Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Eksepsi Gagal, Hakim Tetap Gas Sidang Korupsi Bank Pasar Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Eksepsi Gagal, Hakim Tetap Gas Sidang Korupsi Bank Pasar Semarang

Strategi “jalan pintas” buat lepas dari jerat hukum lagi-lagi nggak mulus. Di kasus korupsi Bank Pasar Semarang, upaya bantahan di awal sidang justru mentok di palu hakim.

T. Budianto
Last updated: Maret 17, 2026 7:24 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
DENGARKAN PUTUSAN: Terdakwa korupsi Bank Pasar Kota Semarang menyimak pembacaan putusan sela di Pengadilan Tipikor Kota Semarang, Selasa (17/3/2026). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Harapan Agus Puji Kusumanto buat lolos lewat eksepsi resmi kandas. Majelis hakim di Pengadilan Tipikor Semarang menolak seluruh bantahan yang diajukan mantan Direktur Bank Pasar Kota Semarang itu.

Putusan sela dibacakan oleh Hakim Rosana, Selasa (17/3/2026) dengan satu kalimat tegas: eksepsi tidak dapat diterima. Menurut hakim, alasan yang diajukan tim kuasa hukum terdakwa dinilai nggak punya dasar hukum yang kuat.

Bahkan, materi keberatannya dianggap sudah masuk ke inti perkara, yang seharusnya dibuktikan di tahap pembuktian, bukan di eksepsi. “Surat dakwaan telah disusun secara cermat, jelas, dan lengkap,” tegas majelis hakim.

Baca juga: Biang Ruwet Nih! Oknum Pegawai Bank Pasar Semarang Minta Fee ke Nasabah

Dengan keputusan ini, upaya untuk membatalkan dakwaan otomatis gugur. Sidang pun dipastikan lanjut ke fase berikutnya, pembuktian.

Kasus ini sendiri berangkat dari dugaan korupsi kredit di Perumda BPR Bank Pasar Kota Semarang dengan nilai kerugian negara yang disebut mencapai Rp5,2 miliar.

Nggak sendirian, Agus jadi salah satu dari enam terdakwa dalam perkara ini. Nama lain yang ikut terseret antara lain Devi, Suranto, Haryanto, Singgih Ganang Hartono, dan Eky Septiarini.

Tahap Pembuktian

Menariknya, empat terdakwa lainnya memilih nggak mengajukan eksepsi. Artinya, proses hukum mereka langsung melaju ke tahap pembuktian tanpa “pemanasan” bantahan.

Jaksa mengungkap dugaan praktik kotor dalam penyaluran kredit ke sebelas debitur sepanjang 2022-2023. Modusnya pun beragam, mulai dari meloloskan kredit ke nasabah bermasalah, dugaan pemalsuan tanda tangan, hingga manipulasi nilai agunan.

Baca juga: Bank Pasar Semarang Digoyang Kredit Nakal, Negara Rugi Rp5,2 Miliar

Efeknya? Kredit macet dan kerugian negara pun tak terhindarkan. Mengingat bank tersebut merupakan milik Pemkot Semarang, dampaknya langsung ke keuangan daerah.

Di ruang sidang, kadang bukan soal seberapa cepat keluar dari perkara, tapi seberapa kuat bukti yang bisa bicara. Karena kalau pondasinya rapuh, bantahan sehebat apa pun tetap gampang runtuh. (tebe)

You Might Also Like

Gombel Ditutup, Jangli Ikut “Sesak Napas”

Lintasan Baru KEK Batang Bikin Pereli Ketagihan

Semarang Zoo Siapkan Promo Khusus Peserta MTQ

Kasus Absen Fiktif Brebes, Sekda Minta Pengawasan ASN Jangan Andalkan Aplikasi

Ketua DPR Puan Maharani Tegaskan Putusan MK Soal Pemisahan Pemilu Salahi UUD ’45

TAGGED:bank pasar kota semarangheadlinepemkot semarangpengadilan tipikor semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Surat Tangan Syamsul Viral Usai OTT, Isi Bikin Geger
Next Article Ilustrasi pembayaran tunai menggunakan mata uang rupiah. Gara-gara OTT KPK, THR ASN Belum Cair

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Peneliti Puskampol Indonesia, Andy Suryadi.

Puskampol Pertanyakan Akurasi Data Intelijen, Polemik Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo

MASA DEPAN PEMILU - Seminar Nasional Kelompok Studi Hukum Islam (KSHI) Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (FH Undip), membahasa masa depan hukum Pemilu di Indonesia.

Politik Uang hingga Putusan Ijazah Gibran Jadi Sorotan, KSHI FH Undip Bahas Masa Depan Hukum Pemilu

LIMPAHKAN TERSANGKA: Dua tersangka kasus penyelundupan 1,59 juta batang rokok ilegal, BF dan ASE (kaus oranye) diserahkan penyidik ke penuntut umum Kejari Kota Semarang. (ist)

Penyelundup 1,59 Juta Batang Rokok Ilegal dalam Truk Tangki Air Segera Diadili

Ilustrasi Akal Imitasi (AI) bisa menjadi ancaman bagi tenaga kerja.

Rekor di Asia Tenggara! Orang Indonesia Doyan Bikin Gambar Pakai Gemini AI, Sehari 9 Juta Gambar

Pemkab Ajak Warga Ngawi Melek Tata Ruang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Mulyono, teman satu angkatan kuliah Jokowi di UGM, menyatakan tak ada jurusan-jurusan di Fakultas Kehutanan UGM.
Unik

Pengakuan Teman Kuliah Jokowi di UGM: Saya Tidak Tahu Ada Jurusan Teknologi Kayu, Skripsi Saya Ekonomi Manajemen

Juli 27, 2025
Ilustrasi pembayaran tunai menggunakan mata uang rupiah.
Ekonomi

Menolak Pembayaran Tunai Itu Melanggar Hukum Lho! DPR Soroti Praktik Cashless

Desember 25, 2025
Ilustrasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Info

PBNU Tegasin Aliansi yang Laporkan Pandji ke Polisi Bukan Representasi NU

Januari 14, 2026
Info

Nipah Belum Masuk Jateng, Luthfi: Aman Iya, Lengah Jangan

Februari 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Eksepsi Gagal, Hakim Tetap Gas Sidang Korupsi Bank Pasar Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?