Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kantor Bupati Disisir KPK, Empat Ruangan Penting Pemkab Pekalongan Ikut Digeledah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kantor Bupati Disisir KPK, Empat Ruangan Penting Pemkab Pekalongan Ikut Digeledah

Aktivitas di kantor Pemerintah Kabupaten Pekalongan mendadak berubah tegang, Jumat, (6/3/2026). Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi turun langsung menggeledah sejumlah ruangan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan terkait penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi.

T. Budianto
Last updated: Maret 7, 2026 12:53 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
DISEGEL KPK: Kantor Bupati Pekalongan Disegel KPK. Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq ditangkap KPK melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT), Selasa (3/3) dengan dugaan terlibat korupsi terkait pengadaan jasa outsourcing dan proyek pengadaan lain di lingkungan Pemkab Pekalongan TA 2023-2026. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, PEKALONGAN- Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di beberapa ruangan penting milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jumat (7/3/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar membenarkan adanya kegiatan penggeledahan tersebut. Ia menyebut ada empat ruangan yang sempat disegel oleh penyidik. “Ya, KPK melakukan kegiatan penggeledahan. Ada empat ruangan yang disegel yaitu ruang bupati, ruang sekda, ruang tamu, dan ruang bagian umum,” kata Yulian.

Baca juga: Berompi Oranye, Fadia Bantah Terjerat OTT: “Demi Allah, Enggak Ada Serupiah pun”

Menurutnya, setelah penyegelan dilakukan, penyidik kemudian membuka segel dan mulai melakukan pemeriksaan di dalam ruangan tersebut. Beberapa ruangan yang berada di lantai dua gedung sekretariat daerah menjadi fokus awal penggeledahan, termasuk ruang bupati dan ruang sekretaris daerah.

Yulian mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlah penyidik KPK yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Akibat proses penyegelan dan penggeledahan, aktivitas kerja di kantor pemerintah daerah sempat terganggu. Ia bahkan harus memindahkan sementara aktivitas kerjanya ke ruangan lain.

Area Penggeledahan

“Untuk sementara saya pindah ke ruang Vikom. Saya tetap bekerja sambil membantu teman-teman penyidik dari KPK,” ujarnya. Hingga saat ini, kata dia, penggeledahan masih terfokus di area gedung sekretariat daerah.

Belum ada informasi apakah penyidik juga akan memperluas penggeledahan ke dinas lain atau ke rumah pejabat terkait. “Hari ini belum (ke dinas lain atau rumah bupati), saya juga belum tahu kalau itu,” katanya.

Baca juga: Fadia Ngaku Bareng Gubernur Saat OTT, Eh Luthfi Bilang: “Lho, Info dari Mana?”

Di kantor pemerintahan, ruangan biasanya sibuk dengan rapat dan tanda tangan berkas. Tapi kali ini suasananya beda, yang datang bukan tamu dinas, melainkan penyidik. Saat map-map lama dibuka satu per satu, barangkali bukan cuma dokumen yang ditemukan, tapi juga cerita panjang di balik meja kekuasaan. (tebe)

You Might Also Like

Dulu Pelan karena Lubang, Sekarang Gaspol

Ribuan Kendaraan Bodong Diselundupkan ke Timor Leste, Sindikat Dibongkar Polisi

Ngopi Cantik Bareng Dekranasda, Wali Kota Semarang Janji Jadi Brand Ambassador Produk Lokal

Kasus Sritex, Eks Dirut Bank DKI: Kami Korban, Kok Malah Didakwa?

Gas Melon Ditambah, Masak Nataru Nggak Perlu Drama

TAGGED:fadia arafiqheadlineKPKOTTpemkab pekalongan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Semarang Bersiap Jadi Panggung MTQ Nasional 2026
Next Article Pemkot Geber 240 Pasar Murah Sampai Lebaran

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MINTA MAAF - Pengacara Hotman Paris Hutapea meminta maaf setelah perkataannya menuai kecaman secara luas.

BREAKING NEWS: Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Bekas Jampidsus Febrie

BUKA PAMERAN - Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri membuka pameran sejarah dan arsip foto ‘Meretas Jalan Demokrasi’ dalam memperingati 30 tahun peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli (Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli), di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2026). Megawati merasa TIM sekarang terasa borjuis. Ia meminta Pramono mengembalikan TIM sebagai rumah seniman. (Dok PDIP)

Megawati Sentil TIM Kini Borjuis dan Tak Ramah Seniman, Titahkan Pramono: Kembalikan Seperti Dulu

Polda Jateng Musnahkan Narkoba dan Miras Ilegal Senilai Rp 15 Miliar

1,2 Juta NIK Diduga Bocor, Pemprov Bilang Aman: “Belum Ada Korban”

WADUK MENGERING: Dampak kemarau panjang di Waduk Botok, Kedawung, Sragen, Jateng beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

BMKG Sebut Kemarau 2026 Punya Pola Tak Biasa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

WFH atau “Weekend Tipis-Tipis”? Produktivitas Dipertanyakan

April 7, 2026
Hukum

Pembobol Bank BNI Semarang Dihukum 4 Tahun

November 12, 2025
Info

Semarang Pasang Target Jadi Kota Sport Tourism

Juli 21, 2026
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto. Foto: dok
Politik

Ada 104 Daerah se-Indonesia yang Naik PBB-nya. Pati Hanya Pemantik

Agustus 20, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kantor Bupati Disisir KPK, Empat Ruangan Penting Pemkab Pekalongan Ikut Digeledah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?