BACAAJA, SOLO – Kebocoran data pribadi eks-pebalap Formula 1, Rio Haryanto, bikin heboh publik Solo. Dokumen yang seharusnya privat justru tersebar usai pengurusan administrasi di salah satu kelurahan.
Wali Kota Solo, Respati Ardi, langsung ambil sikap. Ia memastikan oknum pegawai yang menyebarkan data tersebut bakal dijatuhi sanksi sesuai aturan.
“Saya sudah mendapatkan laporan dan silakan BKPSDM menentukan sanksinya. Kita tetap memberikan sanksi. Sudah ada mekanisme, nanti dari BKPSDM Surakarta akan menyampaikan putusannya, setimpal dengan yang dilanggar,” kata Respati, Minggu (22/2/2026).
Bacaaja: Cerita Prabowo ‘Hilangkan’ 48 Juta Jiwa Penduduk Indonesia saat Lapor Trump di Forum BoP
Bacaaja: Tedjowulan Tegaskan Tahta Keraton Solo Masih ‘On Hold’
Jangan main-main soal data pribadi
Respati menegaskan, kejadian ini bukan hal sepele. Menurutnya, kebocoran dokumen menyangkut kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah.
Ia mengingatkan seluruh jajaran Pemkot Solo untuk tidak mengulangi kesalahan serupa. Profesionalisme, kata dia, harus jadi standar utama dalam melayani masyarakat.
“Kami tidak pandang bulu. Kalau ada yang mengulangi lagi, sanksinya berat. Jangan mempublikasikan hal-hal yang sangat privasi dan tetap profesional dalam bertugas,” tegasnya.
Saat ini, oknum pegawai yang diduga menyebarkan dokumen milik Rio tengah menjalani proses penentuan sanksi melalui BKPSDM Surakarta.
Kasus ini jadi pengingat keras bahwa pelayanan publik bukan cuma soal cepat dan ramah, tapi juga soal menjaga keamanan data. Sekali bocor, dampaknya bisa luas, apalagi kalau yang terdampak figur publik.
Publik kini menunggu: seberapa tegas sanksi yang dijatuhkan, dan apakah ini jadi momentum pembenahan sistem perlindungan data di lingkungan Pemkot Solo.
Sebagaimana diketahui, data pribadi Rio Haryanto tersebar ke publik setelah melakukan kepengurusan dokumen di salah satu kelurahan di Solo. Saat ini, oknum pegawai tersebut tengah menjalani proses sanksi sebagai bentuk pertanggung jawaban karena telah mempublikasikan dokumen milik eks-pebalap F1 itu. (*)


