BACAAJA, KUDUS – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kudus, Minggu (12/4/2026), bikin jalur pantura Kudus–Pati lumpuh sementara. Genangan air setinggi 30–50 cm merendam ruas jalan di Desa Terban, Kecamatan Jekulo.
Kondisinya nggak main-main, air hampir setinggi sepeda motor. Alhasil, kendaraan roda dua praktis kesulitan melintas, bahkan sempat nggak bisa lewat sama sekali.
Di tengah genangan, cuma kendaraan besar seperti truk dan bus yang masih nekat menerobos. Sementara pengendara motor banyak yang memilih putar arah atau nunggu air surut.
Bacaaja: Demak Kebanjiran (Lagi), Pemprov: “Gak Bisa Tambal Sulam Terus”
Bacaaja: Tanggul Sungai Tuntang Jebol: Ketinggian Banjir Demak Capai 1,5 Meter, 583 Warga Mengungsi
Dampaknya, arus lalu lintas di jalur pantura jadi tersendat panjang. Banyak pengendara harus ekstra sabar karena laju kendaraan melambat drastis.
Dari keterangan BPBD, genangan ini dipicu limpasan air yang terus mengalir dari wilayah utara, terutama dari kawasan Pegunungan Patiayam.
Kasi Kedaruratan BPBD Kudus, Ahmad Munaji, bilang kondisi hujan mulai mereda, tapi air masih terus mengalir.
“Semoga segera surut. Air masih datang dari utara,” ujarnya.
Pihak BPBD masih terus siaga di lapangan buat memantau kondisi. Pengendara juga diimbau untuk tetap hati-hati dan mengikuti arahan petugas.
Soalnya, kalau hujan turun lagi, bukan nggak mungkin genangan bakal makin parah.
Intinya: kalau lewat jalur ini, mending cek kondisi dulu, biar nggak kejebak banjir di tengah jalan. (*)

