Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Harlah ke-66 PMII, Fathan Subkhi Dorong Kader di Jateng Ambil Peran Nyata
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Harlah ke-66 PMII, Fathan Subkhi Dorong Kader di Jateng Ambil Peran Nyata

R. Izra
Last updated: April 18, 2026 4:44 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Kader PMII mengikuti seremonial perayaan Harlah ke-66 PMII di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (17/4/2026). (ist)
Kader PMII mengikuti seremonial perayaan Harlah ke-66 PMII di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (17/4/2026). (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Momentum Harlah ke-66 PMII jadi pengingat penting soal peran kader. Ketua Umum PB IKA-PMII, Fathan Subkhi, menegaskan organisasi ini sudah cukup matang dan harus makin nyata kontribusinya.

Menurut Fathan, usia 66 tahun bukan lagi fase mencari bentuk. Kader dan alumni diminta lebih berani ambil bagian dalam pembangunan.

“PMII sudah cukup dewasa. Maka kita harus bicara tentang kontribusi, peran, dan partisipasi,” ujarnya saat halal bihalal di Gradhika Bhakti Praja di lingkungan kantor Pemprov Jateng, Jumat (17/4/2026).

Bacaaja: 100 Hari Wafatnya KH Imam Aziz: Mengenang Sosok Kiai Rakyat
Bacaaja: PBNU Tegasin Aliansi yang Laporkan Pandji ke Polisi Bukan Representasi NU

Hal senada disampaikan Ketua PW IKA-PMII Jawa Tengah, Musahadi. Ia menyebut momen ini bukan sekadar kumpul-kumpul, tapi ajang konsolidasi kekuatan.

Musahadi menekankan pentingnya sinergi antara kader, alumni, dan pemerintah. Potensi besar yang dimiliki PMII harus benar-benar dimanfaatkan.

“Ini adalah konsolidasi kekuatan, guyub, sinergi, dan kolaborasi. Potensi alumni kita besar dan harus dimaksimalkan untuk kemanfaatan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang juga kader PMII ikut mendorong peran aktif mahasiswa. Ia mengingatkan agar kader tidak hanya jadi penonton perubahan.

Di depan ratusan kader, Luthfi menegaskan pentingnya turun langsung ke masyarakat. Pergerakan, katanya, harus terasa nyata di lapangan.

“Jangan hanya menonton suatu perubahan, tetapi kita harus mengubah yang ada di Provinsi Jawa Tengah di pundak kita sekalian,” ujarnya.

Menurut Luthfi, tantangan pembangunan sekarang makin kompleks. Karena itu, semua pihak harus bergerak bersama dalam pola kolaborasi.

“Kita harus membentuk super team. Pemerintah, akademisi, mahasiswa, hingga masyarakat harus bergerak bersama,” tegasnya.

Ia juga memaparkan capaian penurunan angka kemiskinan di Jawa Tengah. Dari 9,58 persen turun menjadi 9,39 persen, yang disebutnya hasil kerja bareng lintas sektor.

“Ini tidak bisa dilakukan satu institusi. Harus kita keroyok bersama-sama,” katanya.

Lebih jauh, Luthfi mendorong kader PMII terlibat dalam isu-isu konkret. Termasuk penanganan bencana yang kerap terjadi di berbagai wilayah.

“Kalau tidak terlibat, Anda hanya menonton perubahan. Pergerakan itu harus hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Bahkan, ia secara terbuka mengajak kader PMII ikut aksi sosial langsung di lapangan. Semakin terlibat, menurutnya, semakin kuat dampaknya.

“Semakin kotor Anda bersama kami di lapangan, semakin berhasil pergerakan itu,” ucapnya, disambut riuh peserta. (bae)

You Might Also Like

Uang Deras ke Jateng: Investasi 2025 Tembus Target

Suara Terdakwa Korupsi Masjid Agung Karanganyar: Juliyatmono Ikut Nikmati, tapi Bebas

Izin 128.000 Hektare Hutan Papua untuk Sawit Diam-diam Terbit, Masyarakat Adat Murka

BPJS Ketenagakerjaan Jateng-DIY Guyur Klaim Rp5,7 T Selama 2025

Buru THR Lebaran? Ini Spot ATM Pecahan Kecil di Semarang

TAGGED:harlah pmiiika pmiipmiiSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Saeul dan Thiery, dua sopir bus profesional lulusan JIDS di bawah naungan LPK Hiro Karanganyar, yang saat ini diterima bekerja di perusahaan transportasi umum Jepang, Hiroshima Kotsu. Saeful dan Thiery Deg-degan, 2 Sopir Bus Profesional Lulusan JIDS Bekerja di Hiroshima Kotsu Jepang
Next Article Ilustrasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Drama Politik PPP Memanas, DPW Desak Ketum Mardiono Copot Gus Yasin

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tiga Pria Nigeria Tergeletak, Dua Tewas

Siswa SMAN 1 Salatiga Diajak Bongkar Mitos Vape

Operasi Patuh 2026 Dimulai

Ratusan Guru PAUD Belajar Coding

NILAI TUKAR RUPIAH - Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Terburuk Sepanjang Sejarah! Rupiah Makin Lemah, Jebol Rp18.000 per Dolar AS

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Speling Jateng Deteksi Ribuan Warga Alami Gangguan Jiwa

Juli 31, 2025
Ekonomi

Pajak Daerah Semarang Tembus Rp2,6 T

Desember 27, 2025
Info

Lupa Niat Puasa, Siang Masih Bisa Nggak Ya?

Februari 20, 2026
Kuasa hukum korban, Bagas Wahyu Jati mengulik surat perdamaian kasus Chiko usai memantau sidang, Kamis (26/2/2026). (bae)
Hukum

Korban Ngaku Tertekan saat Didatangi Keluarga Chiko, Perdamaian di Atas Paksaan?

Februari 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Harlah ke-66 PMII, Fathan Subkhi Dorong Kader di Jateng Ambil Peran Nyata
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?