Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Puluhan Ribu Arsip Kuno Jateng Alih ke Digital
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Puluhan Ribu Arsip Kuno Jateng Alih ke Digital

Naskah kuno nggak harus selalu bau lemari arsip. Di Jateng, ribuan dokumen sejarah sekarang sudah pindah rumah, dari kertas rapuh ke layar digital. Tujuannya simpel: biar sejarah nggak hilang, dan orang zaman now tetap bisa ngintip masa lalu.

T. Budianto
Last updated: Januari 22, 2026 3:58 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jateng, Rahmah Nur Hayati. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng terus ngebut transformasi kearsipan. Hingga 2025, sebanyak 20 ribu arsip sejarah dan naskah kuno telah didigitalisasi agar lebih aman sekaligus gampang diakses masyarakat.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jateng, Rahmah Nur Hayati menyebut, proses digitalisasi ini bukan kerja instan. Ada tahapan panjang yang harus dilewati, mulai dari verifikasi, perbaikan arsip yang rusak, sampai alih media ke format digital.

“Sebanyak 20 ribuan arsip kuno maupun sejarah didigitalisasi sepanjang 2025. Prosesnya itu berjalan lima tahun,” kata Rahmah di Semarang, Rabu, (21/1/2026). Arsip-arsip yang dialihmediakan ini punya nilai sejarah tinggi dan rentan rusak kalau terus disimpan dalam bentuk fisik.

Baca juga: Museum Kartun Indonesia Bakal Hadir di Kota Lama Semarang, Jadi Rumah Baru Buat Seni & Kreativitas

Lewat digitalisasi, dokumen-dokumen tersebut jadi lebih terlindungi sekaligus bisa diakses lebih luas. “Ini bagian dari transformasi kearsipan, seiring tuntutan era digital,” ujarnya.

Rahmah memastikan proses digitalisasi masih terus berjalan. Bahkan, 20 ribu arsip yang sudah didigitalisasi itu disebut telah mencakup lebih dari separuh total arsip statis yang dimiliki Jawa Tengah.

Menurutnya, digitalisasi bukan cuma soal menyelamatkan arsip lama, tapi juga meningkatkan fungsi layanan kearsipan agar lebih relevan dan bermanfaat bagi masyarakat.

Transformasi Digital

“Yang pasti kita meningkatkan fungsi dan layanan, baik dari tata kelola kearsipan, karena semuanya bertransformasi,” jelasnya. Saat ini, arsip digital Jawa Tengah sudah terhubung dengan Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN). Sementara di tingkat provinsi, tersedia Sistem Informasi Arsip Statis (SiArtis) sebagai pintu akses arsip digital.

Selain fokus digitalisasi, Disarpus Jateng juga mendorong kolaborasi lintas sektor. Mulai dari perangkat daerah, sekolah, pondok pesantren, hingga perguruan tinggi ikut dilibatkan untuk memperkuat budaya literasi dan kesadaran kearsipan.

“Sasarannya luas, baik personal, masyarakat, pondok pesantren, sekolah, perangkat daerah, swasta, bahkan BUMD. Baik untuk literasi maupun kearsipan,” katanya.

Arsip kuno sekarang sudah online. Jadi kalau sejarah masih susah diakses, mungkin bukan karena zamannya, tapi karena kita yang belum mau klik. (tebe)

 

You Might Also Like

Sastra Sulap Puitik Yoga Bagus, Cara Baru Bikin Bahasa Jadi Seru

Gile! Indonesia Masuk Jajaran Negara Teraman, Ngalahin Jepang dan AS

Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Relokasi Anggaran Rp200 M: Mempercepat Perbaikan Jalan

Tiga Taekwondoin Jateng Siap Adu Tendang di Kejuaraan Eropa dan Asia

Inter Milan Kandaskan Barca di Extra Time

TAGGED:arsip daerahpemprov jatengtransforamsi digital
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Parkir Ramai, Duit Sepi? DPRD: Ada yang Nggak Beres
Next Article Rute Internasional Bikin Investor Singapura Rajin Datang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Korban Berjatuhan, Diklatsarmil Calon Manajer KDMP Jalan Terus? Kini 5 Peserta Meninggal Dunia

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Setelah Kemhan Nyatakan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer KDMP, Korban Meninggal Bertambah

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

96 Ribu Pejabat “Belum Lapor” LHKPN, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!

Maret 29, 2026
Sepak Bola

Gol Telat Rafinha Selamatkan Mahesa Jenar

Februari 15, 2026
Daerah

Musrenbang Ganti Mode: Tak Lagi Bagi-bagi Anggaran, Tapi “Belanja Masalah”

Maret 3, 2026
Sepak Bola

Nggak Mau Check Out dari Liga: Jafri Gaspol Cari Amunisi Baru

November 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Puluhan Ribu Arsip Kuno Jateng Alih ke Digital
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?