BACAAJA, SEMARANG- Kapolrestabes Semarang, M Syahduddi turun langsung ngecek kesiapan pengamanan mudik 2026. Bareng Dandim 0733/Kota Semarang Kolonel Inf Priyo Handoyo, ia menyambangi Pos Pelayanan di Stasiun Tawang Semarang, Senin (16/3/2026) malam.
Kunjungan ini bukan sekadar formalitas. Selain ngecek situasi, rombongan juga kasih dukungan langsung ke petugas di lapangan, mulai dari bingkisan sembako sampai hadiah mainan buat anak-anak pemudik. Suasananya hangat, tapi tetap serius soal pengamanan.
Baca juga: Puasa Tinggal Hitungan Hari, Polrestabes Gelar Operasi Pekat
Setelah itu, mereka langsung pantau arus penumpang kereta di area stasiun. Tujuannya jelas: memastikan mudik tetap aman, lancar, dan nggak berubah jadi chaos.
Dalam arahannya, Syahduddi menegaskan satu hal penting, pelayanan kepolisian harus di-upgrade, bukan sekadar jalan seperti biasa. Fokusnya? Penebalan patroli, penjagaan ekstra, dan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan macet maupun kecelakaan. Jadi bukan cuma nunggu laporan, tapi aktif mencegah masalah dari awal.
Selain itu, rekayasa lalu lintas juga disiapkan secara fleksibel alias situasional. Kalau kondisi di lapangan berubah, strategi juga harus ikut geser, nggak bisa kaku.
Lintas Instansi
Koordinasi lintas instansi pun jadi kunci. Mulai dari Dinas Perhubungan, Jasa Marga, sampai pemerintah daerah diajak bareng-bareng menjaga kelancaran arus mudik.
Nggak ketinggalan, pendekatan modern juga dipakai. Pemantauan situasi dilakukan lewat media sosial dan teknologi informasi, biar respons lebih cepat dan update kondisi bisa real time.
Baca juga: Operasi Keselamatan Candi 2026: Polrestabes Semarang Fokus Tertibkan Balap Liar
Intinya, Polrestabes Semarang ingin memastikan kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat, bukan cuma terlihat, tapi juga memberi rasa aman.
Karena di musim mudik, yang dibutuhkan bukan sekadar seragam di pinggir jalan, tapi aksi nyata yang bikin orang merasa dilindungi, bukan cuma diawasi. (tebe)


