Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Strategi Pemprov Jateng Urai Macet Mudik Lebaran: Andalkan CCTV dan Posko
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Strategi Pemprov Jateng Urai Macet Mudik Lebaran: Andalkan CCTV dan Posko

R. Izra
Last updated: Februari 27, 2026 5:10 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Arief Djatmiko njelasin soal antisipasi mudik 2026. (ist)
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Arief Djatmiko njelasin soal antisipasi mudik 2026. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Lebaran 2026 diprediksi bakal padat. Sekitar 38,71 juta orang disebut akan mudik ke Jawa Tengah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun mulai pasang strategi buat ngurai kemacetan.

Pemerintah bakal menyiapkan layanan ekstra. Mulai dari posko Lebaran, pemantauan CCTV, sampai pengawasan kendaraan umum.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Arief Djatmiko, angka pemudik itu hasil survei nasional. Survei dilakukan Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub.

Bacaaja: Belum Genap 10 Hari Puasa, Tiket Lebaran di Daop 4 Semarang Sudah Terjual 305 Ribu!
Bacaaja: Sambut Arus Mudik, Perbaikan Jalan Dideadline Rampung H-10 Lebaran

“Yang masuk Jawa Tengah jumlahnya besar. Secara nasional, lebih dari 40 persen pemudik tujuannya ke Jateng,” kata Arief, Kamis (26/2/2026).

Dishub sendiri memprediksi sekitar 17,7 juta orang bakal melintas dan masuk wilayah Jateng. Angka ini jadi dasar Pemprov buat pasang langkah antisipasi sejak dini.

Salah satunya dengan mengoperasikan posko Lebaran lebih panjang. Posko aktif mulai H-8, atau 13 Maret, sampai H+7 pada 30 Maret 2026.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi 14 dan 17 Maret. Di hari-hari rawan itu, Pemprov bakal memantau lalu lintas lewat CCTV di banyak titik simpul.

Pantauan dilakukan di pasar, persimpangan padat, jalur utama, sampai kawasan wisata. Data dari CCTV juga bisa diakses pemudik buat cek kondisi jalan sebelum berangkat.

Selain macet, cuaca juga jadi perhatian. Sensor jarak jauh dipakai buat memantau hujan, karena intensitasnya masih tinggi di sejumlah daerah.

Soal jalan, Dishub sudah koordinasi dengan DPUPR. Perbaikan aspal dikebut supaya jalur provinsi tetap mantap saat dilintasi jutaan kendaraan.

Pengawasan kendaraan umum juga diperketat lewat ramp check. Bus yang tidak laik jalan dipastikan tidak boleh beroperasi.

“Ramp check dilakukan H-1 sebelum berangkat. Kalau tidak laik, pasti tidak jalan,” tegas Arief.

Pemeriksaan menyasar bus umum, armada mudik gratis Pemprov, hingga terminal tipe A dan B. Pengawasan juga meluas ke titik rawan dan lokasi wisata.

Dalam rilis Kementerian Perhubungan, pergerakan mudik terbesar menuju Jawa Tengah. Moda paling dominan masih mobil pribadi, disusul motor dan bus.

Karena itu, Pemprov mengingatkan pemudik tidak asal berangkat. Keselamatan tetap jadi kunci.

“Pastikan kendaraan laik, badan sehat, dan patuhi aturan lalu lintas,” pungkasnya. (bae)

You Might Also Like

Mahasiswa Undip Korban Pengeroyokan Diduga Pelaku Pelecehan Seksual, Begini Sikap Kampus

Gubernur: Stok Elpiji Jateng Lagi “Overload”

255 Petinju Siap Unjuk Gigi di Kejuaraan Tinju Piala Bupati Banjarnegara 2025, Catat Tanggalnya!!

Bisa Angkut 800 Ton Sekali Jalan, KA Brumbung Cargo Resmi Beroperasi

Proyek Giant Sea Wall Pantura Dimulai

TAGGED:antisipasi kemacetanarus mudikdishub jatengheadlinemudik lebaran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kuasa hukum korban, Bagas Wahyu Jati mengulik surat perdamaian kasus Chiko usai memantau sidang, Kamis (26/2/2026). (bae) Korban Ngaku Tertekan saat Didatangi Keluarga Chiko, Perdamaian di Atas Paksaan?
Next Article Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis) 2 Kali Dikasih Makanan Basi, SD Muhammadiyah 1 Temanggung Kapok: Tak Terima MBG Lagi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pakar: Insentif Kendaraan Listrik Jangan Cuma Parkir di Kota

Jangan Sampai Pesantren Jadi Tempat Takut Pulang

DAMPINGI KORBAN--Kuasa hukum korban, Sukarman (kiri) menjelaskam kasus dugaan penganiayaan petinggi HIPMI Jateng. (ist)

Korban Penganiayaan Petinggi HIPMI Jateng Buka Suara di Hadapan Penyidik Polda

TANGANI BANJIR--Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin menyampaikan strategi tangani banjir rob saat Rembug Pembangunan Jateng di Pendopo Kabupaten Grobogan, Jumat (29/5/2026). (bae)

Ogah Nanggung Beban Sendirian, Pemkot Semarang Ajak Daerah Lain Kompak Atasi Banjir-Rob

KETERANGAN PERS - Kasat Reskrim Polres Temanggung, I Komang Mahendra Deputra menjelaskan penanganan kasus kematian korban glamping Posong. (ist)

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Glamping Maut Temanggung: Butuh 5 Hari

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

Setelah Drama Panjang, PWI Akhirnya “Unblock” di Kemenkumham

September 12, 2025
Info

Ini Cara Komunitas Pariwisata Semarang Bikin Ramadan Makin Manis

Maret 7, 2026
Olahraga

Kapten Baru Tim Indonesia, Fajar Putri Siap Pimpin

April 15, 2026
Ekonomi

Rumah Baru Nggak Cuma Jual Lokasi, Tapi Juga Gas Gratis?

Mei 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Strategi Pemprov Jateng Urai Macet Mudik Lebaran: Andalkan CCTV dan Posko
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?