Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Stok Harimau Benggala Menipis, Semarang Zoo Incar Harimau Sumatera
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Stok Harimau Benggala Menipis, Semarang Zoo Incar Harimau Sumatera

R. Izra
Last updated: Januari 29, 2026 11:42 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Harimau Benggala tengah berjalan di kandang area Semarang Zoo. (ist)
Harimau Benggala tengah berjalan di kandang area Semarang Zoo. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Populasi harimau benggala di Semarang Zoo makin menyusut. Kondisi ini ternyata disengaja bagian dari strategi konservasi.

Direktur Semarang Zoo, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, menyebut harimau benggala yang tersisa merupakan hasil pembiakan lama. Tanpa indukan baru, risikonya justru besar bagi kelangsungan satwa.

“Kalau diteruskan, bisa terjadi inbreeding (perkawinan sedarah). Anak harimaunya berisiko cacat atau mati sebelum dewasa,” ujar Bimo, Rabu (28/1/2026).

Bacaaja: Kesaksian Pengunjung Semarang Zoo: Makin Rapi, Satwa Tampak Lebih Sehat
Bacaaja: Lagi Cari Jodoh: Tiga Orang Utan Jantan Semarang Zoo Masih Jomblo

Ia menjelaskan, tanda inbreeding terlihat dari warna bulu yang pucat hingga putih. Dampaknya bukan cuma fisik, tapi juga masalah genetik serius.

Mulai dari jantung tak berkembang sempurna, harimau malas makan, sampai daya hidup yang lemah. Karena itu, kandang harimau benggala sengaja dikosongkan.

“Memang kita kosongkan kandangnya. Nanti kita isi, salah satunya dengan Harimau Sumatera,” kata Bimo.

Menurutnya, langkah ini bagian dari tanggung jawab lembaga konservasi. Penambahan satwa bisa dilakukan lewat hibah atau tukar-menukar dengan kebun binatang lain.

Selain harimau, Semarang Zoo juga masih punya PR lain. Tiga orangutan Kalimantan jantan belum bisa berkembang biak karena tak ada betina.

Soal isu negatif yang ramai di media sosial, ia memilih tak ambil pusing. Bimo menegaskan semua kebijakan di Semarang Zoo diambil berbasis ilmu konservasi, bukan sekadar opini. (bae)

You Might Also Like

Demo Minta Penetapan Bencana Nasional di Aceh Pecah, Massa Dibubarkan Paksa Aparat

Marquez Siap Mengamuk di Sachsenring, Saatnya Ducati Bungkam Dunia!

Tol Klaten-Prambanan Resmi Dibuka, Bupati Dorong Lonjakan Wisatawan

Penerbangan Solo-Bandung & Solo-Surabaya Comeback

Lurah Jangan Main-Main! Ada Jaga Desa, Salah Ketik Anggaran Bisa Ketahuan

TAGGED:harimau benggalaharimau sumaterakebun binatangSemarangsemarang zoo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tidak Seharusnya Logat “Lo-Gue” Menjadi Superior dalam Pergaulan, Apalagi Ini di Semarang
Next Article Ilustrasi Liga Champions Eropa. Klasmen Akhir Fase Liga Champions 2025/2026: Arsenal Poin Sempurna, Madrid Keluar Jalur

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Kemenkum Jateng Gas Sinkronisasi Perda dengan UU Ciptaker

Februari 8, 2026
Sepak Bola

PSIS Siap All Out Hadapi Barito

Desember 26, 2025
Wali Kota Solo Respati Ardi (kanan) berbincang dengan Wapres Gibran Rakabuming Raka, di warung sate Pak Joko' Pasar Klewer, Solo, Jumat (16/12026).
Daerah

Bareng Dua ‘Raja Kembar’ Kasunanan, Respati Dampingi Wapres Gibran Keliling Solo

Januari 16, 2026
Akses jalan menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, kabupaten Jepara, Jateng, tertutup material longsor, Sabtu (10/1/2026).
Info

Satu Desa di Jepara Terisolasi, Longsor Brutal Tutup Total Jalur Kajang–Tempur

Januari 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Stok Harimau Benggala Menipis, Semarang Zoo Incar Harimau Sumatera
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?