Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rombongan 700 Orang Pulang Kampung Disambut Hangat, Banjarnegara Penuh Senyum 
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Rombongan 700 Orang Pulang Kampung Disambut Hangat, Banjarnegara Penuh Senyum 

Sebanyak 14 bus mengangkut para pemudik dari berbagai kota. Dua belas bus berangkat dari Jakarta dan dua lainnya dari Bandung. Perjalanan panjang itu akhirnya terbayar lunas dengan rasa lega.

Nugroho P.
Last updated: Maret 17, 2026 7:34 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi pemudik di terminal induk Banjarnegara.
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA – Malam itu Terminal Parakancanggah terasa beda dari biasanya. Ratusan pemudik datang membawa cerita perjalanan panjang. Suasana haru dan bahagia langsung terasa sejak mereka turun dari bus.

Sebanyak 700 warga Banjarnegara akhirnya tiba dengan selamat. Mereka ikut program mudik gratis yang difasilitasi pemerintah daerah. Wajah lelah langsung berubah jadi senyum saat menginjak kampung halaman.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Amalia Desiana. Ia hadir bersama jajaran pemerintah daerah. Momen ini jadi penuh kehangatan.

Sebanyak 14 bus mengangkut para pemudik dari berbagai kota. Dua belas bus berangkat dari Jakarta dan dua lainnya dari Bandung. Perjalanan panjang itu akhirnya terbayar lunas dengan rasa lega.

Rombongan dari Jakarta dilepas langsung oleh Ahmad Luthfi. Pelepasan dilakukan dari kawasan Museum Purna Bhakti Pertiwi. Hal ini menambah kesan spesial bagi para pemudik.

Saat menyambut, Amalia tampak bahagia melihat warganya pulang dengan selamat. Ia menyampaikan ucapan selamat datang dengan penuh kehangatan. Suasana pun makin terasa emosional.

“Alhamdulillah, selamat datang kembali di Banjarnegara,” ucapnya. Ia berharap perjalanan ini membawa kebahagiaan. Terutama untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.

Ia juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. Termasuk dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional. Peran mereka dinilai membantu kelancaran program ini.

Program mudik gratis ini disebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah. Terutama bagi warga yang merantau di luar daerah. Harapannya bisa terus berlanjut setiap tahun.

Amalia menegaskan program ini bukan sekadar fasilitas. Tapi juga bentuk perhatian nyata kepada masyarakat. Ia ingin ke depan jumlah peserta bisa bertambah.

Kepala Dinas Perhubungan Banjarnegara, Mohammad Iqbal, juga ikut menjelaskan. Menurutnya, program ini punya banyak manfaat. Tidak hanya bagi pemudik, tapi juga untuk lalu lintas.

Dengan adanya bus mudik gratis, jumlah kendaraan pribadi bisa berkurang. Hal ini membantu mengurangi kemacetan. Risiko kecelakaan pun bisa ditekan.

Antusiasme pemudik terlihat jelas sejak awal kedatangan. Banyak yang merasa sangat terbantu dengan program ini. Mereka bisa pulang tanpa beban biaya besar.

Perwakilan Paguyuban Solidaritas Warga Banjarnegara, Misad, ikut menyampaikan apresiasi. Ia mengaku program ini sangat membantu perantau. Terutama yang ingin pulang saat Lebaran.

Hal serupa dirasakan oleh Waris, pemudik asal Kalibenda. Ia baru pertama kali ikut program ini. Pengalamannya terasa sangat berkesan.

Waris berharap kuota bisa ditambah ke depannya. Supaya lebih banyak warga bisa ikut. Ia yakin program ini sangat dinanti setiap tahun.

Dalam acara tersebut, pemerintah juga memberi bantuan simbolis. Bantuan itu diberikan langsung kepada peserta mudik. Hal ini jadi bentuk perhatian tambahan.

Suasana penyambutan pun terasa hangat dan sederhana. Tidak berlebihan, tapi penuh makna. Semua larut dalam kebahagiaan pulang kampung.

Program ini diharapkan jadi tradisi tahunan. Selain membantu, juga mempererat hubungan antara pemerintah dan warga. Ikatan emosional pun semakin kuat.

Bagi para pemudik, momen ini tak tergantikan. Setelah lama merantau, akhirnya bisa berkumpul lagi. Lebaran pun terasa lebih lengkap.

Banjarnegara malam itu bukan sekadar tempat tujuan. Tapi jadi titik pulang penuh cerita. Dan bagi banyak orang, ini adalah kebahagiaan yang sederhana tapi sangat berarti. (*)

You Might Also Like

PDIP Sragen Pasang Target Tinggi di 2029: Rebut Lagi Kursi Bupati, Borong 20 Kursi DPRD

Asyik..BPNT Cair Bertahap, Cek Statusnya Gini Biar Nggak Ketinggalan

Niat Meniru Konten Dewasa, Guru SD Kini Tersandung Kasus

Gelombang PHK Massal Mengintai, 2 Pabrik Otomotif di Jatim Berencana Pindah ke Vietnam

Ayah Bejat di Banjarnegara Terancam 15 Tahun Bui Usai Coba Habisi Anak Kandung

TAGGED:banjarnegarapemudiksambut pemudik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi pembayaran tunai menggunakan mata uang rupiah. Gara-gara OTT KPK, THR ASN Belum Cair
Next Article Agustina Apresiasi Aksi Ansor, Banser dan KNPI di Jalur Pantura

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Baru Datang, Besok Habis! Satu Tangki Air Bersih di Jabungan Tak Kuat Lawan Kemarau

SIDANG KORUPSI--Kades dan warga Pati menjadi saksi sidang korupsi terdakwa Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (3/8/2026). (bae)

Endus Permainan Politik? Kuasa Hukum Sudewo Ungkit Penyidik KPK Diduga Kerabat Mantan Bupati Haryanto

TAK RAMAI LAGI - Pedagang bendera dan umbul-umbul sedang merapikan dagangan mereka, di pinggir jalan di Semarang. Pelapak bendera curhat, dagangan mereka kini sepi tak seramai dulu lagi. Kata mereka, lapak bendera pinggir jalan kalah saing sama pedagang online. (dul)

Curhat Getir Pedagang Bendera di Awal Agustus, Lapak Sepi Pembeli Perkara Ini

Baru 30 Menit, Ludes! Makan Gratis Darul Hisan Diserbu Warga Semarang Tiap Pagi

KONSERVASI TERUMBU KARANG - Program Terang Laut diwujudkan melalui kegiatan transplantasi terumbu karang di kawasan konservasi Taman Nasional Karimunjawa menggunakan metode Biorock dan Web Spider, yang dirancang untuk mendukung percepatan rehabilitasi ekosistem bawah laut.

Program ‘Terang Laut’ Pertegas Komitmen ESG PLN Icon Plus dalam Mewujudkan Iconnectivity for Green

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Video Tak Senonoh Pak Camat di Boyolali Bikin Heboh, Dikirim ke Remaja 19 Tahun

Juli 7, 2026
Ilustrasi oknum anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) alias polisi.
Hukum

Polisi Tukang Intip Polwan Mandi akan Dipecat? Polda Jateng: Pekan Depan Penentuan

April 10, 2026
Daerah

Semarang Harus Siap Kalau Langit Lagi “Bad Mood”

November 20, 2025
Kasie Tindak Pidana Umum Kajari Kota Semarang Sarwanto saat memberikan keterangan pers terkait dugaan layanan prostitusi terselubung di Mansion Karaoke Semarang. Foto: Bae
Hukum

Masa Transisi KUHP Baru Jaksa Wajib Pilih Hukum Ringan, yang Untung Terdakwa

Januari 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rombongan 700 Orang Pulang Kampung Disambut Hangat, Banjarnegara Penuh Senyum 
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?