Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Viral Pungli Pantai Garut Bikin Dedi Mulyadi Gerak Cepat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Viral Pungli Pantai Garut Bikin Dedi Mulyadi Gerak Cepat

Cerita ini langsung meledak di media sosial setelah wisatawan tersebut membagikan pengalamannya. Ia mengaku dimintai biaya hingga Rp45 ribu untuk satu motor, padahal sebelumnya ia mendapat informasi tarif jauh lebih rendah. Selisih yang cukup besar ini bikin banyak orang langsung curiga ada praktik pungutan liar.

Nugroho P.
Last updated: April 4, 2026 10:07 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
SHARE

BACAAJA, GARUT – Kisah soal pungutan yang bikin geleng kepala datang dari Kabupaten Garut, tepatnya di kawasan wisata Pantai Sayang Heulang. Yang harusnya jadi tempat santai menikmati angin laut, malah berubah jadi bahan omongan panas setelah seorang wisatawan merasa dipalak biaya masuk dan parkir yang nggak wajar.

Cerita ini langsung meledak di media sosial setelah wisatawan tersebut membagikan pengalamannya. Ia mengaku dimintai biaya hingga Rp45 ribu untuk satu motor, padahal sebelumnya ia mendapat informasi tarif jauh lebih rendah. Selisih yang cukup besar ini bikin banyak orang langsung curiga ada praktik pungutan liar.

Dalam pengakuannya, wisatawan itu menyebut awalnya hanya dikenai Rp15 ribu untuk motor dan Rp5 ribu per penumpang. Namun saat di lokasi, jumlah yang diminta melonjak tanpa penjelasan yang jelas. Situasi ini tentu bikin kesal, apalagi kalau datang dengan ekspektasi liburan santai.

Bukan cuma soal uang, kondisi pantai juga jadi sorotan. Wisatawan tersebut menyinggung soal kebersihan yang dinilai jauh dari kata ideal. Sampah yang berserakan membuat suasana jadi kurang nyaman, bahkan terkesan tidak terurus.

Keluhan ini makin memperkuat kekecewaan. Bayar mahal tapi fasilitas nggak sebanding jelas bikin pengalaman liburan jadi zonk. Unggahan itu pun cepat menyebar dan mengundang berbagai reaksi dari warganet.

Sorotan publik akhirnya sampai ke telinga Dedi Mulyadi. Gubernur Jawa Barat itu langsung angkat suara dan meminta pemerintah daerah untuk segera turun tangan membereskan persoalan ini.

Dalam pernyataannya, Dedi menegaskan bahwa praktik pungutan berlebihan di tempat wisata bisa merusak citra daerah. Ia menyayangkan jika hal seperti ini terus terjadi dan dibiarkan tanpa tindakan tegas.

Menurutnya, wisatawan datang untuk menikmati suasana, bukan malah dibuat jengkel karena biaya yang tidak masuk akal. Jika terus berlanjut, dampaknya bukan hanya ke pengunjung, tapi juga ke sektor pariwisata secara keseluruhan.

Dedi juga menyinggung bahwa masalah seperti ini seharusnya bisa diselesaikan di tingkat daerah tanpa harus menunggu perhatian dari provinsi. Ia mengingatkan bahwa ada struktur pemerintahan mulai dari desa hingga kabupaten yang seharusnya sigap menangani.

Ia bahkan secara terbuka meminta agar kejadian ini tidak terulang lagi. Bagi Dedi, menjaga kenyamanan wisatawan adalah kunci agar destinasi tetap hidup dan berkembang.

Pernyataan itu sekaligus jadi tekanan moral bagi pemerintah daerah setempat. Apalagi kasus ini sudah terlanjur viral dan jadi perhatian luas, sehingga penanganannya harus serius dan transparan.

Fenomena pungli di tempat wisata memang bukan hal baru, tapi ketika viral, dampaknya bisa langsung terasa. Kepercayaan wisatawan bisa turun drastis, dan itu berpengaruh ke kunjungan ke depannya.

Banyak warganet juga ikut menyuarakan hal serupa. Mereka berharap ada pembenahan serius, bukan sekadar respons sesaat karena viral.

Di sisi lain, kondisi kebersihan pantai juga jadi PR besar. Tempat wisata yang indah secara alami bisa kehilangan daya tarik kalau tidak dirawat dengan baik.

Kombinasi antara pungutan yang memberatkan dan lingkungan yang kurang terjaga jelas jadi paket lengkap yang bikin orang kapok. Padahal potensi wisata di Garut cukup besar dan bisa jadi andalan daerah.

Langkah cepat dari pemerintah daerah kini sangat ditunggu. Mulai dari penertiban tarif, pengawasan petugas di lapangan, hingga perbaikan fasilitas jadi hal yang mendesak.

Dedi sendiri menegaskan bahwa kejadian ini jangan sampai mencoreng nama baik Jawa Barat. Ia ingin semua pihak yang terlibat segera bergerak dan tidak saling lempar tanggung jawab.

Kasus ini juga jadi pengingat penting bahwa transparansi tarif di tempat wisata itu wajib. Pengunjung harus tahu apa yang mereka bayar dan untuk apa.

Lebih dari itu, pelayanan yang baik juga harus jadi prioritas. Karena pada akhirnya, pengalaman wisata yang menyenangkan adalah kunci agar orang mau datang kembali.

Kini, publik menunggu langkah nyata setelah teguran keras dari gubernur. Harapannya sederhana: wisata tetap nyaman, tarif jelas, dan tidak ada lagi cerita pungli yang bikin liburan jadi berantakan. (*)

You Might Also Like

Transportasi Hijau? Semarang Pilih Bus Listrik!

Petugas Irigasi Jateng Demo (Lagi), Tuntut Diangkat Jadi PPPK

DPRD Jateng Sahkan RPJMD dan SOTK Baru

PLTSa Jatibarang, Impian Besar yang Tumbang Gara-Gara Gas Seret

Tugu Muda Bakal “Pecah” Malam Ini!

TAGGED:dedi mulyadigarutjawa baratpantai
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Aksi Tak Pantas Kampus Untirta Bikin Publik Geram Banget, Mahasiswa Rekam Dosennya
Next Article Nama Nyeleneh Lapak Sarapan Tebet Bikin Heboh

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tak Ada PHK PPPK Makassar Pilih Bertahan Di Tengah Tekanan

Prabowo Mau Sulap Motor Bensin Jadi Motor Listrik, Ini Alasannya

Nama Nyeleneh Lapak Sarapan Tebet Bikin Heboh

Viral Pungli Pantai Garut Bikin Dedi Mulyadi Gerak Cepat

Aksi Tak Pantas Kampus Untirta Bikin Publik Geram Banget, Mahasiswa Rekam Dosennya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Wacana Kereta Kilat Pajajaran KDM Picu Tanya di Tengah Padatnya Moda

Desember 1, 2025
Daerah

Perubahan APBD Jateng 2025: Tetap Fokus Infrastruktur dan Dukung Swasembada Pangan

Juli 29, 2025
Daerah

Libur Nataru, 8,6 Juta Orang Tumplek Blek di Jateng

Januari 1, 2026
Wakil Gubernur Taj Yasin saat menyambut kedatangan penumpang dari Kuala Lumpur Malaysia di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Jumat (5/9/2025). Foto: dok/humas
Daerah

Yuk Liburan ke Luar Negeri Lagi! Bandara Ahmad Yani Resmi Buka Penerbangan Internasional

September 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Viral Pungli Pantai Garut Bikin Dedi Mulyadi Gerak Cepat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?