Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Prabowo: Nope Rp17 Triliun, Pilih Kirim Pasukan buat Perdamaian
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Nasional

Prabowo: Nope Rp17 Triliun, Pilih Kirim Pasukan buat Perdamaian

Lagi rame isu Indonesia bakal setor duit jumbo ke “klub damai”-nya Donald Trump? Tenang, kata Prabowo Subianto, itu cuma spekulasi yang kebablasan. Indonesia ikut main di panggung perdamaian global, tapi bukan berarti harus ikut patungan triliunan.

T. Budianto
Last updated: Maret 22, 2026 7:25 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PIAGAM BOP: Presiden Prabowo Subianto menandatangani piagam BoP saat acara peluncurannya di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto dengan tegas bilang Indonesia nggak pernah janji apalagi komit setor dana 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp17 triliun buat gabung ke Dewan Perdamaian alias Board of Peace (BoP) yang digagas Donald Trump.

“Tidak, kita tidak pernah mengatakan akan ikut iuran 1 miliar dolar,” tegasnya di Jakarta, Minggu (22/3/2026). Menurut Prabowo, dari awal posisi Indonesia udah jelas: ikut berperan, tapi bukan lewat jalur “transfer bank”.

Bahkan saat pertemuan founding donors di Washington DC pada 19 Februari 2026, Indonesia juga nggak masuk daftar penyumbang. “Itu pertemuan donor pendiri, mereka yang nyumbang. Kita nggak,” ujarnya santai tapi tegas.

Baca juga: BoP Kesalahan Paling Epik Prabowo

Tapi bukan berarti Indonesia cuma jadi penonton. Pemerintah justru siap kontribusi dalam bentuk lain, yang lebih “action langsung”, yaitu pengiriman pasukan perdamaian jika dibutuhkan, terutama untuk menjaga stabilitas di Gaza. “Kita siap kirim pasukan perdamaian,” kata Prabowo.

Selain itu, peluang kontribusi lain juga terbuka, terutama kalau proses rekonstruksi Gaza mulai jalan pascagencatan senjata. Indonesia punya rekam jejak bantuan kemanusiaan, termasuk lewat Badan Amil Zakat Nasional dan pembangunan fasilitas kesehatan di wilayah konflik.

Beli Keanggotaan

Sebelumnya, sempat beredar kabar kalau negara yang mau jadi anggota tetap BoP harus setor dana besar, bahkan disebut bisa “beli” masa keanggotaan lebih panjang. Tapi Prabowo menegaskan, Indonesia nggak akan ikut skema seperti itu.

Lebih jauh, alasan Indonesia tetap gabung ke forum ini bukan soal uang, tapi strategi. Keputusan itu diambil bareng negara-negara mayoritas Muslim dalam forum Group of Eight, dengan tujuan memperjuangkan kemerdekaan Palestina lewat jalur diplomasi yang lebih efektif.

Menurut Prabowo, dengan berada “di dalam”, Indonesia punya ruang buat memengaruhi arah kebijakan, terutama mendorong solusi dua negara alias two-state solution. “Kalau kita di dalam, kita bisa bantu rakyat Palestina. Kalau di luar, kita nggak punya ruang itu,” jelasnya.

Baca juga: Kutuk Serangan ke Iran, MUI Desak Pemerintah Pertimbangkan Mundur dari BoP

Meski begitu, Prabowo juga kasih garis tegas: kalau arah BoP nanti nggak sejalan atau malah merugikan perjuangan Palestina, Indonesia nggak akan ragu buat cabut. “Kalau kontraproduktif, kita bisa keluar,” tegasnya.

Di dunia yang sering mengira semua bisa diselesaikan pakai uang, Indonesia malah milih cara lain: hadir, ngomong, dan kalau perlu turun langsung. Tapi ya, tetap aja, di telinga sebagian orang, kontribusi tanpa angka nol yang banyak kadang terdengar kayak… kurang “wah”. (tebe)

You Might Also Like

Tamu dari Beijing Datang, Puan Curhat Soal Banjir & Drama Dunia

Mayoritas PAC Dukung Mbak Pinka Jadi Ketua PDIP Jateng

DPR Gaspol Urus Lingkungan: Dari Sampah Sampai Perdagangan Karbon, Semua Disikat!

Bayang Bayang PHK PPPK Muncul, Daerah Mulai Ketar Ketir

3,1 Juta Hektar Lahan Sawit Ilegal Dibiarkan Mangkrak! Menteri Nusron Cuma Nonton?

TAGGED:bopdonald trumppalestinaprabowo subianto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article “Mudik Santuy Aja, Bro! Jateng Dijaga Ketat”
Next Article 24 Maret, Tol Trans Jawa Bakal Disulap One Way Nasional

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Uang Bertanda Tangan Purbaya Mulai Diburu Kolektor

Seniman senior Yogyakarta Susilo Nugroho, yang dikenal luas lewat karakter ikonik Den Baguse Ngarsa.

Den Baguse Ngarsa Berpulang, Dunia Seni-Budaya Jogja Kehilangan Salah Satu Cahaya Terangnya

Jepang Kekurangan Tenaga Sopir

Tren Positif Berlanjut, Gol Telat Hari Nur Selamatkan PSIS

GIIAS Semarang 2026 Kembali Digelar

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

Seluruh Korban Ponpes Al Khoziny Ditemukan, BNPB Pastikan Lokasi Sudah Rata dengan Tanah

Oktober 7, 2025
CALON TUNGGAL - Presiden Prabowo Subianto resmi mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI.
Ekonomi

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Begini Respons DPR

Agustus 10, 2026
DIPECAT - Presiden Prabowo Subianto memecat Dadan Hindayana dari Kepala BGN. (ist)
Nasional

Ramai Angka Triliunan untuk Kaos Kaki, BGN Bilang Faktanya Nggak Segitu

April 14, 2026
Nasional

Hashim: Baru Setahun Lebih Sudah Ada yang Mau Gulingkan Prabowo

April 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Prabowo: Nope Rp17 Triliun, Pilih Kirim Pasukan buat Perdamaian
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?