Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Demi Sebotol Congyang, Aksi Brutal Begal Sadis di Halmahera Semarang Terungkap
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Demi Sebotol Congyang, Aksi Brutal Begal Sadis di Halmahera Semarang Terungkap

R. Izra
Last updated: April 9, 2026 8:42 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Tampang Dito (baju oranye), begal sadis yang tega membacok korbannya dengan pisau lipat digiring polisi ke tahanan, Rabu (8/4/2026). (bae)
Tampang Dito (baju oranye), begal sadis yang tega membacok korbannya dengan pisau lipat digiring polisi ke tahanan, Rabu (8/4/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Aksi begal sadis di Semarang ini ternyata dipicu hal sepele. Dito dan Weng nekat merampas dan melukai korban cuma demi bisa beli minuman keras lagi.

Kapolrestabes Semarang, Brigjen Pol M. Syahduddi, mengungkap sebelum beraksi, keduanya sudah pesta miras sejak dini hari.

Mereka menghabiskan tiga botol miras jenis congyang sejak pukul 02.00 WIB. Tapi Jam 05.30 sudah habis. Lalu timbul niat untuk membegal.

Bacaaja: Begal Sadis Halmahera Memang Gak Ada Kapoknya, Dito Sudah 4 Kali Masuk Penjara
Bacaaja: Tampang Duo Begal Sadis Halmahera Semarang, Eksekutor Ditangkap di Magelang

“Peaku ingin membeli minuman keras lagi, tapi tidak punya uang,” kata Syahduddi, Rabu (8/4/2026).

Masih dalam kondisi mabuk, Dito dan Weng lalu berkeliling mencari target. Mereka menyasar korban secara acak di Jalan Halmahera Raya, Karangtempel, Semarang Timur.

Saat melihat korban yang sedang menunggu temannya untuk berangkat ke gereja, keduanya langsung beraksi. Weng tetap di atas motor, sementara Dito turun dan menghampiri korban.

Tanpa banyak basa-basi, Dito turun dari motor, mengancam dan merampas barang korban. Bahkan, ia juga menyerang dengan senjata tajam saat korban mencoba melawan.

“Jadi, motifnya adalah untuk mengambil barang milik korban untuk membeli minuman keras,” ujarnya.

Aksi itu berlangsung sangat cepat, hanya sekitar satu menit. Pelaku langsung kabur setelah berhasil membawa uang Rp100 ribu milik korban.

Namun, dampaknya tidak kecil. Korban Y mengalami luka serius di bagian wajah akibat serangan senjata tajam dan harus mendapat 17 jahitan.

Polisi memastikan saat kejadian, kedua pelaku masih berada di bawah pengaruh alkohol. Kondisi itu diduga membuat aksi mereka semakin nekat dan brutal.

Polisi menjerat mereka dengan Pasal 479 KUHP ayat (1) dan ayat (2) huruf d. Saat ini, keduanya sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. (bae)

You Might Also Like

Gila! Rekening Karyawan Berisi Rp12 Triliun, Diduga Hasil Penjualan Tekstil Ilegal

Gara-Gara Eks Kapolres Bima, Urine Anggota Polri Dites Serentak 

Korban Keracunan MBG di Berastagi Alami Gangguan Saraf Otak, 3 Korban Dirujuk ke Medan

Wagub Kawal Penutupan Tanggul Sungai Tuntang

Banyak Utang, Eks Kepala Gudang Jual Susu Cimory Kedaluwarsa

TAGGED:begal sadiscongyanghalmaheraheadlinejambretSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Anggota Forum Anak Jawa Tengah, Emir Luqman Amanullah (berjemper biru) saat menjadi narasumber diskusi bertema 'No Chaos, No Justice?' dalam Program Titik Kumpul 2 SKS di kantor BacaAja, Semarang, Rabu (8/4/2026). (bae) Pelajar Semarang Mulai Vokal dan Kritis, Forum Anak Jateng Beri Catatan Khusus
Next Article Pemkot Semarang Siapkan Tiga SPPG Jadi Role Model

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Fakta-Fakta dari Kasus Rektor Unsoed

Ilustrasi bencana banjir bandang yang menghanyutkan kayu-kayu gelondongan.

Riset UI Ungkap Pemicu Banjir Bandang di Bandang Toru, Singgung Siklon Senyar

PENYIRAM OTOMATIS--Penyiram otomatis sedang difungsikan di Taman Brilian, Jalan Pandanaran, Kota Semarang. (ist)

Taman Kota Semarang Mulai Disiram Otomatis saat Kemarau

BEASISWA KHUSUS - Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Jawa Tengah, Prof Hasyim Muhammad, memberikan keterangan mengenai beasiswa khusus untuk santri, Sabtu (22/8/2026). (dul)

Tinggal di Pesantren dan Aktif di Kampus, Syarat Dapat Beasiswa Pemprov Jateng

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah (Sekda Jateng) Sumarno. (dul)

Pemprov Jateng Dukung Pengembangan Geotermal, Sekda: Suara Warga Gak Boleh Diabaikan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Batang Mau Jadi “Shenzhen KW Super” Indonesia?

April 29, 2026
BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hukum

Rumah Heri Black Disisir KPK, Isi Dalamnya Bikin Penasaran Publik

Mei 14, 2026
Info

Luthfi Tepati Janji, Beri Bantuan untuk Mahasiswa Korban Banjir Sumatera

Januari 15, 2026
Daerah

Duit Seret, Semangat Tetep Ngegas

Oktober 19, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Demi Sebotol Congyang, Aksi Brutal Begal Sadis di Halmahera Semarang Terungkap
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?