Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sekda Jateng “Sentil” Petugas Haji: Prioritaskan Pelayanan Jemaah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Sekda Jateng “Sentil” Petugas Haji: Prioritaskan Pelayanan Jemaah

Jelang musim haji 2026, ada pesan tegas buat para petugas: jangan kebalik fokus. Berangkatnya memang ke Tanah Suci, tapi tugas utamanya bukan ibadah pribadi, melainkan melayani jemaah sampai tuntas.

T. Budianto
Last updated: Maret 30, 2026 11:51 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PESERTA PEMBEKALAN: Sekda Provinsi Jateng, Sumarno secara simbolis mengenakan tanda peserta pembekalan Pendamping Haji Daerah (PHD) di Asrama Haji Donohudan, Senin (30/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, BOYOLALI- Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno mengingatkan para Petugas Haji 2026 untuk nggak salah prioritas. Ia menegaskan, tugas utama mereka adalah melayani jemaah, bukan fokus ke ibadah pribadi.

Pesan itu disampaikan saat membuka pembekalan Pendamping Haji Daerah (PHD) di Asrama Haji Donohudan, Senin (30/3/2026). “Sejak awal harus diingat, ikrarnya adalah menjadi petugas haji,” tegasnya.

Baca juga: Kuota Haji Jateng 2026 Tembus 34 Ribu

Sumarno mengungkapkan, dari evaluasi sebelumnya masih ada keluhan dari jemaah. Beberapa petugas dinilai kurang maksimal karena terlalu fokus menjalankan ibadahnya sendiri. Padahal, menurutnya, kesempatan beribadah itu hanyalah bonus, bukan tujuan utama. “Jangan sampai tertukar prioritasnya,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jateng, Fitriyanto, menekankan pentingnya integrasi antarpetugas. Menurutnya, PHD adalah representasi kehadiran negara untuk melayani lebih dari 34 ribu jemaah asal Jawa Tengah.

Sudah Terintegrasi

“Kami ingin petugas kloter dan daerah sudah terintegrasi bahkan sebelum jemaah masuk asrama,” katanya. Sebanyak 180 PHD mengikuti pembekalan ini. Rinciannya, 86 petugas layanan kesehatan dan 94 petugas layanan umum.

Mereka bakal mulai bertugas mengawal Kloter 1 yang dijadwalkan masuk asrama pada 21 April 2026.

Sementara itu, salah satu petugas dari Demak, Wahid Su’udi, mengaku sudah menyiapkan diri secara teknis dan mental. Menurutnya, tantangan tahun ini makin kompleks, terutama karena banyak jemaah masuk kategori lansia dan berisiko tinggi.

Baca juga: Awal Tahun, 26 Ribu Calon Haji Jateng Sudah Beresin Bipih

“Mayoritas jemaah kami lansia. Jadi butuh perhatian khusus, termasuk koordinasi cepat dengan tim kesehatan,” ujarnya. Ia juga memastikan berbagai potensi masalah sudah diantisipasi sejak awal. “Kami tidak ingin ada jemaah yang terbengkalai,” tegasnya.

Pergi haji memang ibadah, tapi kalau statusnya petugas, niatnya harus beda. Karena di sana, yang paling mulia bukan yang paling lama di Masjidil Haram… tapi yang paling sigap ngurus jemaah yang butuh bantuan. (tebe)

You Might Also Like

“Selamat Jalan, Om Bambang”: Dari Kudus, Kenangan dan Jejak Besar yang Nggak Ikut Pergi

Rentetan Bom Guncang Thailand Selatan, SPBU Jadi Sasaran

Dukun Iskandar Comeback: Duit Nggak Nambah, Korban Bertambah

Aksi May Day di Semarang, Buruh Usung 15 Isu Krusial: dari Upah hingga Keselamatan Kerja

Propam Dalami Keterlibatan Perwira Polisi di Kasus Dosen Untag

TAGGED:jamaah haji jatengpemprov jatengpetugas hajisekda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Campak Mulai “Ngintip”, Jateng Gas Imunisasi
Next Article Ilustrasi personel TNI yang menjalankan tugas menjadi pasukan penjaga perdamaian PBB. 2 Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon, Total 3 TNI Gugur Diserang Militer Israel

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EKSEPSI DITOLAK--Hakim menolak eksepsi Sudewo, Bupati Pati nonaktif di sidang putusan sela kasus korupsi, Senin (29/6/2026). (bae)

Hakim Patahkan Perlawanan Sudewo Pati, Sidang Korupsi Rp6,3 M Tetap Jalan

MULAI MENGERING - Warga mencari ikan di aliran Sungai Jabungan, Kota Semarang, yang mulai mengering, Minggu (28/6/2026). (dul)

Jaringan PDAM Semarang Mulai Masuk, Dua RW di Jabungan Masih Rawan Kekeringan

Di Ujung Lereng Merapi, Anak-Anak Ini Cuma Punya Satu Pilihan Sekolah

Langit Jateng Lagi Santai, Awan Tipis Temani Aktivitas Warga Hari Ini

Gara-Gara Speed Trap, Kisruh Anggota DPRD di Medan Berujung Laporan Polisi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Bos Sritex, Iwan Setiawan duduk di kursi pesakitan mendengar pembacaan putusan kasus korupsinya di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (6/5/2026). (bae)
Hukum

Bos Sritex Diganjar Hukuman 14 Tahun Penjara, Bayar Uang Pengganti Rp677 Miliar

Mei 6, 2026
Pendidikan

Nilai Lolos Jalur Prestasi SMAN 3 Semarang Turun

Juni 23, 2026
Info

Warga Pati Syukuran Gelar Tumpengan Usai Bupati Sudewo Kena OTT KPK

Januari 25, 2026
Ekonomi

Jateng Tawarkan Iklim Investasi Kondusif, 15 Proyek Strategis Siap Digarap

Juli 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sekda Jateng “Sentil” Petugas Haji: Prioritaskan Pelayanan Jemaah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?