Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Naik Atap Betulin Toren, Diserang Tawon Mematikan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Naik Atap Betulin Toren, Diserang Tawon Mematikan

Yang bikin bahaya, serangannya jarang sendirian. Saat satu tawon menyengat, ia bisa mengeluarkan feromon yang memancing koloni lain ikut menyerang. Sekali jadi serangan massal, risikonya jauh lebih serius.

Nugroho P.
Last updated: Maret 1, 2026 8:03 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi tawon vespa.
SHARE

BACAAJA, CILACAP – Niatnya cuma mau benerin toren air, tapi berujung duka. Slamet Arfianto (53), warga Cilacap, meninggal dunia setelah diserang kawanan tawon vespa saat naik ke atap rumahnya.

Peristiwa itu terjadi Kamis (26/2/2026) siang di Dusun Pecangakan, Desa Mujur Lor, Kecamatan Kroya. Slamet yang diketahui masih aktif sebagai masinis di UPT Kroya, awalnya naik ke atap sekitar pukul 10.30 WIB buat memperbaiki tandon air.

Tanpa sadar, di dekat toren ternyata ada sarang tawon vespa.

Begitu terusik, koloni langsung menyerbu.

Menurut Kepala Desa Mujur Lor, Sadimun, korban digerumuti cukup lama. Bahkan sampai sekitar setengah jam. Slamet sempat berusaha melindungi kepala pakai kaus yang dikenakan.

“Waktu turun masih bisa jalan, tapi pas diajak ngomong sudah nggak respons,” ungkapnya.

Korban sempat dilarikan ke PKU Muhammadiyah Kroya, lalu dirujuk ke RSUD Banyumas. Namun sekitar pukul 16.00 WIB, nyawanya tak tertolong.

Kenalan Sama Tawon Vespa

Tawon vespa, salah satunya jenis Vespa affinis, ukurannya bisa sekitar tiga sentimeter. Warnanya dominan hitam dengan gelang kuning atau oranye di bagian perut.

Yang bikin bahaya, serangannya jarang sendirian. Saat satu tawon menyengat, ia bisa mengeluarkan feromon yang memancing koloni lain ikut menyerang. Sekali jadi serangan massal, risikonya jauh lebih serius.

Kalau cuma satu-dua sengatan, biasanya efeknya lokal: bengkak dan nyeri. Tapi kalau banyak dan tubuh bereaksi alergi berat, bisa berujung anafilaksis—reaksi alergi parah yang dapat memicu gangguan pernapasan, edema paru, sampai gagal ginjal akut.

Kenapa Bisa Mematikan?

Anafilaksis itu kondisi darurat. Tubuh bereaksi berlebihan, tekanan darah bisa drop, napas sesak, organ vital terganggu. Kalau nggak cepat ditangani, risikonya fatal.

Apalagi kalau sengatan jumlahnya banyak dalam waktu singkat, seperti yang dialami Slamet.

Tawon vespa sendiri biasanya menyerang kalau merasa terganggu atau sarangnya terancam. Jadi kalau lihat sarang menempel di atap, pohon, atau sudut rumah, jangan nekat beresin sendiri.

Cara Aman Mengusirnya

Kalau memang harus ditangani, ada beberapa metode yang biasa dilakukan petugas:

  1. Semprot bensin (Pertalite/Premium)
    Biasanya dilakukan malam hari saat tawon kurang aktif. Tapi tetap harus pakai pelindung tebal.

  2. Dibakar
    Ini biasanya dilakukan petugas damkar dengan perlengkapan lengkap. Nggak disarankan buat coba-coba sendiri.

  3. Semprot insektisida khusus
    Kalau sarangnya kecil dan terjangkau. Kalau besar? Mending panggil ahlinya.

Intinya, jangan anggap remeh sarang tawon. Satu gerakan ceroboh bisa memicu serangan koloni.

Kejadian di Cilacap ini jadi pengingat keras: sebelum naik atap atau bersih-bersih area tinggi, cek dulu sekeliling. Kadang yang kelihatan sepele, risikonya nggak main-main. (*)

Contents
Kenalan Sama Tawon VespaKenapa Bisa Mematikan?Cara Aman Mengusirnya

You Might Also Like

Megawati Menangis Nonton Pesta Babi, Papua Mendadak Jadi Sorotan Lagi

Viral Gerakan ‘Setop Bayar Pajak’ di Jateng, Warga: Ekonomi sedang Tidak Baik-baik Saja

Viral Arief Rosyid soal Bahlil: ‘Jangankan Benar, Salah pun Kita Bela!’

Update Terbaru Kabar Longsor Majenang di Balik Jalan Terjal Pencarian Hari Ini

Pikap KDMP Nongol di Mal, Faktanya Bikin Kaget

TAGGED:cilacapdisengat tawontawontawon vespa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article ISI BBM - Petugas SPBU sedang mengisi BBM. Awal Maret Datang, BBM Nonsubsidi Ikut Naik
Next Article Operasi Ketupat 2026 Sasar Lima Titik Rawan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gus Baha Sebut Haji Punya Kekuatan Ekonomi Luar Biasa

Buya Yahya Tegas soal Manipulasi Data di Tempat Kerja

UAH Ingatkan Jangan Tunggu Tua untuk Bertaubat

Gus Baha Pernah Tak Punya Uang, Ini Doanya, Bisa Ditiru

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Lagi Viral! Foto Jadi Action Figure Mini, Bisa Bergerak Pula, Ini Caranya!

September 8, 2025
Daerah

Ketika Hujan Turun Lagi, Kroya-Bantarsari Mulai Siaga Banjir

November 24, 2025
Viral

Jualan Cilok di Negeri Ginseng, Eh..Viral Banget

Oktober 16, 2025
Hukum

Siapa Tersangka OTT KPK di Cilacap? 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Termasuk Bupati dan Sekda

Maret 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Naik Atap Betulin Toren, Diserang Tawon Mematikan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?