Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tahlilan Berujung Panik Warga Mendadak Lemas Puluhan Dilarikan RS
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Tahlilan Berujung Panik Warga Mendadak Lemas Puluhan Dilarikan RS

Warga yang sebelumnya berkumpul untuk doa bersama justru harus menghadapi situasi tak terduga. Usai menyantap hidangan nasi berkat, beberapa orang mulai merasakan tubuh lemas, disusul mual yang datang hampir bersamaan, membuat suasana berubah jadi penuh kekhawatiran.

Nugroho P.
Last updated: April 4, 2026 9:45 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
ilustrasi keracunan
SHARE

BACAAJA, SURABAYA – Suasana yang awalnya khidmat di kawasan Sido Kapasan mendadak berubah jadi kepanikan setelah puluhan warga dilaporkan mengalami gejala tak biasa usai menghadiri acara tahlilan. Peristiwa ini terjadi di wilayah Sidodadi, tepatnya di lingkungan padat penduduk yang sehari-hari dikenal cukup guyub dan tenang.

Warga yang sebelumnya berkumpul untuk doa bersama justru harus menghadapi situasi tak terduga. Usai menyantap hidangan nasi berkat, beberapa orang mulai merasakan tubuh lemas, disusul mual yang datang hampir bersamaan, membuat suasana berubah jadi penuh kekhawatiran.

Kejadian ini bukan langsung terasa saat acara berlangsung, melainkan muncul beberapa jam setelahnya. Bahkan sebagian warga baru merasakan dampaknya keesokan hari, saat kondisi tubuh mulai drop dan sulit beraktivitas seperti biasa.

Ketua RT setempat, Arif, menjelaskan bahwa awalnya hanya satu dua warga yang mengeluhkan kondisi tubuh mereka. Namun situasi berkembang cepat dan jumlah warga yang merasakan gejala serupa terus bertambah dalam waktu singkat.

Menurut penuturannya, lonjakan jumlah warga yang terdampak membuat pihak lingkungan langsung bergerak cepat. Mereka berkoordinasi untuk membawa warga ke fasilitas kesehatan terdekat agar segera mendapatkan penanganan.

Tak butuh waktu lama, puluhan warga akhirnya dilarikan ke puskesmas dan beberapa rumah sakit di sekitar lokasi. Kondisi ini sempat membuat suasana di lingkungan tersebut cukup tegang karena banyak keluarga yang khawatir dengan kondisi anggota keluarganya.

Kapolsek Simokerto, Ainur Rofik, membenarkan adanya kejadian dugaan keracunan massal tersebut. Ia menyebut insiden ini melibatkan cukup banyak warga yang sebelumnya hadir dalam satu acara yang sama.

Dari total sekitar 70 orang yang mengikuti tahlilan, tercatat sebanyak 26 warga mengalami gejala seperti mual dan lemas. Angka ini cukup signifikan dan membuat kasus ini langsung mendapat perhatian serius dari pihak berwenang.

Beberapa warga dilaporkan hanya mengalami gejala ringan dan bisa pulih setelah mendapat penanganan awal. Namun, ada juga yang kondisinya cukup mengkhawatirkan hingga harus menjalani perawatan intensif.

Setidaknya empat orang harus dirawat lebih lanjut di fasilitas kesehatan berbeda. Mereka membutuhkan observasi lebih dalam untuk memastikan kondisi tubuh benar-benar stabil dan tidak terjadi komplikasi lanjutan.

Penanganan medis dilakukan secara cepat oleh tenaga kesehatan setempat. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari gejala yang dialami para warga tersebut.

Sementara itu, dugaan sementara mengarah pada makanan yang dikonsumsi saat acara berlangsung. Namun hingga saat ini, penyebab pastinya masih belum bisa dipastikan secara resmi.

Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden ini. Mereka tidak ingin terburu-buru menyimpulkan sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar.

Kerja sama lintas instansi pun dilakukan, termasuk dengan pihak rumah sakit seperti RSU dr Soewandhie serta tim kesehatan lainnya untuk menelusuri kemungkinan sumber masalah.

Selain itu, koordinasi juga melibatkan kepolisian tingkat kota guna mempercepat proses investigasi. Hal ini dilakukan agar penyebab kejadian bisa segera diketahui dan tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat.

Data dari pihak penanggulangan bencana menunjukkan bahwa empat warga masih menjalani perawatan intensif di beberapa rumah sakit. Kondisi mereka terus dipantau secara berkala.

Beberapa di antaranya dirujuk ke rumah sakit berbeda, termasuk RS PHC Surabaya dan RS Al Irsyad Surabaya untuk mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan medis masing-masing.

Sementara warga lain yang mengalami gejala lebih ringan sudah mulai berangsur membaik setelah mendapatkan perawatan awal. Meski begitu, mereka tetap diminta untuk menjaga kondisi tubuh dan tidak beraktivitas berat dulu.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa keamanan makanan dalam setiap acara bersama perlu diperhatikan dengan serius. Mulai dari proses memasak hingga distribusi makanan harus benar-benar higienis.

Warga sekitar pun kini lebih waspada dan berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Mereka juga menunggu hasil resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti insiden tersebut.

Di tengah situasi yang sempat mencekam, solidaritas warga tetap terasa kuat. Saling membantu dan mendukung menjadi kunci menghadapi kondisi darurat seperti ini.

Kini, perhatian tertuju pada proses penyelidikan yang masih berjalan. Semua pihak berharap penyebabnya segera terungkap agar bisa menjadi pelajaran bersama ke depan. (*)

You Might Also Like

Libur Nataru Wonosobo Adem, Telaga Menjer Justru Signifikan

Setelah Raja Mangkat, Angin Lembut Keraton Bawa Pesan Rukun

Cerita Kakek Masir Dituntut 2 Tahun Penjara Gegara Mikat Burung Cendet

Viral Banget di Klaten, Beli Bakso Ditagih Bayar AC

Ramai Isu Pemutihan BPJS, Warga Cari Info Valid? Ini Nih…

TAGGED:keracunantahlilan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sate Kelinci Gunung Lawu Bikin Nagih, Ini Sate Terbaik di Tempat Ini
Next Article Dukun di Magetan Ngaku Tuhan, Lecehkan Kliennya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Drone Thermal Brimob Bongkar Titik Panas TPA Jatibarang

Pexi Jateng Dukung Indonesia Tuan Rumah Kejuaraan Xiangqi Asia 2028

Jateng Rancang Ekosistem Industri Halal, Investor Luar Daerah Dibidik

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bappeda Jateng) Yusmanto.

Sayung Masuk Prioritas Giant Sea Wall Sepanjang 298 Km

7.990 Atlet Ikuti Porprov Jateng XVII, 2.769 Medali Diperebutkan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Lagu Siti Mawarni Viral Sumut Bikin Heboh, Liriknya Ngena Banget

April 26, 2026
DIPERIKSA - Polisi memintai keterangan pelaku pembuangan kucing di Jembatan Kartini, Gayamsari, Semarang. (ist)
Viral

Viral Aksi Buang Kucing di Jembatan Kartini Semarang, Polisi Gercep Amankan Pelaku

Juni 25, 2026
Viral

Bupati Kabur Saat Banjir, Mualem Singgung Karaoke di Tengah Panik

Desember 10, 2025
Viral

Amerika Seret Maduro saat di Ranjang, Caracas Geger Tengah Malam

Januari 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tahlilan Berujung Panik Warga Mendadak Lemas Puluhan Dilarikan RS
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?