Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Campak Mulai “Ngintip”, Jateng Gas Imunisasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Campak Mulai “Ngintip”, Jateng Gas Imunisasi

Kasus campak lagi kasih sinyal waspada di Jawa Tengah. Belum jadi gelombang besar, tapi tanda-tandanya sudah muncul. Pemprov pun langsung tancap gas, imunisasi digenjot, edukasi diperkuat, biar nggak keburu melebar.

T. Budianto
Last updated: Maret 30, 2026 11:44 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KUNKER KOMISI IX: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen didampingi Kadinkes Jateng, Yunita Dyah Suminar saat menerima kunjungan Komisi IX DPR RI di Kantor Gubernur Jateng, Jl Pahlawan, Semarang, Senin (30/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng mulai memperketat langkah antisipasi potensi lonjakan kasus Campak. Fokus utamanya jelas: memperkuat imunisasi dan edukasi ke masyarakat.

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, mengingatkan bahwa campak bukan penyakit sepele karena daya tularnya sangat tinggi. “Penguatan imunisasi jadi kunci, bukan hanya untuk campak tapi juga penyakit menular lain seperti TBC,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Baca juga: Indonesia Masuk 2 Besar Kasus Campak Tertinggi Dunia, IDAI: Jangan Tunda Imunisasi Anak

Saat ini, Kejadian Luar Biasa (KLB) campak tercatat terjadi di tiga wilayah: Cilacap, Klaten, dan Pati. Sementara Brebes dan Kudus masuk kategori suspek. Meski sebagian besar daerah masih terkendali, potensi penyebaran tetap jadi perhatian serius.

Menurut Taj Yasin, lonjakan kasus ini nggak lepas dari dampak pandemi Covid-19 yang sempat mengganggu layanan imunisasi. Sekarang, Pemprov lagi kejar ketertinggalan. “Ini momentum untuk mengejar. Kita genjot lagi imunisasi dan edukasi ke masyarakat,” tegasnya.

Titik Penyebaran

Secara umum, capaian imunisasi di Jateng cukup oke. Tahun 2025, vaksinasi MR bayi bahkan tembus 106,7 persen, di atas target. Namun, masih ada kantong wilayah dengan cakupan rendah yang berpotensi jadi titik penyebaran.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi, mengapresiasi capaian ini. “Dengan populasi besar, Jateng bisa menjaga cakupan di atas 95 persen di sebagian besar wilayah,” jelasnya.

Baca juga: Lebaran Seru Jalan, Awas Campak Diam-Diam Ikut Ngintip Anak

Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, menilai langkah Pemprov sudah tepat, tapi perlu dorongan lebih luas. Menurutnya, edukasi harus melibatkan banyak pihak, mulai dari guru, orang tua, sampai influencer.

Dirinya juga menyoroti masih adanya penolakan imunisasi oleh sebagian orang tua yang bisa memperbesar risiko penularan. Campak itu cepat banget nular, lebih cepat dari hoaks di grup chat keluarga. Jadi kalau imunisasi masih ditunda-tunda, yang kena bukan cuma satu anak… tapi bisa satu kampung. (tebe)

You Might Also Like

Bakorwil Naik Level, Solo Raya Disatukan Biar Kompak

APBD 2026 Sudah Ketok Palu, Pemprov Siap Ngebut

Oplosan Elpiji Beromzet Miliaran Terbongkar di Semarang

Undip Bukan Kaleng-kaleng, Kampus Nomor 4 Terbaik Nasional Versi EduRank 2026

Luthfi Cek Rest Area, Biar Liburan Nataru Nggak Jadi Drama

TAGGED:campakdinkes jatengimunisasipemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jualan Bahan Petasan di TikTok, Pelaku Dibekuk di Jatim
Next Article Sekda Jateng “Sentil” Petugas Haji: Prioritaskan Pelayanan Jemaah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sekda Jateng “Sentil” Petugas Haji: Prioritaskan Pelayanan Jemaah

Campak Mulai “Ngintip”, Jateng Gas Imunisasi

Jualan Bahan Petasan di TikTok, Pelaku Dibekuk di Jatim

Tanggul Jebol, 254 Warga Pekalongan Masih “Nginap” di Pengungsian

ASN Semarang “Nggak Libur Total”, Wali Kota: Ini yang Bikin Kota Tetap Adem Saat Lebaran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

skuad Timnas Indonesia
Sepak Bola

Indonesia Lolos Piala Dunia 2026, Apabila Keadaannya Begini

Mei 21, 2025
Suasana pertemuan Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI ke Kepulauan Riau dalam rangka kunjungan spesifik terkait RUU KUHAP. Foto: dok.
Hukum

RUU KUHAP Baru: Penegakan Hukum Lebih Manusiawi, Hak Tersangka dan Korban Diperkuat!

Agustus 25, 2025
Wali Kota Solo, Respati Ardi, angkat suara dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan MBG se-Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (3/3/2026).
Info

Menu MBG Banyak Dikeluhkan, Wali Kota Solo Respati Minta Pemda Dikasih Kewenangan

Maret 4, 2026
Polisi melakukan olah TKP ledakan bahan mercon di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Minggu (15/2/2026). (Dok Polsek Toroh)
Info

Dor! Eksperimen Brutal Tiga Remaja Grobogan: Coba Bikin Bubuk Petasan, 3 Rumah Meledak

Februari 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Campak Mulai “Ngintip”, Jateng Gas Imunisasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?