BACAAJA, MAGELANG – Kabar duka datang dari aliran Sungai Progo. Setelah enam hari pencarian, jasad remaja asal Temanggung yang sempat hanyut akhirnya ditemukan, Jumat (10/4/2026).
Korban diketahui bernama Maulana Akbar Arfio (14), warga Kranggan, Temanggung. Ia sebelumnya dilaporkan terseret arus saat memancing di Sungai Progo pada Minggu (5/4/2026).
Jasad korban pertama kali terlihat mengapung di sekitar Jembatan Merah Putih, wilayah Magelang, sekitar pukul 16.09 WIB.
Bacaaja: Rumah Terapi Gratis untuk ABK, Bupati Agus Gondrong: Bentuk Cinta Warga Temanggung
Bacaaja: Lebaran Pakai Mobil Dinas, TPP ASN di Temanggung Dipotong
Tim gabungan langsung bergerak cepat. Dengan perahu karet, petugas harus berjibaku melawan arus sungai yang deras, kondisi yang diperparah oleh hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Proses evakuasi akhirnya berhasil dilakukan sekitar pukul 17.56 WIB di kawasan Sikepan, Mendut.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Muntilan untuk proses identifikasi.
Bupati jemput jenazah ke rumah sakit
Kabar penemuan ini langsung sampai ke Bupati Temanggung, Agus Setyawan. Ia pun bergegas menuju rumah sakit untuk menjemput jenazah warganya.
Tak lama setelah proses serah terima dari pihak Pemkab Magelang, jenazah kemudian dibawa pulang ke Temanggung untuk dimakamkan.
Suasana haru terasa begitu kuat. Warga terlihat memadati area sekitar, menunjukkan empati atas musibah yang menimpa korban.
“Atas nama pemerintah, kami menyampaikan duka cita mendalam. Semoga keluarga diberi ketabahan,” ujar Agus Setyawan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim SAR dan relawan yang terlibat dalam proses pencarian selama hampir sepekan.
Sebelumnya, korban dilaporkan hanyut saat memancing di tepian Sungai Progo. Diduga korban terpeleset dan langsung terseret arus yang saat itu cukup deras.
Peristiwa ini jadi pengingat buat siapa pun yang beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat kondisi arus sedang tinggi, untuk selalu waspada. (*)

