BACAAJA, SEMARANG – Pengendara yang biasa melintasi turunan Gombel Lama tampaknya harus bersiap mengubah rute. Mulai April hingga November 2026, jalur ini akan ditutup sementara karena masuk proyek perbaikan besar.
Penutupan ini dilakukan karena kondisi jalan yang memang sudah butuh penanganan serius. Beberapa bagian dilaporkan mengalami amblesan, ditambah lokasinya berada di kawasan patahan tanah yang cukup rawan.
PPK 3.3 Provinsi Jawa Tengah, Alfan Noor Rizal, menjelaskan bahwa perbaikan ini merupakan bagian dari paket pekerjaan jalan nasional yang menghubungkan Semarang hingga Sruwen.
Bacaaja: Semarang Ternyata Punya Sesar Aktif, Agustina Siapkan Jurus “Paku Bumi”
Bacaaja: KAI Klaim Kereta Lebaran 2026 Makin Tepat Waktu, Bikin Perjalanan Pemudik Lebih Pasti
“Pekerjaan rekonstruksi turunan Gombel ditargetkan selesai dalam waktu sekitar tujuh bulan, mulai April hingga November 2026,” ujarnya.
Ia juga menyebut, dari total anggaran proyek sebesar Rp 181 miliar, sekitar Rp 17,5 miliar dialokasikan khusus untuk perbaikan Jalan Gombel Lama sepanjang 1,3 kilometer.
Menurutnya, pekerjaan yang dilakukan tidak sekadar memperbaiki permukaan jalan. Struktur tanah di bawahnya juga akan diperkuat, terutama di titik-titik rawan longsor.
“Area tersebut akan digali untuk memperbaiki struktur tanah sekaligus dilakukan pemasangan subdrain,” jelasnya.
Selain itu, pada beberapa titik akan dipasang penguatan seperti bore pile untuk menjaga kestabilan jalan. Sistem drainase bawah tanah juga dipasang agar air tidak memicu pergerakan tanah.
Tak hanya soal kekuatan, desain jalan juga akan diperbaiki agar lebih aman dilalui. Beberapa bagian yang sebelumnya terlalu curam akan dibuat lebih landai.
“Pada titik longsoran akan dilakukan penyesuaian aligment vertikal agar lebih halus dan tidak terlalu membentuk patahan seperti kondisi sebelumnya,” tambahnya.
Selama proses pengerjaan berlangsung, arus lalu lintas akan dialihkan. Kendaraan nantinya diarahkan melewati Jalan Setiabudi atau Gombel Baru yang akan difungsikan dua arah.
“Arus lalu lintas di Jalan Gombel Lama akan ditutup sementara dan dialihkan melalui Jalan Setiabudi,” ungkapnya.
Pihak terkait juga akan melakukan sosialisasi kepada warga serta pengguna jalan agar perubahan ini bisa diantisipasi sejak awal.
Dengan perbaikan ini, diharapkan kondisi Jalan Gombel Lama ke depan jadi jauh lebih aman, stabil, dan nyaman. terutama bagi pengendara yang setiap hari melintas menuju pusat Kota Semarang. (dul)


