BACAAJA, JAKARTA – Nama besar Timnas Italia lagi diuji banget. Tim yang dikenal sebagai raksasa sepak bola dunia ini ternyata sudah empat kali gagal lolos ke ajang Piala Dunia. Yang paling bikin kaget, tiga kegagalan itu terjadi secara beruntun.
Yes, Italia lagi nggak baik-baik saja. Azzuri sedang dalam persimpangan jalan. Dari raksasa sepak bola dunia, jadi tim semenjana.
Kegagalan terbaru datang di Piala Dunia 2026. Ini melanjutkan tren buruk setelah sebelumnya juga absen di Piala Dunia 2022 dan Piala Dunia 2018.
Bacaaja: Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Sudah Berapa Kali Azzuri Gak Ikut?
Bacaaja: Italia Kandaskan Jepang di Final Volleyball Women’s U-21 World Championship
Artinya, sudah lebih dari satu dekade Italia nggak tampil di panggung terbesar sepak bola dunia. Terakhir kali mereka main itu di Piala Dunia 2014 di Brasil.
Kalau ditarik lebih jauh, total Italia sudah empat kali gagal lolos ke Piala Dunia. Selain tiga edisi terakhir, mereka juga pernah gagal di Piala Dunia 1958.
Buat tim dengan status empat kali juara dunia, catatan ini jelas nggak biasa. Italia menjadi ‘Raja Dunia’ pada gelaran Piala Dunia 1934, 1938, 1982, 2006.
Koleksi trofi Piala Dunia Italia menyamai Jerman, dan hanya kalah dari Brasil yang telah mengoleksi lima kali juara dunia.
Yang bikin makin jadi sorotan, cara Italia gagal hampir selalu sama. Dalam tiga edisi terakhir, mereka tumbang di babak playoff kualifikasi, fase penentuan yang seharusnya bisa mereka lewati dengan pengalaman dan kualitas yang dimiliki.
Alih-alih tampil dominan, Italia justru sering kehilangan momentum di saat krusial.
Dari ‘Raja Dunia’ jadi tim penuh tanda tanya
Dulu, Italia identik dengan pertahanan solid dan mental juara. Sekarang? Justru sering bikin fans deg-degan bahkan sebelum lolos ke turnamen utama.
Meski sempat bangkit dengan menjuarai Euro 2020, nyatanya performa di level dunia belum benar-benar stabil.
Tiga kegagalan beruntun jelas bukan sekadar “sial”. Banyak yang mulai mempertanyakan sistem, regenerasi pemain, hingga strategi tim.
Satu hal yang pasti, kalau Italia mau balik ke level elite dunia, perubahan besar sepertinya nggak bisa ditunda lagi.
Dari tim legenda jadi tim penuh evaluasi, Azzurri sekarang lagi di persimpangan. Balik bangkit, atau makin tenggelam? (*)


