keluarga Ojol Tewas Dilindas Brimob: Bapak yang Sabar Ya

Agustus 29, 2025
Daerah

Lima Hari yang Nggak Boleh Cuma Jadi Seremoni

Oktober 16, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jokowi Siap Keliling Daerah, PDIP Malah Makin Rapat Barisan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?