BACAAJA, SEMARANG- PSIS Semarang memang baru saja mencuri kemenangan penting 1-0 atas Deltras FC di pekan ke-21 Pegadaian Championship. Gol Rafael Rodrigues jadi pembeda, sekaligus suntikan moral di tengah tekanan zona degradasi.
Tapi pelatih Mahesa Jenar, Andri Ramawi Putra, langsung pasang mode serius. Menurutnya, kemenangan kontra Deltras memang krusial. Namun jangan sampai pemain terlena. Sebab, perjuangan sesungguhnya belum selesai. Masih ada tujuh pertandingan tersisa di putaran ketiga, dan semuanya ibarat final.
Baca juga: Rafinha Jadi Pembeda, PSIS Pulang Bawa Tiga Poin
“Tiga poin ini sangat penting. Tapi setelah ini kami harus fokus lagi. Masih ada tujuh pertandingan berikutnya yang juga sama pentingnya bagi kami,” tegas Andri. Pesannya jelas: jangan puas dulu.
Belum Aman
Saat ini PSIS masih berada di papan bawah klasemen Grup Timur. Poin mereka memang mulai mendekati zona aman, tapi jaraknya masih tipis. Satu hasil buruk saja bisa bikin posisi kembali goyah.
Itulah kenapa Andri tak ingin euforia mengganggu konsentrasi tim. Ia tahu betul, di fase seperti ini konsistensi jauh lebih penting daripada satu kemenangan heroik. Setiap laga ke depan bukan cuma soal taktik dan strategi, tapi juga soal mental. Soal bagaimana pemain bisa menjaga kepala tetap dingin meski tekanan makin kencang.
Baca juga: Empat Pemain PSIS Masuk Ruang Perawatan
Karena di kompetisi seketat ini, fokus adalah segalanya. Hilang sedikit saja, bisa fatal. Menang lawan Deltras itu penting. Tapi bertahan di liga jauh lebih penting. Jadi buat PSIS, perayaan boleh sehari. Setelah itu? Kembali kerja. Karena tujuh laga ke depan bukan sekadar jadwal pertandingan, itu ujian konsistensi, mental, dan harga diri. (tebe)


