Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Longsor Pemalang: Luthfi Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Terpenuhi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Longsor Pemalang: Luthfi Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Terpenuhi

Bencana boleh datang mendadak, tapi urusan pemulihan jangan jalan pelan. Itu kira-kira pesan yang dibawa Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi saat turun langsung ke Pemalang, Jumat (30/1/2026). Fokusnya satu: warga harus tertangani tuntas, bukan sekadar lewat.

T. Budianto
Last updated: Januari 31, 2026 11:34 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KUNJUNGI POSKO: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi meninjau Posko Tanggap Darurat di Desa Penakir, Pulosari, Pemalang, Jumat (30/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, PEMALANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memastikan penanganan korban banjir dan tanah longsor di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, berjalan menyeluruh hingga tahap pemulihan pascabencana.

Saat meninjau langsung lokasi terdampak dan memberikan arahan di Kantor Kecamatan Pulosari, Jumat (30/1/2026), Luthfi menegaskan bahwa penanganan tidak boleh setengah-setengah, terutama menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

“Hari ini kita memastikan penanganan masyarakat yang terdampak clear dan paripurna,” kata Luthfi usai meninjau Desa Penakir. Ia menjelaskan, sejak hari pertama bencana, penanganan sudah dilakukan secara holistik.

Baca juga: ESDM Jateng: Lereng Slamet Longsor Karena Hujan Terlalu Niat

Bahkan, sejak status darurat bencana ditetapkan oleh Bupati Pemalang, seluruh OPD dan stakeholder terkait, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat, langsung bergerak sesuai perannya.

Beberapa sektor yang jadi perhatian utama antara lain pengungsi, pendidikan, kesehatan, hunian sementara hingga hunian tetap, serta perbaikan sarana dan prasarana yang rusak.

Jumlah Pengungsi

Data sementara di Kecamatan Pulosari mencatat sebanyak 813 kepala keluarga atau 2.777 jiwa terdampak dan mengungsi. Selain itu, sekitar 80 rumah rusak, 78 bidang lahan terdampak, serta belasan jembatan mengalami kerusakan.

“Yang paling penting bukan hanya membantu sekarang, tapi juga memikirkan bagaimana masyarakat bisa pulih ke depan,” jelasnya.

Luthfi menekankan pentingnya pendataan warga terdampak secara by name by address agar proses pemulihan sosial dan ekonomi bisa tepat sasaran. Pendataan tersebut mencakup kerugian harta benda, hewan ternak, hingga lahan pertanian yang terdampak banjir dan longsor.

Untuk lahan pertanian yang terendam, pemerintah daerah akan mengajukan klaim asuransi agar petani tidak menanggung beban sendirian. Di sektor pendidikan, Luthfi telah menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk menyiapkan tempat belajar sementara serta menurunkan guru-guru pendamping agar anak-anak tetap bisa belajar meski berada di pengungsian.

Baca juga: Kenapa Lereng Slamet Gampang Banjir dan Longsor?

Sementara di bidang kesehatan, pemeriksaan rutin diminta terus dilakukan. Jika ditemukan kondisi darurat, warga harus segera dirujuk ke rumah sakit terdekat tanpa menunggu lama.

Pesannya jelas: bencana boleh bikin lumpur di mana-mana, tapi jangan sampai birokrasi ikut lengket dan susah gerak. Warga butuh pulih cepat, bukan janji yang ikut hanyut. (tebe)

You Might Also Like

Wisuda Mewah SMP di Purwokerto Bikin Wali Murid Meradang, Dinas Pendidikan Reaksinya Begini

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Brigadir Ade Pembunuh Bayi Kandung Dituntut 14 Tahun

Prabowo Heran, Rakyat Indonesia Bahagia Padahal Hidup Sangat-sangat Sederhana

Kabar Duka: Raja Keraton Kasunanan Solo PB XIII Mangkat pada Usia 77 Tahun

TAGGED:banjir pemalangpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi TikTok. Viral Uninstall Massal TikTok, Gara-gara Pengendali Baru ‘Orang Dekat’ Presiden
Next Article Enam Hari Pencarian, Dua Korban Longsor Pemalang Ditemukan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

BGN Ngotot MBG Tetap Jalan saat Libur Sekolah, Siapa yang Makan?

Desember 22, 2025
Info

Langit Madinah Berduka, Jemaah Tegal Tutup Perjalanan

April 25, 2026
Info

Klinik Ibunda Klampok Sabet Faskes JKN Terbaik

September 15, 2026
Ekonomi

Libur Nataru, Penumpang Pesawat Naik 5,6 Persen

Januari 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Longsor Pemalang: Luthfi Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Terpenuhi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?