Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tedjowulan Tegaskan Tahta Keraton Solo Masih ‘On Hold’
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tedjowulan Tegaskan Tahta Keraton Solo Masih ‘On Hold’

Di luar, nama sudah ganti. Tapi di dalam keraton, cerita belum kelar. Meski identitas di KTP sudah berubah jadi Pakubuwono XIV, urusan siapa raja definitif Keraton Solo ternyata masih pending. Dan kata kuncinya? “Tergantung saya,” ujar Tedjowulan.

T. Budianto
Last updated: Februari 17, 2026 4:45 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Pelaksana Keraton Solo, KGPH Panembahan Agung Tedjowulan. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA- Pelaksana Keraton Solo, KGPH Panembahan Agung Tedjowulan menegaskan, sampai hari ini belum ada Raja Keraton Solo atau Pakubuwono (PB) XIV yang definitif.

Pernyataan ini disampaikan menyusul langkah KGPH Purbaya yang resmi mengganti nama di KTP menjadi Sri Susuhunan Pakubuwono Empat Belas. Menurut Tedjowulan, urusan siapa yang nantinya benar-benar duduk sebagai Raja Keraton Solo masih bergantung pada dirinya.

Baca juga: LDA Minta Dana Hibah Keraton Diaudit

“Belum (ada raja definitif). Tergantung saya nanti, mau saya apa,” kata Tedjowulan saat ditemui di Stadion Sriwedari, Selasa (17/2/2026). Soal upaya musyawarah keluarga besar keraton, Tedjowulan mengaku sudah keliling dan komunikasi langsung dengan berbagai pihak internal. Tapi hasilnya? Masih abu-abu.

“Semua sudah saya temui. Mangkubumi, Hangabehi, Purbaya, semuanya. Tapi sampai sekarang masih ngambang,” ujarnya blak-blakan. Tedjowulan juga memberi catatan penting soal kriteria seorang raja.

Peran Spiritual

Menurutnya, Kanjeng Susuhunan bukan cuma simbol, tapi figur yang harus mampu memadukan peran spiritual dan kepemimpinan. “Kanjeng Sinuhun itu perpaduan antara ulama dan umara. Sebagai umara, dia pemimpin. Ulamanya ada sisi lain lagi. Panjang ceritanya,” tuturnya.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Solo mengabulkan permohonan perubahan nama KGPH Purbaya menjadi Pakubuwono Empat Belas melalui putusan Nomor 178/Pdt.P/2025/PN Skt. Perubahan itu kemudian diproses di Dispendukcapil Kota Solo.

Baca juga: Kamu Siap Ngabdi & Nguri-uri Budaya? Keraton Jogja Buka Rekrutmen Prajurit, Ini Syaratnya

Purbaya menyebut langkah tersebut murni administratif sebagai hak warga negara. “Ini sesuai aturan. Semua warga negara berhak mengurus dokumen kependudukan,” ujarnya beberapa hari sebelumnya.

Namun demikian, perubahan nama itu rupanya belum otomatis mengunci status sebagai raja definitif Keraton Solo. Di era serba cepat, nama di KTP bisa berubah dalam sehari. Tapi urusan tahta? Ternyata masih pakai mode buffering. Keraton Solo belum tekan tombol “confirm” (tebe)

 

You Might Also Like

Delapan WNI Disebut Direkrut Militer Rusia, Gajinya Menggiurkan

Memanas, Tiga Nama Mulai Berebut Kursi Sekda Cilacap

Gaji ASN Jateng Dipastikan Aman Meski Dana Transfer Dipangkas

5.360 Anak Jadi Korban, Berikut 10 Kasus Keracunan MBG Terbaru: dari Bogor hingga Baubau

Jaga Stabilitas Layanan Digital, PLN Icon Plus Inspeksi Jalur Backbone SUTT Purworejo

TAGGED:headlinekeraton solokgph tedjowulan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gunung Andong Libur Selama Ramadan
Next Article Empat Pemain PSIS Masuk Ruang Perawatan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Nabi Isa Turun, Dajjal Akhirnya Dibinasakan

Dajjal Masih Terikat, Tapi Pulau Ini Misterius

Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Singapura Jadi Korban Pesta Gol Malaysia

UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asian Games 2026

Lapas Purwodadi Pastikan Data Pemilih Warga Binaan Tetap Terdata

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Luthfi Minta Tiap Daerah Punya Ekonomi Kreatif Unggulan

Juni 10, 2026
Ilustrasi gelombang PHK massal. (wahyu/grafis)
Info

Gelombang PHK Menghantui! Pabrik Garmen Korea di Jepara Tutup, 670 Buruh Kehilangan Kerja

Juli 21, 2026
Petugas BPBD, TNI, Polri dan relawan membersihkan material banjir bandang yang menutup akses jalan di Dusun Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (24/1/2026). (ist)
Info

Bencana Lereng Gunung Slamet Bikin Aliran Sungai Baru di Purbalingga, Alam Sedang Murka?

Januari 26, 2026
Fokus

Bersolek buat MTQ, PKL Simpang Lima Diminta Geser

Agustus 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tedjowulan Tegaskan Tahta Keraton Solo Masih ‘On Hold’
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?